News Ticker
  • Komitmen Lindungi Pekerja Informal, Bojonegoro Raih Peringkat Ke-2 Jamsostek Award 2026 Jatim
  • Antisipasi Dampak Kemarau Panjang, Pemkab dan Kecamatan Purwosari Petakan 3 Skenario Irigasi Pertanian
  • Buka FGD Raperda Trantibum Linmas, Bupati Setyo Wahono Tegaskan Regulasi Harus Efektif dan Akomodatif Bagi Warga
  • Raker Bersama Komisi II DPR RI, Gubernur Khofifah Minta Keseimbangan LP2B dan Investasi Industri Manufaktur Jatim
  • Peringati Hari Koperasi ke-79, Bupati Setyo Wahono Salurkan 1.000 Paket Sembako di Tambakrejo
  • 16 September: dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro16 September 2026
  • Tidur di Kamar Terang Berdampak Buruk bagi Jantung, Studi Temukan Risiko Penebalan Otot Jantung
  • Hadiri Forum Bersama Menko AHY, Gubernur Khofifah Paparkan Inovasi Permata Jatim dan Sikawanku Penanganan Kawasan Kumuh
  • RSUD Sosodoro Djatikoesoemo Hadirkan Layanan MRI 3 Tesla dan MSCT 256 Slice
  • Bupati Blora Sambangi ID FOOD demi Optimalkan Sektor Pertanian dan Peternakan
  • Tingkatkan Daya Saing Produk Lokal, Disperinaker Bojonegoro Fasilitasi Pendaftaran Merek Gratis bagi Pelaku IKM
  • Hadiri Rakor Bersama Menko IPK AHY, Bupati Blora Siap Perluas Penanganan Permukiman Kumuh Terpadu
  • Tingkatkan Resapan Air, DLH Bojonegoro dan EMCL Gelar Kampanye Biopori di Padangan
  • 15 September dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 15 September 2026
  • Dari Peserta Magang Menjadi Operator, Kisah Anak Bojonegoro di Lapangan Gas JTB
  • Seni Memimpin di Zona Tak Diketahui: Panduan Penting Bagi Pemimpin Perusahaan
  • Mata Kedutan, Ini Penjelasan Dokter Mata Soal Penyebabnya
  • 14 September dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 14 September 2026
  • Karnaval HUT Kemerdekaan RI Desa Wadang, Ngasem, Bojonegoro Tampilkan Keragaman Budaya
  • Wakil Kepala BGN Copot Kepala Dapur dan Suspend Permanen SPPG Sukorejo 2 Blora Buntut Keracunan Siswa,
  • Cegah Pencemaran Sungai, Warga di Kecamatan Gayam, Bojonegoro Gelar Aksi Jaga Bumi Kita
Pemkab Bojonegoro Segera Lanjutkan Rencana Pembangunan Jembatan Luwihhaji - Medalem

Pemkab Bojonegoro Segera Lanjutkan Rencana Pembangunan Jembatan Luwihhaji - Medalem

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, segera melanjutkan rencana pembangunan Jembatan Luwihhaji-Medalem (Lume), yaitu jembatan yang membentang di aas Sungai Bengawan Solo, yang menghubungkan Desa Luwihhaji Kecamatan Ngraho Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, dengan Desa Medalem Kecamatan Kradenan Kabupaten Blora, Jawa Tengah.
 
 
Hal tersebut disampaikan Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum Binamarga dan Penataan Ruang, Sapto Sumarsono ST MM, kepada BeritaBojonegoro.com di kantornya, Selasa (16/06/2020).
 
Menurut Sapto, pembangunan jembatan Luwihhaji - Medalem (Lume) akan segera dikerjakan tahun ini, hanya saja menurutnya saat ini pihaknya masih menunggu izin dari pemerintahan pusat, dalam hal ini Kementerian Pekerjaan Umum, terkait izin melewati bentang Bengawan Solo.
 
"Hingga saat ini izin dari kementerian belum turun. Kita masih menunggu." tutur Sapto Sumarsono.
 
Sapto menambahkan bahwa pembangunan jembatan Luwihhaji - Medalem (Lume) total seratus persen menggunakan dana yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bojonegoro, dengan total angggaran atau pagu anggaran sebesar Rp 88,9 milar (red, sebelumnya diberitakan dengan anggaran sebesar Rp 98 miliar).
 
