Pemkab Bojonegoro Sosialisasi Program DEFA, Perkuat Rantai Pasok MBG di Tingkat Desa
Jumat, 13 Maret 2026 12:00 WIBOleh Tim Redaksi
Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten Bojonegoro memperkuat sinergi pemberdayaan ekonomi desa melalui sosialisasi program Development of Efficient Food Agriculture atau DEFA yang berlangsung di Gedung Angling Dharma, Kantor Pemkab Bojonegoro, Kamis (12/02/2026). Agenda yang dimulai sejak pukul sembilan pagi ini merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah daerah dengan PT HM Sampoerna serta STAPA Center.
Langkah strategis tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Bojonegoro Edi Susanto, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, serta perwakilan Komunitas Desa Mandiri Pangan atau KDMP. Fokus utama kegiatan ini adalah membangun jembatan antara hasil produksi petani dengan kebutuhan pasar, sekaligus mendukung keberlanjutan program makanan bergizi melalui penguatan rantai pasok pangan dari tingkat desa.
Sekretaris Daerah Bojonegoro Edi Susanto yang hadir mewakili Bupati Bojonegoro Setyo Wahono menyampaikan apresiasi mendalam kepada pihak swasta yang telah berkomitmen melakukan pendampingan bagi Badan Usaha Milik Desa atau BUMDes. Menurutnya, kolaborasi antara BUMDes dan KDMP sangat krusial untuk memastikan distribusi hasil pertanian lokal dapat terserap secara optimal untuk memenuhi kebutuhan pangan daerah.
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, kami mengucapkan terima kasih kepada Sampoerna yang melaksanakan program pendampingan BUMDes di desa-desa sehingga diharapkan dapat membangun kolaborasi dengan KDMP dan menjembatani kebutuhan bahan pangan dari para petani," ujar Edi Susanto saat membuka acara.
Sementara itu, Executive Regional Engagement Sustainability Sampoerna Baktiar Nur Makmura menjelaskan bahwa program DEFA merupakan perwujudan tanggung jawab sosial perusahaan yang menitikberatkan pada pemberdayaan masyarakat. Ia menilai penguatan ekonomi di level desa akan memberikan dampak kesejahteraan yang langsung dirasakan oleh warga setempat melalui kerja sama lintas sektor dalam menghadapi tantangan daerah.
"Sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan, kami berupaya berkolaborasi dengan pemerintah dan masyarakat karena kami percaya ketika ekonomi desa berjalan baik, manfaatnya akan dirasakan langsung oleh masyarakat," kata Baktiar.
Senada dengan hal tersebut, Direktur STAPA Center Agus Rachmatullah menambahkan bahwa dukungan ini difokuskan pada penguatan sektor pertanian mulai dari masa tanam hingga masa panen. Ke depannya, program ini akan diarahkan agar selaras dengan agenda pemerintah dalam pengembangan ekosistem ekonomi desa yang melibatkan BUMDes, KDMP, hingga pelaku UMKM guna menciptakan kemandirian pangan yang lebih kokoh.
"Program ini merupakan dukungan dari Sampoerna untuk Indonesia dengan fokus mendorong sektor pertanian dan kolaborasi bersama BUMDes, KDMP, dan UMKM agar desa semakin berdaya serta mampu memperkuat rantai pasok pangan," jelas Agus.
Reporter: Tim Redaksi
Editor: Mohamad Tohir
Publisher: Mohamad Tohir




























.md.jpg)


