News Ticker
  • Kasus Dugaan Korupsi Mobil Siaga Desa di Bojonegoro, Kejari Panggil Sejumlah ‘Sales’ Mobil
  • Sesosok Mayat Perempuan Ditemukan di Area Persawahan Kalitidu, Bojonegoro
  • Kecelakaan di Sukosewu, Bojonegoro, Seorang Pemotor Meninggal di TKP
  • Tenggelam di Embung, Seorang Bocah di Sumberrejo, Bojonegoro Ditemukan Meninggal
  • Ratusan Peserta Ikuti Pesta Siaga Kwarcab Blora
  • Dirut Perum Bulog Serahkan Bantuan pada Korban Kebakaran Pasar Ngawen, Blora
  • Kunjungi Blora, Dirut Bulog Pastikan Utamakan Beras Lokal
  • Bawaslu Blora Rekomendasi 18 TPS untuk Dilakukan Penghitungan Ulang
  • Bawaslu Blora Rekomendasikan Penghitungan Suara Ulang di 8 TPS
  • Bupati Lantik 7 Pejabat Eselon II di Linkungan Pemkab Blora
  • Bupati Harap Pembangunan Bendungan Cabean, Todanan, Blora Bisa Dipercepat
  • Warga Desa Karangdinoyo, Sumberrejo, Bojonegoro Tangkap Seekor Ular Piton Sepanjang 3,5 Meter
  • Bupati Blora Resmikan Pelaksanaan TMMD di Desa Sendangrejo, Kecamatan Ngawen
  • Polisi Tangkap 9 Tersangka Penganiayaan yang Akibatkan Remaja di Dander, Bojonegoro Meninggal
  • Penyebab Kematian Remaja di Dander, Bojonegoro Bukan Karena Kecelakaan tapi Penganiayaan
  • Seekor Buaya Ditemukan di Pinggir Sungai Prudung, Padangan, Bojonegoro
  • RSUD ‘Samin Surosentiko’ Randublatung, Blora Ditargetkan Segera Kantongi Izin Operasional
  • Bupati Arief Bersama Istri Nyoblos di TPS 11 Sendangwungu, Banjarejo, Blora
  • Jelang Hari Pencoblosan, Bupati Monitoring Kesiapan Sejumlah TPS di Blora
  • Ibu Remaja yang Meninggal di Bojonegoro Yakini, Penyebab Kematian Anaknya Bukan karena Kecelakaan
  • Ribuan Petugas Gabungan Diterjunkan ke TPS untuk Amankan Pemilu 2024 di Blora
  • Seorang Remaja di Bojonegoro Meninggal di Jalan, Polisi Sebut Penyebab Kematian Akibat Kecelakaan
  • Atasi Kemiskinan Ekstrem, Pemkab Blora Gandeng BUMD dan Swasta
  • Bawaslu Klarifikasi Kades Ngunut, Bojonegoro yang Diduga Tidak Netral dalam Pemilu 2024
Imbas Kenaikan Harga Kedelai, Perajin Tahu Tempe di Blora Kurangi Jumlah Produksi

Imbas Kenaikan Harga Kedelai, Perajin Tahu Tempe di Blora Kurangi Jumlah Produksi

Blora - Kenaikan harga kedelai di pasaran membuat sejumlah perajin tahu tempe di Blora mengalami kesulitan. Untuk tetap bisa memproduksi, mereka harus berpikir kreatif.

Damsiah, seorang perajin tahu dari desa Patalan, Kecamatan Blora, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, mengeluhkan kesulitan usahanya akibat naiknya harga kedelai hingga mencapai Rp 13 ribu per kilogram.

"Saat ini sangat sulit, Pak. Harga kedelai naik sangat tinggi, sedangkan di musim kemarau seperti ini, biaya air dan kayu juga meningkat, sehingga penghasilan harian sangat minim," ungkap Damsiah.

Meski dihadapkan pada harga kedelai yang tinggi, Damsiah enggan mengurangi ukuran tahu karena khawatir pelanggan tidak akan membeli produknya lagi.

"Jika ukuran dikurangi, tahu menjadi lebih tipis, dan khawatir sulit terjual di pasaran," katanya.

Untuk bertahan, satu-satunya opsi yang bisa dilakukan adalah mengurangi jumlah produksi tahu. "Sekarang, produksi tahu dikurangi dari 1 kwintal menjadi 80 kilogram," tambahnya.

Ririn Suryani, perajin tempe dari Dukuh Krabyakan Desa Temurejo, mengalami kondisi serupa. Ia sering mendapat keluhan dari pelanggan karena ukuran tempe yang semakin kecil.

"Susah, Mas. Saya terpaksa memperkecil ukuran tempe. Sering dikomplain karena semakin kecil. Tapi kita tidak punya pilihan lain, jika tidak begitu, kita akan merugi," ungkap Ririn.

Keduanya berharap pemerintah segera mengambil tindakan untuk normalisasi harga kedelai di pasaran.

"Harapannya, harga kedelai bisa kembali ke Rp 9 ribu, agar para perajin seperti saya masih bisa mendapatkan keuntungan," harap Ririn.(teg/toh)

Reporter: Priyo, S Pd
Editor: Mohamad Tohir
Publisher: Mohamad Tohir
Ucapan SELAMAT HARI PERS NASIONAL 2024 - Pemkab Blora
Berita Terkait

Videotorial

Masyarakat di Bojonegoro Rasakan Manfaat Pemasangan Lampu PJU

Masyarakat di Bojonegoro Rasakan Manfaat Pemasangan Lampu PJU

Pemerintah kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya (PKPCK) secara bertahap menambah jumlah lampu penerangan jalan ...

Opini

Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Desa

Opini

Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Desa

Perangkat Desa, adalah unsur penyelenggara pemerintahan desa yang bertugas membantu kepala desa atau yang disebut dengan nama lain dalam melaksanakan ...

Feature

Menengok Potensi Budidaya Melon Menggunakan Greenhouse di Bojonegoro

Menengok Potensi Budidaya Melon Menggunakan Greenhouse di Bojonegoro

Bojonegoro Budidaya tanaman buah melon, khususnya jenis premium, masih cukup menjanjikan untuk dikembangkan, mengingat nilai ekonomisnya cukup tinggi. Buah dengan ...

Wisata

Menengok Wisata Petik Buah Semangka di Desa Bangsri, Kecamatan Jepon, Blora

Menengok Wisata Petik Buah Semangka di Desa Bangsri, Kecamatan Jepon, Blora

Blora Budi daya buah semangka di Desa Bangsri, Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora, memasuki masa panen. Momen tersebut dikemas oleh pemerintah ...

1709198308.3031 at start, 1709198309.7405 at end, 1.4374639987946 sec elapsed