News Ticker
  • Sehari Naik 2 Kali, Harga Emas Antam Tembus Rp 3.003.000 per Gram, Rekor Tertinggi Sepanjang Masa
  • Kandungan Nutrisi pada Ikan Sapu-sapu dan Ikan Kembung, Mana yang Lebih Tinggi
  • Dukung Infrastruktur Pertanian, Pemkab Bojonegoro Siap Bangun 163 Titik JUT Tahun 2026
  • Rayakan Harlah Satu Abad, RS dan Klinik NU Se-Jawa Timur Gelar Pengobatan Gratis di 100 Titik
  • Harga Emas Antam Naik jadi Rp 2.968.000 per Gram, Kembali Pecahkan Rekor Tertinggi
  • Pemkab Bojonegoro Terima Penghargaan Kategori Madya di UHC Awards 2026
  • FKH Unair Dampingi Desa Palembon, Bojonegoro sebagai Desa Binaan Ternak Bebek
  • Meski Gaji UMR dan Rupiah Melemah, Anda Tetap Bisa Punya Rumah
  • Misteri Umur Manusia di Masa Kuno, Fakta Sejarah atau Sekadar Simbolisme?
  • Latsar CPNS Pemkab Bojonegoro 2026 Resmi Dibuka: Fokus Tingkatkan Integritas dan Sinergi Pelayanan Publik
  • Gubernur Khofifah Dorong Sekolah Jadi Laboratorium Ketahanan Pangan: Program SIKAP Raih Dua Rekor MURI
  • Bus Rajawali Indah Tabrak Truk di Baureno, Bojonegoro, Kenek Bus Luka Ringan
  • Harga Emas Antam Naik Rp 30.000, Kembali Pecahkan Rekor Tertinggi di 2.917.000 per Gram
  • Kemenkes Temukan Risiko Kesehatan Tinggi di Berbagai Usia dari Hasil CKG 2025, Dorong Penguatan Layanan di 2026
  • Pemkab Bojonegoro Perluas Program Domba Kesejahteraan, Target 3.325 Keluarga di 2026
  • Kick Off Program Cek Kesehatan Gratis 2026, Pemkab Bojonegoro Kampanyekan Cegah Stunting
  • Harga Emas Antam Hari Ini Kembali Tembus Rekor Tertinggi, Rp 2.887.000 per Gram
  • Gubernur Jatim Tegaskan Komitmen Pemerintah Percepat Sertifikasi Tanah Wakaf
  • Cepokak, Buah Kecil yang Kaya Manfaat Kesehatan dan Masih Jarang Disadari
  • Diterjang Angin, Belasan Rumah Warga di Ngambon, Bojonegoro Alami Kerusakan
  • Angin Kencang Terjang 2 Desa di Tambakrejo, Bojonegoro, Belasan Rumah Warga Rusak
  • Hindari Jalan Berlubang, Terjatuh, lalu Tertabrak Truk, Pemotor di Baureno, Bojonegoro Luka Berat
  • Harga Emas Antam Rp 2.880.000 per Gram, Kembali Tembus Harga Tertinggi
  • RS Aisyiyah Bojonegoro Buka Layanan CT-Scan dan Foto Panoramic bagi Peserta JKN
Indonesia Genjot Inisiatif Rendah Karbon, Hingga Akhir 2025 Targetkan Tanam 2,5 Juta Pohon

Indonesia Genjot Inisiatif Rendah Karbon, Hingga Akhir 2025 Targetkan Tanam 2,5 Juta Pohon

Makassar – Pemerintah Indonesia terus menunjukkan komitmen kuat dalam menghadapi perubahan iklim global melalui serangkaian inisiatif rendah karbon.
 
 
Salah satu langkah strategis yang kini menjadi sorotan adalah program penanaman pohon secara masif dengan target pada akhir tahun 2025 tanam 2,5 juta pohon. Dan hingga saat ini, lebih dari 1,47 juta pohon telah berhasil ditanam.
 
 
Hal tersebut disampaikan Kepala Divisi Program dan Komunikasi SKK Migas, Hudi D Suryodipuro, dalam acara media gathering Subholding Upstream Pertamina Regional Indonesia Timur yang digelar di Hotel Claro, Makassar, 23–24 Juni 2025, yang mengusung tema “Acceleration Energy for Business Sustainability.” 
 
 

Kepala Divisi Program dan Komunikasi SKK Migas, Hudi D Suryodipuro, saat beri sambutan dalam acara media gathering di Makassar. Senin (23/06/2025) (Aset: Istimewa)

 
Menurut Hudi D Suryodipuro bahwa program ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah bersama masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan
 
“Upaya penghijauan ini sangat penting untuk menyerap emisi karbon dioksida, sekaligus memperkuat ketahanan ekosistem kita terhadap dampak perubahan iklim,” ujarnya.
 
