News Ticker
  • 3.378 Penumpang Naik-Turun di Stasiun Bojonegoro Hari Ini
  • Diduga Serangan Jantung, Petani di Kepohbaru, Bojonegoro, Meninggal di Sawah
  • Pemkab Bojonegoro Pastikan Jalan Alternatif Lebaran Nyaman Dilewati
  • Dinkes Bojonegoro Jamin Layanan Medis Tetap Buka Selama Libur Lebaran
  • Warga Muhammadiyah Bojonegoro Laksanakan Salat Idulfitri 1447 Hijriah pada 20 Maret 2026
  • Gelar Salat Idulfitri di 87 Lokasi, Muhammadiyah Bojonegoro Tekankan Toleransi
  • Semarak Ramadan di Bojonegoro, Street Muslim Fashion Show Jadi Ajang Kreativitas Menunggu Berbuka
  • 2 Motor 'Adu Banteng' di Kanor, Bojonegoro, Seorang Pemotor Meninggal, 3 Lainnya Luka-luka
  • Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro
  • Lebaran Tinggal Hitungan Hari Lagi, Perbaikan Jalan di Jatim Capai 100 Km
  • Mie Instan Saat Buka Puasa, Praktis tapi Perlu Waspada
  • Banjir Genangi Jalan Raya di Kecamatan Gondang, Bojonegoro, Arus Lalu Lintas Sempat Terganggu
  • Pastikan Stok Darah Aman Selama Ramadan, PMI Bojonegoro Bagikan Paket Sembako Bagi Pendonor
  • Arus Kedatangan Penumpang Mulai Meningkat, 1.686 Orang Tiba di Stasiun Bojonegoro
  • BPJS Kesehatan Bojonegoro Pastikan Layanan JKN Tetap Berjalan Selama Libur Lebaran 2026
  • Review Film Good Luck, Have Fun, Don't Die: Satir Kiamat AI yang Liar dan Jenius
  • Bupati Bojonegoro Lantik Lima Kades PAW, Tekankan Jaga Kerukunan Warga di Tengah Masa Jabatan yang Terbatas
  • RSUD Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro Gelar FKP Bareng Santunan Anak yatim, Serap Masukan agar Layanan Makin Prima
  • Pemkab Bojonegoro Sosialisasi Program DEFA, Perkuat Rantai Pasok MBG di Tingkat Desa
  • Pemkab Bojonegoro Gelar Operasi Kelayakan Armada Angkutan Umum, Pastikan Keamanan dan Kenyamanan Penumpang
  • Memaknai Hadits Nabi tentang Bau Mulut Orang Berpuasa Secara Bijak Agar Tidak Menggangu
  • Polres Bojonegoro Gelar Apel Operasi Ketupat Semeru 2026, Pastikan Idul Fitri 1447 H Aman dan Nyaman
  • Warga Malo, Bojonegoro yang Dilaporkan Tenggelam di Sungai Bengawan Solo Ditemukan Meninggal
  • Ditinggal Salat Taraweh, Laki-Laki Penderita Stroke di Balen, Bojonegoro Meninggal Terbakar
Donasi untuk Balita Penderita ‘Urethral Stricture’ di Kapas, Bojonegoro Mulai Berdatangan

Donasi untuk Balita Penderita ‘Urethral Stricture’ di Kapas, Bojonegoro Mulai Berdatangan

Bojonegoro - Donasi atau sumbangan untuk Naril Izzan Khoirulloh, seorang balita berusia 2 tahun 5 bulan, warga Desa Tapelan RT 010 RW 002, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur penderita “urethral stricture” atau penyempitan abnormal pada uretra, yaitu saluran yang membawa urine dari kandung kemih ke luar tubuh atau dapat disebut tidak memiliki anus, mulai berdatangan.
 
Donasi kali ini datang dari anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Timur Fraksi Partai Gerindra dari daerah pemilihan (Dapil) Bojonegoro-Tuban, Budiono.
 
 
Politikus Partai Gerindra asal Desa Padang, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro ini mengunjungi rumah Naril Izzan Khoirulloh. Selasa siang (12/08/2025).
 
Kedatangan Budiono disambut oleh Juli Astutik (30), ibu kandung Naril Izzan Khoirulloh. Sementara suaminya Moch Siswanto (40) atau ayah kandung Naril Izzan Khoirulloh sedang bekerja sebagai kuli bangunan.
 
