News Ticker
  • Kebakaran Hanguskan Dua Rumah Warga di Campurejo Bojonegoro, Kerugian Ratusan Juta
  • TPS 3R Desa Trucuk dan Komunitas Arisan Sampah MAPAK Bojonegoro Studi Tiru ke TPST 3R Mulyoagung, Malang
  • Kapolres AKBP Afrian Satya Permadi Pimpin Upacara Sertijab PJU Hingga Kapolsek, Ini Daftar Lengkapnya
  • Kuatkan Ekonomi Masyarakat di Sekitar Wilayah Operasi, Komut dan Manajemen PEPC Turun Temui Warga
  • Perhutani Bojonegoro Diskusi Bareng Pemerhati Lingkungan, Bahas Ancaman Ekologi
  • 34 Kasus Narkoba di Bojonegoro Berhasil Diungkap, 11 Orang Jadi Tersangka
  • TPS 3R Srawung Makmur Trucuk, Bojonegoro Jadi Pusat Edukasi, Warga Belajar Budidaya Magot dan Olah Kompos
  • Malu Anaknya Hamil di Luar Nikah, Ibu di Balen, Bojonegoro Nekat Aborsi Pakai Obat Tukak Lambung
  • Pantes Budal Volume 6 Sajikan Pertunjukan Seni Reog Malam Nanti
  • Rahmat Junaidi dari Inspektorat Bojonegoro Sabet Penghargaan ASN Inspiratif dan Berintegritas dari BKN
  • Gagal Mendahului di Jalur Balen-Bojonegoro, Pengendara NMax Tewas Usai Adu Banteng dengan Truk
  • Difabel Bojonegoro Pasok Ratusan Komponen Tas Rajut untuk Industri Nasional
  • Ditinggal Pergi, Rumah Warga Dander, Bojonegoro Terbakar
  • Warga Ngraho, Bojonegoro yang Dilaporkan Tenggelam di Sungai Bengawan Solo Ditemukan Meninggal
  • Seorang Warga Cirebon Ditemukan Meninggal di Kamar Tidur Tempat Kerjanya di Baureno, Bojonegoro
  • Cari Ikan di Sungai Bengawan Solo, Warga Ngraho, Bojonegoro Dilaporkan Tenggelam
  • Remaja yang Dilaporkan Tenggelam di Sungai Bengawan Solo Kasiman, Bojonegoro Ditemukan Meninggal
  • Kemenkes Dukung Peluncuran Komisi Jurnal Lancet Pertama Garapan Ilmuwan Tanah Air
  • Hendak Menyeberang Sungai Bengawan Solo, Seorang Remaja di Kasiman, Bojonegoro Tenggelam
  • Bojonegoro Bersiap Menuju Panggung Dunia di UNESCO Global Geopark
  • Gubernur Khofifah Dorong Media Siber Ciptakan Jurnalisme Bekualitas
  • Review Infinix Hot 40 Pro, Ponsel Gaming 900 Ribuan dengan Layar 90 FPS yang Gacor
  • Pengendara Motor Tewas Ditabrak Truk di Perempatan Lisman, Bojonegoro
  • Dilaporkan Hilang, Seorang Nenek di Purwosari, Bojonegoro Ditemukan Meninggal
Industri Migas Berdampingan dengan Pertanian, Bojonegoro Kokohkan Posisi Lumbung Pangan Terbesar Kedua di Jatim

Industri Migas Berdampingan dengan Pertanian, Bojonegoro Kokohkan Posisi Lumbung Pangan Terbesar Kedua di Jatim

Bojonegoro - Kabupaten Bojonegoro membuktikan bahwa statusnya sebagai salah satu pusat industri hulu minyak dan gas bumi (migas) nasional tidak menggeser kekuatannya di sektor agraria.
 
Sebaliknya, kolaborasi antara sektor migas dan pertanian justru memperkuat posisi Bojonegoro sebagai penghasil komoditas pertanian terbesar kedua di Jawa Timur.
 
 
Hal tersebut ditegaskan oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bojonegoro, Zaenal Fanani, saat melakukan pemaparan bersama perwakilan EMCL di  Anjungan Pameran ExxonMobil Indonesia dalam ajang Indonesian Petroleum Association (IPA) Convex 2026 di ICE BSD, Tangerang. Kamis (21/05/2026).
 
