News Ticker
  • Sejumlah Jabatan Strategis di Pemkab Bojonegoro Belum Terisi
  • Tenggelam di Kali Kening, Seorang Anak di Parengan, Tuban Ditemukan Meninggal
  • Percepat Pemerataan Ekonomi, Bupati dan Wabup Bojonegoro Pantau Proyek Jalan di Balen
  • Jaga Stabilitas Harga Jelang Ramadan, Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Bojonegoro
  • Bukan Sekadar Hobi Rapi, OCD adalah Gangguan Mental yang Perlu Penanganan Serius
  • Gubernur Khofifah Resmikan Sarpras SMAN 2 Taruna Pamong Praja Jatim di Bojonegoro
  • Terus Melambung, Harga Emas Antam Hari Ini Rp 3.168.000 per Gram, Kembali Pecahkan Rekor
  • 29 Januari dalam Sejarah
  • Sehari Naik 2 Kali, Harga Emas Antam Tembus Rp 3.003.000 per Gram, Rekor Tertinggi Sepanjang Masa
  • Dengan Spirit Kayangan Api dan Obor Sewu, Bupati Setyo Wahono Lantik 201 Pejabat Pemkab Bojonegoro
  • Kandungan Nutrisi pada Ikan Sapu-sapu dan Ikan Kembung, Mana yang Lebih Tinggi
  • Dukung Infrastruktur Pertanian, Pemkab Bojonegoro Siap Bangun 163 Titik JUT Tahun 2026
  • Rayakan Harlah Satu Abad, RS dan Klinik NU Se-Jawa Timur Gelar Pengobatan Gratis di 100 Titik
  • Harga Emas Antam Naik jadi Rp 2.968.000 per Gram, Kembali Pecahkan Rekor Tertinggi
  • Pemkab Bojonegoro Terima Penghargaan Kategori Madya di UHC Awards 2026
  • FKH Unair Dampingi Desa Palembon, Bojonegoro sebagai Desa Binaan Ternak Bebek
  • Meski Gaji UMR dan Rupiah Melemah, Anda Tetap Bisa Punya Rumah
  • Misteri Umur Manusia di Masa Kuno, Fakta Sejarah atau Sekadar Simbolisme?
  • Latsar CPNS Pemkab Bojonegoro 2026 Resmi Dibuka: Fokus Tingkatkan Integritas dan Sinergi Pelayanan Publik
  • Gubernur Khofifah Dorong Sekolah Jadi Laboratorium Ketahanan Pangan: Program SIKAP Raih Dua Rekor MURI
  • Bus Rajawali Indah Tabrak Truk di Baureno, Bojonegoro, Kenek Bus Luka Ringan
  • Harga Emas Antam Naik Rp 30.000, Kembali Pecahkan Rekor Tertinggi di 2.917.000 per Gram
  • Kemenkes Temukan Risiko Kesehatan Tinggi di Berbagai Usia dari Hasil CKG 2025, Dorong Penguatan Layanan di 2026
  • Pemkab Bojonegoro Perluas Program Domba Kesejahteraan, Target 3.325 Keluarga di 2026
Seorang Petani di Kedungadem, Bojonegoro Meninggal Tersengat Listrik Pompa Air

Peristiwa Orang Tersengat Listrik

Seorang Petani di Kedungadem, Bojonegoro Meninggal Tersengat Listrik Pompa Air

Bojonegoro - Seorang petani bernama Wijayanto (39), warga Dusun Beton, Desa Megale RT 009 RW 003, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, pada Rabu (28/08/2024) sekitar pukul 06.45 WIB, ditemukan meninggal dunia akibat tersengat listrik pompa air yang berada di pinggir kali desa setempat.
 
Korban pertama kali ditemukan oleh tetangganya tergeletak di pinggir kali dengan posisi memegang memegang arde pompa air dalam kondisi sudah meninggal dunia.
 
Saat itu, diduga korban hendak menyalakan mesin pompa air miliknya yang berada di pinggir kali yang jaraknya kurang lebih 300 meter dari rumahnya, namun korban tersengat listrik dari kabel mesin pompa air tersebut sehingga korban meninggal dunia.
 
