News Ticker
  • Gagal Salip Kendaraan di Depannya, Bus Jaya Utama Hantam Avanza di Baureno Bojonegoro
  • AKBP Yenni Diarty Resmi Jabat Kapolres, Jadi Polwan Pertama Pimpin Polres Bojonegoro
  • Lupa Matikan Kompor Saat Bikin Susu, Rumah Warga Mojokampung Bojonegoro Ludes Terbakar
  • Sambut HUT Ke-81 RI, Kemenag Bakal Gelar Doa dan Zikir Kebangsaan Lintas Agama di Monas
  • Pemprov Jatim Usulkan 2.100 Formasi CPNS 2026, Seleksi Diproyeksikan Bergulir Akhir Tahun
  • Mengenal Kanker Usus Besar yang Menewakan Penulis Jepang Keigo Higashino
  • Pemkab Bojonegoro Godok Perbup Tata Kelola Parkir dan Siapkan Perluasan Kantong Parkir Gratis
  • Pemkab Bojonegoro Perluas Program Domba Kesejahteraan Bagi Puluhan Warga Penerima Manfaat di Kecamatan Kapas
  • Pelantikan Pengurus DPD APPSI, Pemkab Bojonegoro Dorong Modernisasi Pasar Rakyat
  • 28 Juli dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 28 Juli 2026
  • Misi Dagang dan Investasi Jawa Timur di Hong Kong Catatkan Transaksi Komitmen Fantastis Rp 1,20 Triliun
  • Luncurkan Paket Wisata Padangan Wonderful, Pemkab Bojonegoro Dorong Pertumbuhan Ekonomi Berbasis Desa
  • Peringatan Hari Koperasi Nasional Ke-79 di Bojonegoro Berlangsung Semarak, Ribuan Warga Padati Jalan Sehat Pasar Wisata
  • Ajang FASI IX 2026 Resmi Dibuka, 320 Santri Blora Berkompetisi Targetkan Juara Umum Jawa Tengah
  • 27 Juli dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 27 Juli 2026
  • Pemkab Bojonegoro Mulai Revitalisasi Alun-Alun senilai Rp 28 Miliar, Pohon Rindang Dipastikan Tetap Dipertahankan
  • Pemkab Bojonegoro Alokasikan Rp 36,3 M untuk 65 Paket Jembatan Tahun 2026
  • Gelar Rakerda II dan Workshop Menulis Buku, HIMPAUDI Bojonegoro Perkuat Sinergi Dukung Literasi dan Adminduk Anak
  • 26 Juli dalam Catatan Sejarah
  • Prakirakan Cuaca Bojonegoro 26 Juli 2026
  • Film Obession, Horror Kesepian Generasi Saat Ini
  • Bahas Isu Strategis Jatim, Komisi VII DPR RI dan Pemprov Soroti Industri, Pariwisata, hingga UMKM
Bersedia Keluar dari Basis Data Kemiskinan, 10 Warga Blora Terima Bantuan Modal Usaha

Bersedia Keluar dari Basis Data Kemiskinan, 10 Warga Blora Terima Bantuan Modal Usaha

Blora - Lantaran bersedia keluar dari daftar penerima bantuan sosial dari pemerintah atau Basis Data Terpadu (BDT) Kemiskinan, 10 kepala keluarga (KK), warga Desa Pengkolrejo dan Desa Kalinanas Kecamatan Japah menerima bantuan modal usaha dari BAZNAS Kabupaten Blora.
 
Bantuan modal usaha berupa ternak sapi dari BAZNAS tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Bupati H Arief Rohman MSi secara simbolis, di Kantor Kecamatan Japah, kepada Kades Pengkolrejo dan Kades Kalinanas, disaksikan Camat Japah, yang selanjutnya diterukan kepada warga penerima bantuan, Selasa (26/11/2019).
 
Turut hadir perwakilan Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A), serta Kabag Humas dan Protokol Setda Blora.
 
 
Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Blora, Widodo SAg, menyampaikan bahwa jumlah warga penerima bantuan modal usaha berupa ternak sapi ini ada 10 KK. Masing-masing Desa Pengkolrejo 5 KK dan Desa Kalinanas 5 KK.
 
