News Ticker
  • Anak Wajib Punya KIA, Begini Cara Mengurusnya
  • KAI Daop 8 Lakukan Rekayasa Perjalanan Jarak Jauh Imbas Normalisasi Pascabanjir
  • Fasilitasi Gaya Hidup Sehat Warga, Pemkab Bojonegoro Miliki 8 Gedung Olahraga
  • Hendak Buang Air di Sungai Bengawan Solo, Warga Kradenan, Blora Dilaporkan Tenggelam
  • Desa Kauman-Bojonegoro Raih Juara Lomba Desa Digital Tingkat Nasional
  • Harga Emas Antam Hari Ini Tembus Rp 2.703.000 Per Gram, Kembali Pecahkan Rekor Baru
  • Waspada Oknum Petugas Gadungan, PLN Bojonegoro Tegaskan Prosedur Layanan Hanya Melalui Kanal Resmi
  • Global Geoparks Network Association Kunjungi Sejumlah Geosite di Bojonegoro
  • Tim dari GGN Association Bakal Dampingi Geopark Bojonegoro Menuju UNESCO Global Geopark
  • Global Geoparks Network Association Lakukan Kunjungan di Sejumlah Geosite di Bojonegoro
  • Tersengat Listrik Saat Memancing, Seorang Anak di Kalitidu, Bojonegoro Meninggal Dunia
  • Bus Tabrak Motor di Sumberrejo, Bojonegoro, Seorang Pemotor Meninggal
  • Jalan Raya Bojonegoro-Dander Dipenuhi Lumpur Proyek, Mengganggu Pengguna Jalan hingga Banyak yang Jatuh
  • Pemkab Bojonegoro Selesaikan 838 Unit Sanitasi Warga pada 2025
  • Sungai Gandong di Purwosari, Bojonegoro Alami Abrasi, Rumah Warga Terancam Longsor
  • Tertabrak Kereta Api Gumarang di Kalitidu, Bojonegoro, Warga Muara Enim, Sumatera Selatan Meninggal
  • Kembali Pecahkan Rekor, Harga Emas Antam Hari Ini Tembus Rp 2.675.000 Per Gram
  • 3 Hari Berturut-Turut, Harga Emas Antam Pecahkan Rekor Baru, Hari Ini Rp 2.665.000 Per Gram
  • Petani di Kepohbaru, Bojonegoro Meninggal Dunia di Sawah
  • Rekor Baru, Harga Emas Antam Hari Ini Tembus Rp 2.631.000 Per Gram
  • Indonesia Resmi Menjadi Presiden Dewan HAM PBB Tahun 2026
  • Tenggelam di Waduk, Seorang Anak di Kedungadem, Bojonegoro Meninggal
  • Pemkab Bojonegoro Pastikan Proyek Trotoar dan Drainase Tahun 2025 Sesuai Aturan
  • 5 Rumah Warga Tambakrejo, Bojonegoro Roboh Diterjang Angin, Kerugian Capai Rp 160 Juta
Ketua TP PKK Bojonegoro, Cantika Wahono, Apresiasi Arisan Sampah Emak-Emak Berdampak

Ketua TP PKK Bojonegoro, Cantika Wahono, Apresiasi Arisan Sampah Emak-Emak Berdampak

Bojonegoro - Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bojonegoro, Cantika Wahono, mengunjungi Komunitas Arisan Sampah Mapak (Emak-emak Berdampak) di Desa Klepek, Kecamatan Sukosewu, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Jumat (05/12/2025).
 
Kunjungan ini merupakan bentuk apresiasi terhadap inovasi masyarakat dalam menjalankan Gerakan Pengelolaan Sampah dan Perilaku Hidup Bersih, yang dikenal sebagai Gerbang Sapu Bersih.
 
 
Cantika Wahono menyaksikan langsung bagaimana komunitas tersebut menjalankan arisan sampah kontribusinya dalam mengurangi sampah di kecamatan tersebut. Kegiatan ini melibatkan ibu-ibu rumah tangga dalam proses pemilahan, penimbangan, dan pencatatan sampah yang dikelola secara tertib.
 
Selain berdampak positif terhadap lingkungan, kegiatan ini juga terbukti memberikan manfaat ekonomi bagi para anggota. Istri Bupati Wahono ini juga meninjau karya daur ulang dari kelompok Lapak (Lansia Berdampak) yang mengubah sampah plastik menjadi produk bernilai jual.
 