Tak hanya fokus pada aspek penghijauan, Hudi menjelaskan inisiatif rendah karbon Indonesia juga mencakup pengembangan dan pemanfaatan teknologi Upgraded Carbon Capture (UCC).
 
"Teknologi ini bertujuan untuk menangkap karbon dioksida dari berbagai sumber emisi, seperti industri dan energi, sebelum dilepaskan ke atmosfer," kata Hudi D Suryodipuro.
 
 
Sebagai bagian integral dari strategi pengurangan emisi, Indonesia juga mengembangkan proyek Carbon Capture and Storage (CCS). Teknologi ini memungkinkan penangkapan CO2 dan penyimpanannya ke dalam formasi geologi yang aman.
 
"Proyek ini menargetkan pengurangan emisi hingga 15 juta ton CO2 dalam beberapa tahun ke depan," tuturnya.
 
 Masih menurut Hudi D Suryodipuro, bahwa pemerintah memaparkan pencapaian dan target yang telah diraih dalam program ini secara transparan. Data dan grafik menunjukkan progres signifikan dalam pelaksanaan inisiatif rendah karbon, memberikan optimisme akan tercapainya target yang telah ditetapkan.
 
Pihaknya menjelaskan bahwa Inisiatif rendah karbon ini bukan sekadar proyek jangka pendek, melainkan bagian dari strategi nasional jangka panjang untuk mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.
 
"Dengan kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat, diharapkan program ini mampu menciptakan dampak positif bagi lingkungan dan generasi masa depan," kata Hudi D Suryodipuro.
 
 
Di akhir sambutannya, Hudi D Suryodipuro menyampaikan bahwa media gathering ini untuk mengeksplore pentingnya kolaborasi strategis antara media dan industri migas, demi mendukung visi besar pemerintah dalam mewujudkan “Asta Cita” Presiden Prabowo, termasuk menjadikan Indonesia sebagai negara dengan peringkat GDP ke-4 dunia pada 2050.
 
“Kami percaya, media adalah mitra strategis dalam menyampaikan pesan yang akurat dan membangun dukungan publik terhadap energi nasional yang andal dan berkelanjutan,” kata Hudi.
 
 

Manajer Comrel & CID Pertamina Regional Indonesia Timur, Rahmat Drajat,, saat beri sambutan dalam acara media gathering di Makassar. Senin (23/06/2025) (Aset: Istimewa)

 
Sementara itu, Manajer Communication Relations & Community Involvement and Development (Comrel & CID) Pertamina Regional Indonesia Timur, Rahmat Drajat, menjelaskan bahwa Media Gathering ini bukan sekadar ajang silaturahmi, namun juga sarana memperkuat sinergi media dan industri migas untuk keberlanjutan energi nasional.
 
“Acara ini rutin digelar setiap tahun. Tahun lalu di Bandung, dan sekarang kita pilih Makassar sebagai pusat kegiatan Indonesia Timur. Banyak masukan agar acara seperti ini tidak hanya terpusat di Jawa. Kami ingin semua fungsi berperan aktif dalam mendukung sustainability,” ujar Rahmat Drajat. (red/imm)
 
 
Penulis: Tim Redaksi
Editor: Imam Nurcahyo
Publisher: Imam Nurcahyo
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Opini

Ibu yang Bahagia Lahirkan Anak yang Sehat

Ibu yang Bahagia Lahirkan Anak yang Sehat

Oleh dr. George David BANYAK mitos seputar kehamilan yang masih dipercaya masyarakat hingga saat ini. Di antaranya larangan bagi ibu ...

Infotorial

Wujudkan Komitmen Berkelanjutan, PEPC JTB Hijaukan Bojonegoro Melalui Aksi Nyata Peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia

Wujudkan Komitmen Berkelanjutan, PEPC JTB Hijaukan Bojonegoro Melalui Aksi Nyata Peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia

Bojonegoro Memperingati hari menanam pohon indonesia 2025, PT Pertamina EP Cepu (PEPC) Lapangan Jambaran-Tiung Biru (JTB) menegaskan komitmennya dalam menjaga ...

Wisata

Berikut ini Rangkaian Acara Peringatan Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 Tahun 2025

Hari Jadi Bojonegoro Ke-348

Berikut ini Rangkaian Acara Peringatan Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 Tahun 2025

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, telah mengagendakan sejumlah acara untuk memperingati Hari Jadi Kabupaten Bojonegoro (HJB) ke-348 yang jatuh ...

1769626838.0191 at start, 1769626838.461 at end, 0.44193601608276 sec elapsed