News Ticker
  • Warga Leran dan Sukoharjo Kalitidu Bersama-sama Bangun Infrastruktur Publik
  • DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan KUA-PPAS APBD 2026 Bersama OPD, Fokus pada Efektivitas Program dan Kesejahteraan Masyarakat
  • Penyaluran Dana Desa Tahap II di Bojonegoro Baru Jangkau 130 Desa, Ratusan Desa Belum Ajukan Pencairan
  • Pemkab Bojonegoro Sambut Tim Asesor UNESCO, Geopark Bojonegoro Jalani Validasi Menuju UNESCO Global Geopark
  • Motor Vixion Kontra Truk Ayam di Baureno, Satu Orang Luka Berat
  • Program Domba Kesejahteraan, Strategi Pemkab Bojonegoro Percepat Pengentasan Kemiskinan Ekstrem
  • Desa Kauman Bojonegoro Masuk Kandidat Desa Antikorupsi 2026, KPK Lakukan Monitoring Penilaian
  • Kolaborasi Peduli Keselamatan, PLN NP UPTA Cetak "Agen Tanggap Bencana" Sejak Dini
  • Wujud Syukur dan Ikhtiar, PLN NP UP Tanjung Awar-Awar Gelar Program Derma Nusantara
  • AMSI Jatim Akan Gelar Seminar Nasional Bahas Masa Depan Media di Era AI
  • Gagal Salip Kendaraan di Depannya, Bus Jaya Utama Hantam Avanza di Baureno Bojonegoro
  • AKBP Yenni Diarty Resmi Jabat Kapolres, Jadi Polwan Pertama Pimpin Polres Bojonegoro
  • Lupa Matikan Kompor Saat Bikin Susu, Rumah Warga Mojokampung Bojonegoro Ludes Terbakar
  • Sambut HUT Ke-81 RI, Kemenag Bakal Gelar Doa dan Zikir Kebangsaan Lintas Agama di Monas
  • Pemprov Jatim Usulkan 2.100 Formasi CPNS 2026, Seleksi Diproyeksikan Bergulir Akhir Tahun
  • Mengenal Kanker Usus Besar yang Menewakan Penulis Jepang Keigo Higashino
  • Pemkab Bojonegoro Godok Perbup Tata Kelola Parkir dan Siapkan Perluasan Kantong Parkir Gratis
  • Pemkab Bojonegoro Perluas Program Domba Kesejahteraan Bagi Puluhan Warga Penerima Manfaat di Kecamatan Kapas
  • Pelantikan Pengurus DPD APPSI, Pemkab Bojonegoro Dorong Modernisasi Pasar Rakyat
  • 28 Juli dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 28 Juli 2026
  • Misi Dagang dan Investasi Jawa Timur di Hong Kong Catatkan Transaksi Komitmen Fantastis Rp 1,20 Triliun
  • Luncurkan Paket Wisata Padangan Wonderful, Pemkab Bojonegoro Dorong Pertumbuhan Ekonomi Berbasis Desa
  • Peringatan Hari Koperasi Nasional Ke-79 di Bojonegoro Berlangsung Semarak, Ribuan Warga Padati Jalan Sehat Pasar Wisata
Pemkab Bojonegoro Lakukan Rapid Test pada Pedagang Pasar Sumberrejo, Baureno dan Kalitidu

Virus Corona

Pemkab Bojonegoro Lakukan Rapid Test pada Pedagang Pasar Sumberrejo, Baureno dan Kalitidu

Bojonegoro - Sebagai upaya untuk memutus mata rantai penularan virus Corona (Covid-19) khususnya dari para pedagang pasar tradisional, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bojonegoro, pada Sabtu (30/05/2020) pagi, kembali melakukan pemeriksaan Rapid Test terhadap para pedagang di 3 pasar tradisional yang ada di Kabupaten Bojonegoro.
 
 
Ketiga pasar tersebut yaitu pasar tradisional Sumberrejo, pasar tradisional Baureno dan pasar tradisional Kalitidu. Masing-masing 100 pedagang di 3 pasar tersebut dilakukan rapid test dan hingga berita ini ditulis, masih belum diketahui hasil dari rapid ters tersebut.
 
 
Pj Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bojonegoro, dr Ani Pujiningrum MMKes, saat ditemui awak media ini di sela-sela pelaksanaan rapid test di Pasar Desa Sumberrejo menjelaskan bahwa hal ini Dinkes Kabupaten Bojonegoro, melaksanakan rapid test di tiga pasar yang ada di Kabupaten Bojonegoro.
 