“Saya senang dan mendukung, saya berharap gerakan seperti ini menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Bojonegoro,” ujar Cantika. Ia mengaku bangga atas kreativitas dan kepedulian warga dalam membangun lingkungan yang bersih dan bebas sampah.
 
 

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bojonegoro, Cantika Wahono, saat kunjungi Komunitas Arisan Sampah Mapak (Emak-emak Berdampak) di Desa Klepek, Kecamatan Sukosewu, Kabupaten Bojonegoro. (Aset: Istimewa)

 
Koordinator Mapak, Muslimah, menjelaskan bahwa komunitasnya didirikan atas kesadaran peran perempuan dalam menjaga lingkungan.
 
"Melalui arisan sampah dan daur ulang, ibu-ibu di sini bukan hanya merawat lingkungan, tetapi juga bisa membantu ekonomi keluarga,” tutur Muslimah.
 
Upaya konsisten komunitas ini mendapat pengakuan publik. Komunitas Mapak berhasil meraih Juara 1 Bojonegoro Innovative Award 2025 untuk kategori masyarakat, khususnya di bidang lingkungan.
 
 
 
Kepala Desa (Kades) Klepek, Efendi, menekankan bahwa perubahan perilaku masyarakat adalah kunci utama keberlanjutan program ini. Menurutnya, peran ibu-ibu sangat penting dalam mengelola sampah rumah tangga.
 
“Pemerintah desa berkomitmen memberikan dukungan fasilitas dan kebijakan agar gerakan ini terus berkembang,” kata Kades Efendi.
 
Kunjungan Cantika ini turut dihadiri oleh Camat Sukosewu Andriyanto, Alas Institute, dan perwakilan ExxonMobil. Cantika dan jajaran pemerintahan melakukan dialog dengan para pengurus komunitas.
 
Komunitas arisan sampah Mapak ini mendapat dukungan dari ExxonMobil melalui Program Gerakan Bersama Pengelolaan Sampah dan Perilaku Hidup Bersih (Gerbang Sapu Bersih). Para ibu mendapat pendampingan dari Alas Insitute dalam manajemen sampah terpilah dan bantuan peralatan untuk mempermudah kegiatannya.
 
 
 
Perwakilan ExxonMobil, A Ukay Sukaya Subqy menegaskan bahwa arisan sampah Mapak merupakan gerakan murni dari masyarakat. Dukungan dari perusahaan merupakan stimulan agar memperkuat perubahan perilaku masyarakat.
 
Pria yang akrab dipanggil Malik itu mengatakan bahwa dukungan serupa diberikan kepada masyarakat desa Trucuk, Kecamatan Trucuk, Bojonegoro. Gerakan peduli lingkungan di Desa Trucuk juga berawal dari inisiatif masyarakat.
 
“Kami yakin, gerakan bersama ini akan menjadi efek salju bagi gerakan serupa di desa lain,” tutur Malik.
 
Apresiasi dan dukungan dari berbagai pihak menandai komitmen bersama untuk mewujudkan lingkungan bebas sampah dan perubahan perilaku masyarakat hidup bersih. (red/imm)
 
 
Reporter: Tim Redaksi
Editor: Imam Nurcahyo
Publisher: Imam Nurcahyo
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Opini

Ibu yang Bahagia Lahirkan Anak yang Sehat

Ibu yang Bahagia Lahirkan Anak yang Sehat

Oleh dr. George David BANYAK mitos seputar kehamilan yang masih dipercaya masyarakat hingga saat ini. Di antaranya larangan bagi ibu ...

Infotorial

Wujudkan Komitmen Berkelanjutan, PEPC JTB Hijaukan Bojonegoro Melalui Aksi Nyata Peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia

Wujudkan Komitmen Berkelanjutan, PEPC JTB Hijaukan Bojonegoro Melalui Aksi Nyata Peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia

Bojonegoro Memperingati hari menanam pohon indonesia 2025, PT Pertamina EP Cepu (PEPC) Lapangan Jambaran-Tiung Biru (JTB) menegaskan komitmennya dalam menjaga ...

Wisata

Berikut ini Rangkaian Acara Peringatan Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 Tahun 2025

Hari Jadi Bojonegoro Ke-348

Berikut ini Rangkaian Acara Peringatan Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 Tahun 2025

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, telah mengagendakan sejumlah acara untuk memperingati Hari Jadi Kabupaten Bojonegoro (HJB) ke-348 yang jatuh ...

1768823092.3766 at start, 1768823092.9698 at end, 0.59328889846802 sec elapsed