Reses Anggota DPRD Bojonegoro Sudiyono, Dorong Warga Dapilnya Aktif Pengusus Koperasi Desa Merah Putih
Sabtu, 07 Februari 2026 16:00 WIBOleh Tim Redaksi
Bojonegoro – Anggota DPRD Kabupaten Bojonegoro dari Fraksi Partai Gerindra, Sudiyono SH, menggelar reses pada masa sidang 1 DPRD di Warung Makan 88, Desa Padang, Kecamatan Trucuk, pada Sabtu (07/02/2026) pagi. Kegiatan reses yang dikemas santai ini menjadi ajang dengar pendapat dan penjaringan aspirasi masyarakat, dengan fokus utama pada pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) atau yang lebih dikenal sebagai Koperasi Merah Putih.
Acara tersebut dihadiri mayoritas ibu-ibu anggota koperasi wanita setempat. Sambil menikmati sarapan bersama, peserta secara terbuka menyampaikan aspirasi terkait koperasi serta berbagai persoalan lain yang mereka hadapi. Sebagian besar dari mereka merupakan anggota dan pengurus Koperasi Wanita di Desa Padang yang telah bergiat hampir sepuluh tahun, menunjukkan komitmen panjang dalam gerakan ekonomi kerakyatan.
Dalam kesempatan tersebut, Sudiyono secara aktif mendorong warga, khususnya para ibu-ibu tersebut, untuk terlibat lebih aktif dalam pengurusan dan pengembangan Koperasi Merah Putih. Program ini merupakan inisiatif strategis pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang diluncurkan secara nasional dengan target puluhan ribu koperasi di seluruh desa dan kelurahan. Presiden Prabowo meyakini koperasi sebagai soko guru ekonomi nasional, alat untuk memperkuat kemandirian rakyat dari tingkat desa, memutus ketergantungan pada tengkulak, memperpendek rantai distribusi, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan.
"Saya mendorong warga agar ikut aktif menjadi pengurus atau anggota Koperasi Merah Putih. Meski program ini masih relatif baru, harapan Bapak Presiden Prabowo terhadap koperasi ini sangat besar. Beliau melihat koperasi sebagai instrumen utama membangun ekonomi rakyat yang mandiri dan kuat dari akar rumput," ujar Sudiyono.
Ia menambahkan, keterlibatan aktif masyarakat desa sangat penting agar program ini benar-benar memberikan manfaat nyata, seperti akses lebih mudah terhadap kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, pembiayaan usaha kecil, serta penguatan ekonomi berbasis potensi lokal.
Selain itu, Sudiyono juga memberikan pemahaman kepada warga terkait isu pemangkasan Dana Desa (DD). "Dana Desa tidak serta-merta dipotong begitu saja. Ada penyesuaian agar lebih tepat sasaran, termasuk dukungan untuk program-program prioritas seperti penguatan koperasi desa," jelasnya.
Di luar isu koperasi, Sudiyono turut menanggapi keluhan masyarakat terkait genangan air ketika hujan turun lebat. Serapan atau pembuangan air di Desa Padang serta desa-desa sekitar yang berdekatan dengan Bengawan Solo tidak lagi memadai karena Kali Apur, anak Bengawan Solo, yang tidak berfungsi optimal. Saat musim hujan, air sering meluap atau tidak tertampung dengan baik karena kondisi Kali Apur yang sudah tidak memadai lagi.
"Kali Apur perlu direvitalisasi agar bisa berfungsi secara optimal. Saya akan teruskan aspirasi ini ke pihak terkait untuk ditindaklanjuti," tegas Sudiyono.
Kegiatan reses berlangsung hangat dan interaktif hingga selesai. Turut hadir sejumlah perangkat desa, tokoh masyarakat, warga sekitar, serta mahasiswa yang sedang menjalani magang. Reses ini mencerminkan komitmen Sudiyono sebagai wakil rakyat untuk terus mendengar dan memperjuangkan aspirasi masyarakat di Dapilnya, sejalan dengan semangat gotong royong dan penguatan ekonomi kerakyatan yang digaungkan pemerintah pusat.
Reporter: Tim Redaksi
Editor: Mohamad Tohir
Publisher: Mohamad Tohir




























.md.jpg)