"Hari ini kita bergerak melakukan rapid test di Pasar Sumberejo, Pasar Baureno, Pasar Kalitidu. Sasarannya  adalah pedagang, bukan pengunjung. Ini kita alokasikan untuk pasar-pasar ini masing-masing 100 pedagang," kata dr Ani Pujiningrum.
 
Dokter Ani menjelaskan bahwa pelaksanaan rapid test tersebut tujuannya untuk memutus mata rantai dari lokasi-lokasi di mana ada potensi-potensi yang memang menjadi sumber penularan Covid-19.
 
"Jadi kita melihat di daerah mana ada potensi penularan, akan kita rapid test. Tujuannya kan untuk memutus mata rantai potensi-potensi yang memang menjadi sumber penularan Covid-19, itu sasarannya." kata dr Ani Pujiningrum.
 
 

Petugas Dinkes Kabupaten Bojonegoro, saat laksanakan pemeriksaan Rapid Test terhadap para pedagang pasar tradisional Sumberrejo Kabupaten Bojonegoro.  Sabtu (30/05/2020)

 
Sementara saat di tanya kenapa pelaksanan rapid test di 3 pasar tersebut baru dilakukan sekarang, dr Ani menjelaskan bahwa di 3 pasar tersebut bukan merupakan klaster penularan.
 
"Karena di sini memang belum ada kasus yang positif. Ini untuk sampling dan juga pencegahan. Kalau di Pasar Kota memang klasternya dari situ." kata dr Ani.
 
Lebih lanjut pihaknya mengimbau agar para pedagang tidak perlu takut, saat akan dirapid test. Menurutnya dalam penanganan Covid-19 yang utama adalah untuk menemukan, kemudian mengobati.
 
"Karena penyakit ini dapat sembuh dengan sendirinya, maka tidak perlu takut. Nanti kita isolasi. Diisolasi itu juga diopeni sama pemkab." tuturnya.
 
 
 
Di akhir keterangannya dr Ani berharap agar masyarakat mendukung dan jangan men-stigma para penderita. Kemudian menganggap bahwa kalau sudah positif harus dijauhi.
 
"Tidak boleh seperti itu. Tetep harus didukung, karena ini adalah masalah kita semua. Dan tolong untuk melakukan pola hidup sehat. Memakai masker, physical distancing, mencuci tangan, kemudian tidak keluar rumah apabila tidak perlu. Semoga mata rantai penularan virus Corona di Kabupaten Bojonegoro dapat terputus dan kasusnya menurun, tidak ada kasus-kasus Covid-19 baru." kata dr Ani Pujiningrum.
 
 
 
Untuk diketahui, sebelumnya Pemkab Bojonegoro melalui Dinkes Kabupaten Bojonegoro, telah melakukan rapid test terhadap para pedagang pasar Bojonegoro Kota sebanyak 2 kali, yaitu pada Kamis (07/05/2020) dan Kamis (14/05/2020).
 
Kemudian pada Sabtu (09/05/2020), Pemkab Bojonegoro kembali laksanakan pemeriksaan rapid test masal terhadap pedagang Pasar Bajarejo Kecamatan Kota Bojonegoro dan Pasar Dander Kecamatan Dander, yang disusul pada Rabu (13/05/2020), kembali laksanakan rapid test masal terhadap pedagang Pasar Desa Kapas Kecamatan Kapas.
 
Selanjutnya pada Selasa (26/05/2020), Pemkab Bojonegoro kembali menggelar rapid test terhadap karyawan dan karyawati di super market (pasar swalayan) BRAVO dan KDS yang ada di dalam Kota Bojonegoro, serta pabrik rokok sigaret kretek tangan (SKT) Samperna yang ada di Kecamatan Padangan.
 
Dan pada Rabu (27/05/2020), Pemkab Bojonegoro, kembali menggelar rapid test terhadap karyawan dan karyawati super market (pasar swalayan) GIANT dan Samudra yang ada di dalam Kota Bojonegoro. (red/imm)
 
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Opini

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Pernahkah Anda terbangun di suatu pagi, menatap cermin, dan menyadari bahwa garis-garis halus di wajah bukan sekadar tanda penuaan, melainkan ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Bojonegoro - Berakhirnya fase pengembangan Proyek Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) pada 2021 menjadi titik balik bagi ratusan pemuda Desa Bandungrejo, ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

1785328268.6685 at start, 1785328272.1093 at end, 3.4407069683075 sec elapsed