 
Kapolsek Kedungadem Polres Bojonegoro, Inspektur Satu (Iptu) M Sholeh, dikonfirmasi awak media ini membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan adanya orang meninggal dunia akibat tersengat listrik di pinggir kali di Dusun Beton, Desa Megale, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro.
 
Menurutnya, berdasarkan keterangan tetangga korban yang bernama Abu Arifin, bahwa pada Rabu (28/08/2024) sekitar pukul 07.00 WIB, saksi berangkat dari rumah mau ke sawah.
 
“Sesampainya di sawah, saksi hendak mengambil air di sungai dan saat itu saksi melihat korban Wijayanto sudah tergeletak di pinggir sungai dengan posisi memegang arde mesin pompa air miliknya.” kata Kapolsek Iptu M Sholeh.
 
 
Mengetahui kejadian tersebut, saksi Abu Arifin segera memanggil saksi Susanto dan memberitahukan bahwa ada orang tergeletak tersengat listrik sehingga saksi Susanto segera mendatangi rumah orang tua korban untuk dan memberi tahu agar aliran listrik yang disalurkan ke mesin pompa air (jet pump) yang berada di sawah untuk menyiram tanaman tembakau milik korban, agar dimatikan.
 
“Setelah itu saksi Abu Arifin kembali lagi ke TKP bersama warga dan keluarga korban. Saat itu korban ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia.” kata Kapolsek.
 
 
Kapolsek menambahkan bahwa setelah dirundingkan, warga dan keluarga korban sepakat agar korban langsung dibawa ke rumah duka yang jaraknya kurang lebih 300 meter dari TKP.
 
Masih menurut Kapolsek bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan medis, korban meninggal karena tersengat kabel listrik pompa air miliknya.
 
“Berdasarkan hasil pemeriksaan medis ada bekas luka sengatan listrik yaitu luka bakar pada leher sebelah kiri. Tidak ditemukan tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban.” kata Kapolsek.
 
Atas kejadian tersebut keluarga korban menganggap kejadian ini sebagai musibah serta tidak menuntut pihak mana pun.
 
“Jenazah korban selanjutnya kami serahkan pada pihak keluarga untuk dimakamkan,” kata Kapolsek.
 
 
Lebih lanjut melalui media ini Kapolsek berpesan kepada para petani khususnya di wilayah Kecamatan Kedungadem agar berhati-hati dalam menggunakan listrik di area persawahan.
 
“Kami imbau agar para petani berhati-hati dalam menggunakan listrik di area persawahan,” kata Kapolsek. (red/imm)
 
 
Editor: Imam Nurcahyo
Publisher: Imam Nurcahyo
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Opini

Ibu yang Bahagia Lahirkan Anak yang Sehat

Ibu yang Bahagia Lahirkan Anak yang Sehat

Oleh dr. George David BANYAK mitos seputar kehamilan yang masih dipercaya masyarakat hingga saat ini. Di antaranya larangan bagi ibu ...

Infotorial

Wujudkan Komitmen Berkelanjutan, PEPC JTB Hijaukan Bojonegoro Melalui Aksi Nyata Peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia

Wujudkan Komitmen Berkelanjutan, PEPC JTB Hijaukan Bojonegoro Melalui Aksi Nyata Peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia

Bojonegoro Memperingati hari menanam pohon indonesia 2025, PT Pertamina EP Cepu (PEPC) Lapangan Jambaran-Tiung Biru (JTB) menegaskan komitmennya dalam menjaga ...

Wisata

Berikut ini Rangkaian Acara Peringatan Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 Tahun 2025

Hari Jadi Bojonegoro Ke-348

Berikut ini Rangkaian Acara Peringatan Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 Tahun 2025

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, telah mengagendakan sejumlah acara untuk memperingati Hari Jadi Kabupaten Bojonegoro (HJB) ke-348 yang jatuh ...

1769712536.8676 at start, 1769712539.0122 at end, 2.1445949077606 sec elapsed