"Industri migas dan sektor pertanian bisa berjalan berdampingan serta saling berkolaborasi. Kami merasa sangat terbantu dengan adanya program kemasyarakatan dari ExxonMobil yang mampu ikut mendorong peningkatan produktivitas pertanian di Bojonegoro," ujar Zaenal.
 
#adsense#Zaenal menjelaskan, tantangan utama pertanian di wilayah Bojonegoro terletak pada karakteristik tanahnya yang berjenis tanah hitam dengan kandungan Nitrogen (N) organik yang rendah, sehingga membutuhkan perlakuan khusus untuk meningkatkan kesuburan.
 
"Dibutuhkan kolaborasi semua pihak untuk mendorong penggunaan bahan organik guna mengembalikan kesuburan tanah. Di sisi lain, Dinas Pertanian juga terus memberikan bantuan Alat Mesin Pertanian serta pelatihan pembuatan pupuk organik guna meningkatkan kapasitas dan kemandirian petani kita," tuturnya menambahkan.
 
 
 
 
 
Pernyataan Kepala Dinas tersebut sejalan dengan pemaparan perwakilan ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), Slamet Rijadi, dalam sesi presentasi program Right of Way (RoW) atau pengelolaan jalur pipa minyak hulu di ajang yang sama.
 
EMCL menjalankan Program Pertanian Ramah Lingkungan di sepanjang jalur pipa distribusi sepanjang 72 kilometer yang melintasi Bojonegoro dan Tuban. Program ini menyasar para petani yang menggarap lahan di sekitar koridor keselamatan pipa (RoW), di mana untuk wilayah Bojonegoro sendiri tercatat ada 654 petani yang terlibat aktif.
 
 
Slamet Rijadi menegaskan bahwa keberhasilan menjaga kelancaran pasokan energi nasional tidak bisa dipisahkan dari peran serta para petani di daerah operasi.
 
Selama EMCL beroperasi, kata Slamet, kelancaran operasional tanpa insiden di sepanjang 72 kilometer jalur pipa hulu ini dapat tercapai berkat dukungan luar biasa dari para pemangku kepentingan dan masyarakat sekitar.
 
“Melalui program kemitraan ini, EMCL, relawan, dan para petani penggarap lahan terus bersinergi agar keamanan serta keselamatan pipa sebagai Objek Vital Nasional tetap terjaga bersama," kata Slamet.
 
 
Melalui pendampingan pertanian ramah lingkungan yang dilakukan EMCL bersama mitra, efisiensi biaya pengolahan lahan petani berhasil ditekan hingga 25-30 persen. Menariknya, inovasi ini juga mendongkrak produktivitas panen padi dari yang semula rata-rata 6,6 ton per hektare melesat menjadi 8,1 ton per hektare di wilayah Bojonegoro.
 
Sinergi ini terbukti efektif menanamkan kesadaran keselamatan operasi hulu migas. Melalui edukasi rutin mengenai aktivitas yang dilarang (Do and Don'ts) di atas jalur pipa serta pembentukan 76 "Petani Pelopor", potensi gangguan keselamatan operasional berhasil ditekan drastis. Salah satu capaian terbaiknya adalah keberhasilan menekan angka pembakaran sampah atau jerami di atas lahan jalur pipa hingga mencapai nol kasus pada tahun 2026.
 
 
Guna memastikan keberlanjutan ekonomi warga, program kemitraan ini juga telah menginisiasi berdirinya Koperasi Manunggal Agro Lestari yang resmi berbadan hukum pada tahun 2025. Koperasi ini menjadi wadah mandiri bagi para petani dalam mengelola bisnis pertanian dan mengamankan rantai pasok hasil panen mereka ke depan. (ads/red/imm)
 
 
Reporter: Tim Redaksi
Editor: Imam Nurcahyo
Publisher: Imam Nurcahyo
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Opini

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Pernahkah Anda merasa paling benar setelah memenangkan debat di kolom komentar? Atau merasa paling sukses saat melihat angka di saldo ...

Infotorial

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Bojonegoro - Berakhirnya fase pengembangan Proyek Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) pada 2021 menjadi titik balik bagi ratusan pemuda Desa Bandungrejo, ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

1783349188.8065 at start, 1783349190.247 at end, 1.440465927124 sec elapsed