Dalam kunjungan tersebut terungkap bahwa Naril Izzan Khoirulloh bakal menjalani operasi lanjutan pada 10 September 2025 mendatang.
 
 

 

Budiono, anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Fraksi Partai Gerindra saat kunjungin rumah Naril Izzan Khoirulloh, balita penderita “Urethral Stricture” di Bojonegoro. (Aset: Istimewa)

 
Kepada awak media, Budiono menyatakan kesiapannya untuk membantu pembiayaan operasional keluarga selama proses pengobatan berlangsung, termasuk kebutuhan transportasi Bojonegoro–Surabaya pulang-pergi.
 
"Kedatangan kami untuk memberikan dukungan kepada keluarga Nazril. Saya juga sudah menghubungi Dirut RS Dr Soetomo Surabaya terkait operasinya," ujar Budiono.
 
Menurutnya, berdasarkan informasi dari pihak RS Dr Soetomo Surabaya, operasi lanjutan terhadap Nazril dijadwalkan pada 10 September 2025 mendatang.
 
"Saya menerima informasi dari Bu Dirut katanya operasi dijadwalkan 10 September, tapi kalau bisa saya meminta untuk dilakukan segera, jika itu memungkinkan," tuturnya.
 
 
 
Sementara itu, ibu kandung Naril Izzan Khoirulloh, Juli Astutik, menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan tersebut dan berharap anak keduanya bisa segera mendapatkan tindakan medis.
 
“Terima kasih atas dukungannya. Semoga anak saya bisa segera mendapatkan tindakan medis.” tutur Juli Astutik.
 
 
 
 
Sekadar diketahui, sejak usia kandungan lima bulan, Naril Izzan Khoirulloh didiagnosa menderita “Urethral Stricture” atau penyempitan abnormal pada uretra, yaitu saluran yang membawa urine dari kandung kemih ke luar tubuh atau dapat disebut tidak memiliki anus.
 
Selanjutnya pada 17 Maret 2023, Naril Izzan Khoirulloh lahir di RSUD dr Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro dalam kondisi tidak punya anus. Dan saat umur dua hari menjalani operasi pemasangan kateter.
 
Kemudian saat umur tiga bulan, Naril Izzan Khoirulloh menjalani operasi lagi di RSUD Kabupaten Kediri untuk pembuatan anus buatan, namun setelah operasi tidak bisa pipis sehingga harus dilakukan operasi lanjutan.
 
Karena keterbatasan peralatan dan dokter ahli bedah, operasi lanjutan untuk Naril Izzan Khoirulloh harus dilaksanakan di RSUD Dr Soetomo Surabaya. Dan pada 13 Desember 2023 Naril Izzan Khoirulloh dibawa ke RSUD Dr Soetomo Surabaya, namun hampir dua tahun, kepastian jadwal operasi untuk Naril Izzan Khoirulloh tak kunjung didapatkan.
 
 
Selanjuntya pada Senin (11/08/2025), Naril Izzan Khoirulloh dipanggil untuk melakukan kontrol di RSUD Dr Soetomo Surabaya. Dan setelah dilakukan pemeriksaan, Naril Izzan Khoirulloh dijadwalkan menjalani operasi lanjutan pada 10 September 2025.
 
Di sisi lain, kondisi ekonomi kedua orang tuanya turut menjadi hambatan. Ayah Naril Izzan Khoirulloh, Moch Siswanto (40), hanya bekerja sebagai buruh bangunan, sementara ibunya Juli Astutik berjualan cireng di rumahnya. Dan setiap kontrol ke rumah sakit, mereka harus menempuh perjalanan menggunakan transportasi umum.
 
Minimnya perhatian dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro turut menjadi sorotan karena hingga kini belum ada bantuan berarti kepada kedua orang tua Naril Izzan Khoirulloh.
 
Karena kondisi kedua orang tuanya yang tergolong kurang mampu tersebut mengundang pada donatur datang memberikan bantuan. (red/imm)
 
 
Reporter: Tim Redaksi
Editor: Imam Nurcahyo
Publisher: Imam Nurcahyo
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Opini

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka?

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka?

Surabaya - Ketegangan perang dagang (trade war) antara Amerika Serikat dan China kembali memanas pada tahun 2025. Situasi ini seperti ...

Infotorial

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

Bojonegoro - Sepanjang 2025, produksi minyak Blok Cepu kembali melampaui target pemerintah. ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), sebagai operator salah satu ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

1774219577.7027 at start, 1774219578.6402 at end, 0.93754911422729 sec elapsed