News Ticker
  • Solidaritas dari Lapangan Minyak, Pekerja Blok Cepu di Bojonegoro Berbagi Berkah Ramadan
  • Dukung Peningkatan Lifting, Well Services Banyu Urip A07 Tingkatkan Produksi Hingga 12.300 BOPD
  • Remaja di Kapas, Bojonegoro Tertangkap Curi 8 Bungkus Rokok, Polisi Tempuh 'Restorative Justice'
  • Tabrak Truk Parkir, Pemotor di Sumberrejo, Bojonegoro Meninggal di TKP
  • Bupati Bojonegoro Terbitkan SE Lebaran, Larang ASN Terima Gratifikasi dan Gunakan Fasilitas Dinas
  • Bupati Bojonegoro Sapa Awak Media di Acara Bukber, Tekankan Sinergi yang Baik
  • Gubernur Khofifah Tegaskan THR di Jatim Wajib Dicairkan Paling Lambat H-7 Lebaran
  • Dilaporkan Hilang, Seorang Anak di Bojonegoro Kota Ditemukan Meninggal
  • BGN Luruskan Anggaran MBG, Bahan Baku Hanya Rp8.000–Rp10.000 per Porsi
  • Sambut Ramadan 2026, Indeks Kepercayaan Industri Capai Titik Tertinggi Kedua Sepanjang Sejarah
  • Review Film Iron Lung, Teror dalam Ruang Sempit Berdarah
  • Pemkab Bojonegoro Gelar Rakor Forum Satu Data Lintas Sektor, Tekankan Pembangunan Tepat Sasaran
  • Pemkab Bojonegoro Matangkan Arah Pembangunan yang Inklusif dengan Perkuat Peran Pokja PUG
  • Pemprov Jatim Siarkan Langsung Tadarus Quran dari Grahadi, Libatkan ASN Lintas Instansi
  • ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026
  • Bahaya Ngabuburit di Jalur Kereta Api, KAI Daop 8 Surabaya Ingatkan Sanksi Denda Rp15 Juta
  • Dalam FGD Raperda BMD, DPRD Bojonegoro Soroti Pentingnya Penataan Aset Daerah yang Terintegrasi
  • Peringati HPSN 2026, Pemkab Blora Lakukan Aksi Nyata Bersih-Bersih Lingkungan Kota
  • Turun Rp 45.000, Harga Emas Antam Hari Ini Rp 3.023.000 per Gram
  • Pemkab Bojonegoro Meriahkan Safari Ramadan di Sumberrejo dengan Pasar Murah
  • Review Film The Secret Agent, Kisah Ketidakpastian yang Mencekam
  • Tegaskan Bebas Pungutan di Jembatan TBB Ngraho, Pemkab Bojonegoro Pasang Portal Demi Lindungi Aset
  • Jatim Jadi Episentrum Mudik 2026, Menhub dan Khofifah Matangkan Kesiapan Angkutan Lebaran
  • Naik Rp 40.000, Harga Emas Antam Hari Ini jadi Rp 3.068.000 per Gram
2.025 Penari ‘Api Kayangan Merah Putih’ di Bojonegoro Pecahkan Rekor MURI

2.025 Penari ‘Api Kayangan Merah Putih’ di Bojonegoro Pecahkan Rekor MURI

Bojonegoro - Penampilan 2.025 penari di Stadion Letjen Soedirman Bojonegoro, pecahkan Rekor Museum Rekor Indonesia (MURI), Kamis (17/07/2025).
 
Pagelaran tari kolosal “Api Kayangan Merah Putih” ini memecahkan Rekor MURI untuk kategori inovasi, kebaruan, dan keunikan dengan jumlah penari terbanyak.
 
 
Pagelaran ini dilaksanakan dalam Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-78 tahun 2025 tingkat Provinsi Jawa Timur yang dirangkai dengan peluncuran atau launching Koperasi Desa Merah Putih se-Jawa Timur.
 
Pertunjukan spektakuler ini melibatkan 106 sekolah dan lima sanggar tari yang ada di Kabupaten Bojonegoro.
Dari data yang dihimpun, Tari Api Kayangan Merah Putih, merupakan tarian khas Bojonegoro yang diinspirasi oleh sumber api abadi yang tak kunjung padam di objek wisata Kayangan Api, di Desa Sendagharjo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro.
 
Konfigurasi disajikan dalam bentuk pola lantai penari dan roda bergigi menggambarkan upaya keras yang ditempuh secara terus-menerus. Rantai sebagai ikatan kekeluargaan, persatuan dan persahabatan. Serta padi dan kapas lambang kemakmuran. Timbangan bentuk keadilan sosial sebagai salah satu dasar koperasi. Selain itu juga ada pohon beringin, simbol kehidupan. Warna merah dan putih sebagai penggambaran sifat nasionalisme.
 