"Dan ditargetkan akan selesai pada akhir 2020 nanti. Sementara untuk jenis konstruksi bangunan jembatanya, seperti jembatan Malo dan jembatan Kasiman, dengan jenis rangka baja." tutur Sapto Sumarsono mengimbuhkan.
 
 
 
Sapto menyampaikan bahwa dengan dibangunya jembatan tersebut tentunya bisa membuka akses ekonomi dari kedua wilayah tersebut, yaitu Kabupaten Bojonegoro dan Kabupten Blora. Selain itu akses lalu lintas di kawasan tersebut bisa lancar dan juga terbuka koneksi atau akses jalan dengan Bandara Ngloram, di Cepu Blora.
 
"Nantinya akses lalu lintas akan semakin cepat. Selain itu akses antara Kabupaten Ngawi, Bojonegoro dan Blora semakin mudah." tutur Sapto Sumarsono ST MM.
 
 
 
 
 

Penandatanganan perjanjian kerjasama pembangunan Jembatan Bengawan Solo penghubung Desa Luwihhaji - Medalem, antara Pemkab Bojonegoro dan Pemkab Blora. Rabu (29/05/2019) lalu.

 
Diberitakan sebelumnya, pada Rabu (29/05/2019) lalu, bertempat di Gedung Pertemuan Setda pemkab Blora, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, tandatangani perjanjian kerja sama (PKS) tentang pembangunan Jembatan Bengawan Solo penghubung Desa Luwihhaji Kecamatan Ngraho Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menuju Desa Medalem Kecamatan Kradenan Kabupaten Blora, Jawa Tengah.
 
Perjanjian kerjasama tersebut ditandatangani oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Blora dengan Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Penataan Ruang Kabupaten Bojonegoro, dan dihadiri langsung oleh Bupati Bojonegoro Dr Hj Anna Muawanah didampingi sejumlah kepala OPD terkait dan Bupati Blora Djoko Nugroho bersama Wakil Bupati H Arief Rohman MSi, didampingi Sekda Blora, Komang Gede Irawadi bersama OPD terkait.
 
Berdasarkan PKS yang telah ditandatangani tersebut, pembangunannya jembatan dengan panjang 150 meter dan lebar 9 meter tersebut nanti sepenuhnya akan dilaksanakan dan dibiayai oleh Pemkab Bojonegoro dengan pagu anggaran sekitar Rp 88,9 miliar (red, sebelumnya diberitakan dengan anggaran sebesar Rp 98 miliar)., dan akan mulai dibangun pada 2020 tahun ini.
 
 
Dengan dibangunnya jembatan penghubung tersebut diharapkan dapat mempermudah akses ekonomi, sosial, pendidikan, termasuk pelayanan dan kenyamanan masyarakat. Karena ada warga Blora yang bersekolah di Bojonegoro, dan warga Bojonegoro yang sekolah di Blora. Selain itu, dengan adanya jembatan penghubung ini bisa mempermudah hubungan sosial antara kedua daerah, sehingga hubungan sosial antara Bojonegoro Blora bisa berjalan baik. (red/imm)
 
 
Ilustrasi: Bupati Blora dan Bupati Bojonegoro, didampingi sejumlah kepala OPD terkait, saat foto bersama usai penandatanganan perjanjian kerjasama pembangunan Jembatan Bengawan Solo. Rabu (29/05/2019) lalu.
 
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Opini

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Pernahkah Anda terbangun di suatu pagi, menatap cermin, dan menyadari bahwa garis-garis halus di wajah bukan sekadar tanda penuaan, melainkan ...

Sosok

Ki Ngesti Adi Anggoro, Dalang Muda Asal Purwosari yang Tekun Rawat Kesenian Tradisional

Ki Ngesti Adi Anggoro, Dalang Muda Asal Purwosari yang Tekun Rawat Kesenian Tradisional

Bojonegoro - Di tengah gempuran arus budaya modern, kepedulian terhadap pelestarian kesenian tradisional ditunjukkan oleh Ki Ngesti Adi Anggoro, seorang ...

Infotorial

Dari Peserta Magang Menjadi Operator, Kisah Anak Bojonegoro di Lapangan Gas JTB

Dari Peserta Magang Menjadi Operator, Kisah Anak Bojonegoro di Lapangan Gas JTB

Bojonegoro - Delapan tahun lalu, sebanyak 108 putra-putri terbaik Bojonegoro memulai langkah kecil sebagai peserta Program Apprentice SKK Migas bersama ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

1789558266.3675 at start, 1789558266.9 at end, 0.53242897987366 sec elapsed