“Sebelumnya kita dari BAZNAS telah menerjunkan tim untuk melakukan survei ke rumah masing-masing penerima. Setelah dilakukan survei dan penyuluhan, mereka bersedia keluar dari BDT Kemiskinan jika dibantu modal usaha ternak. Sehingga kami tetapkan 10 KK di dua desa agar bisa memulai usaha ternak sapi, mengingat kedua desa ini juga memiliki potensi peternakan sapi,” tutur Widodo SAg.
 
 
 
Camat Japah, Agus Puji Mulyono, mewakili para Kades dan warga penerima bantuan, mengucapkan terimakasih kepada Pemkab Blora yang telah memberikan bantuan sapi kepada 10 warga melalui BAZNAS.
 
“Terimakasih atas bantuan yang diberikan. Setelah menerima sapi ini, memang mereka sudah berkomitmen untuk keluar atau mengundurkan diri dari BDT Kemiskinan,” ucap Camat Agus Puji Mulyono.
 
 
 

Wakil Bupati H Arief Rohman MSi, saat beri sambutan dalam acara penyerahan bantuan modal usaha dari BAZNAS Blora, kepada 10 KK, warga Desa Pengkolrejo dan Desa Kalinanas Kecamatan Japah. Selasa (26/11/2019)

 
Sementara itu, Wakil Bupati H Arief Rohman MSi menjelaskan bahwa BAZNAS Kabupaten Blora memiliki sejumlah program untuk penanggulangan kemiskinan yang terus ditawarkan kepada kecamatan dan desa, salah satunya dengan bantuan modal usaha ini.
 
“Alhamdulillah 10 KK dari Desa Pengkolrejo dan Desa Kalinanas ini bersedia keluar atau mengundurkan diri dari BDT Kemiskinan. Semoga setelah keluar bisa mengembangkan usaha ternaknya dengan baik. Mewakili Bapak Bupati, kami minta sapi ini benar benar dirawat dan 10 KK ini dimasukkan ke kelompok tani agar bisa ikut memperoleh pelatihan,” ucap Wakil Bupati.
 
Pihaknya berharap bantuan modal usaha ternak sapi ini bisa meningkatkan ekonomi masyarakat kurang mampu. Dia berpesan agar penerima bantuan tidak menjual sapinya, dan meminta Camat serta Kades untuk melakukan pengawasan.
 
“Tugas Pak Camat dan Pak Kades ikut memantau bantuan tersebut jangan sampai setelah diberi sapi terus dijual, kami tetap berharap sapi sapi ini nanti bisa berkembang biak dengan baik,” tutur Wakil Bupati, melanjutkan.
 
 
 
Wakil Bupati juga berharap agar Desa Kalinanas dan Pengkolrejo bisa menjadi desa sentra sapi di Kecamantan Japah, sehingga nantinya populasi sapi yang ada bisa meningkat.
 
“Wilayah Japah yang sudah menjadi sentra sapi baru Pengkolrejo, dengan adanya bantuan ini, nantinya jika berkembang biak dengan baik, Kalinanas juga bisa menjadi sentra sapi, seperti halnya Desa Blungun Jepon yang sudah memilki pabrik pengolahan kosentrat pakan sapi,” kata Wabup.
 
Dengan keluar dari BDT, Wakil Bupati berharap angka kemiskinan di Kabupaten Blora bisa segera turun. Pihaknya pun ingin agar kedepan semakin banyak warga kurang mampu yang sadar untuk segera keluar dari daftar BDT dan memulai usaha secara mandiri.
 
 
 
Sutarjan, salah satu penerima bantuan modal usaha ternak dari Desa Pengkolrejo mengaku senang dan berkomitmen untuk keluar dari BDT Kemiskinan Kabupaten Blora serta akan merawat sapi dengan sebaik mungkin.
 
“Maturnuwun Pak Bupati, Pak Wakil Bupati dan BAZNAS yang telah memberikan bantuan ternak sapi untuk usaha keluarga kami. Semoga perekonomian keluarga kami semakin membaik. Kami siap keluar dari BDT kemiskinan,” ungkap Sutarjan. (teg/imm)
 
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Opini

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Pernahkah Anda terbangun di suatu pagi, menatap cermin, dan menyadari bahwa garis-garis halus di wajah bukan sekadar tanda penuaan, melainkan ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Bojonegoro - Berakhirnya fase pengembangan Proyek Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) pada 2021 menjadi titik balik bagi ratusan pemuda Desa Bandungrejo, ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

1785256586.5592 at start, 1785256587.078 at end, 0.51877093315125 sec elapsed