 
Tari Api Kayangan dengan kain merah bendera yang menyala sebagai simbol semangat kebangsaan masyarakat Bojonegoro, berkobar laksana api membara untuk sang Merah Putih.
 
Sedangkan 2.025 penari Api Kayangan sama dengan tahun 2025 yang merupakan tahun untuk memulai semua semangat baru dan harapan baru untuk Kabupaten Bojonegoro yang lebih bahagia, makmur, dan membanggakan. 
 
 

Bupati Bojonegoro saat terima Piagam Rekor MURI untuk Tari Api Kayangan Api Merah Putih, sebagai tari dengan penari terbanyak. Kamis (17/07/2025). (Aset: Istimewa)

 
Perwakilan MURI, Sri Widiati yang hadir di Stadion Letjen Soedirman Bojonegoro menuturkan bahwa kedatangannya ke Bojonegoro adalah untuk memberikan apresiasi sekaligus melakukan pencatatan rekor baru MURI untuk Tari Api Kayangan Api Merah Putih, sebagai tari dengan penari terbanyak.
 
“Merupakan kebanggaan kami dari MURI bisa hadir dalam kegiatan ini sekaligus untuk memberikan apresiasi atas kegiatan yang spektakuler, sekaligus pencatatan sejarah baru dalam rekor MURI, yang baru saja kita saksikan bersama, yaitu pagelaran Tari Api Kayangan Api Merah Putih, oleh penari terbanyak, yaitu 2.025 penari.” tutur Sri Widiati.
 
 
Selanjutnya Sri Widiati menyerahkan langsung Piagam Rekor MURI kepada Bupati Bojonegoro Setyo Wahono.
Menurutnya, Tari Api Kayangan Merah putih, dengan penari terbanyak 2.025 penari, resmi tercatat di museum rekor dunia Indonesia.
 
"Bahwa pagelaran Tari Api Kayangan Merah Putih oleh Penari Terbanyak, 2.025 penari resmi tercatat di Museum Rekor Dunia Indonesia," ujar Sri Widiati sebelum menyerahkan Piagam kepada Bupati Bojonegoro Setyo Wahono. 
 
 

Bupati Bojonegoro saat terima Piagam Rekor MURI untuk Tari Api Kayangan Api Merah Putih, sebagai tari dengan penari terbanyak. Kamis (17/07/2025). (Aset: Istimewa)

 
Sementara itu Bupati Bojonegoro Setyo Wahono usai menerima Piagam Rekor MURI mengaku bersyukur dan selanjutnya ingin menciptakan rekor-rekor MURI yang lain guna membawa Bojonegoro go internasional.
 
“Alhamdulillah pada kesempatan hari ini kami juga mendapatkan rekor MURI. Terima kasih atas kepercayaannya. Kami terus ingin mendapatkan rekor-rekor MURI selanjutnya, untuk menjadikan Bojonegoro go internasional,” tutur Bupati Setyo Wahono.
 
 
 
 
 
 
Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-78 tahun 2025 untuk tingkat Provinsi Jawa Timur bakal digelar di Kabupaten Bojonegoro pada Kamis (17/07/2025).
 
Dalam acara tersebut juga akan dilaksanakan peluncuran atau launching Koperasi Desa Merah Putih se-Jawa Timur.
 
Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-78 Provinsi Jawa Timur yang digelar di Stadion Letjen Soedirman Bojonegoro ini dihadiri Menteri Koperasi Republik Indonesia, Budi Arie Setiadi, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, serta Bupati dan Wali Kota se-Jawa Timur serta ribuan peserta dari berbagai elemen koperasi.
 
Acara ini diawali dengan penampilan tari kolosal "Api Kayangan Merah Putih" oleh 2.025 penari, yang sekaligus memecahkan rekor MURI sebagai pagelaran tari kolosal terbanyak. (red/toh)
 
Reporter: Tim Redaksi
Editor: Mohamad Tohir
Publisher: Mohamad Tohir
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Opini

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka ?

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka ?

Surabaya - Ketegangan perang dagang (trade war) antara Amerika Serikat dan China kembali memanas pada tahun 2025. Situasi ini seperti ...

Infotorial

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

Bojonegoro - Sepanjang 2025, produksi minyak Blok Cepu kembali melampaui target pemerintah. ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), sebagai operator salah satu ...

Wisata

Berikut ini Rangkaian Acara Peringatan Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 Tahun 2025

Hari Jadi Bojonegoro Ke-348

Berikut ini Rangkaian Acara Peringatan Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 Tahun 2025

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, telah mengagendakan sejumlah acara untuk memperingati Hari Jadi Kabupaten Bojonegoro (HJB) ke-348 yang jatuh ...

1772715643.1952 at start, 1772715643.8859 at end, 0.6907069683075 sec elapsed