Meninggal Malam Jumat Wage, Makam Warga Dander, Bojonegoro Dibongkar Orang Tak Dikenal
Rabu, 25 Maret 2026 10:00 WIBOleh Tim Redaksi
Bojonegoro - Upaya pembongkaran atau penggalian makam terjadi di Makam Boto Putih yang berlokasi di Desa Sumberarum, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Rabu dini hari (25/03/2026), sekitar pukul 01.00 WIB.
Beruntung, upaya pembongkaran makam tersebut gagal atau tidak berhasil karena ada salah satu warga desa setempat yang mengetahui aksi pelaku sehingga pelaku kabur atau melarikan diri.
Dari patok atau kayu nisan, makam yang dibongkar tersebut diketahui atas nama DAR, seorang perempuan warga Desa Kunci, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, yang meninggal pada hari Kamis Pon (12/03/2026), dan dimakamkan sekitar pukul 17.00 WIB atau menurut perhitungan masyarakat Jawa telah masuk malam Jumat Wage.
Belum diketahui secara pasti motif dan pelaku penggalian makam tersebut.
Namun, dari beberapa kasus yang pernah terjadi, diduga motif pelaku terkait dengan praktik ilmu tertentu, di mana jenazah yang meninggal pada hari dan pasaran tersebut dipercaya memiliki kekuatan supranatural, sehingga biasanya makamnya akan dijaga oleh ahli warisya hingga 40 hari.
Sementara kondisi makam tersebut tidak ada penjagaan atau yang menjaga.
Saat ini, perkara tersebut masih dalam penyeldikan pihak kepolisian.
Petugas kepolisian saat lakukan olah TKP di Makam Boto Putih, Desa Sumberarum, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro. Rabu (25/03/2026). (Aset: Istimewa)
Kapolsek Dander, Pores Bojonegoro Inspektur Satu (Iptu) Warsito dikonfirmasi awak media ini membenarkan terkait adanyan upaya pembongkaran atau penggalian makam seorang perempuan warga Desa Kunci, Kecamatan Dander, yang dimakamkan di Makam Boto Putih, Desa Sumberarum, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro.
“Patok atau kayu nisan makam yang dicabut atas nama DAR,” tutur Kapolsek Iptu Warsito.
Menurutnya, kronologi kejadian tersebut bermula pada Rabu (25/03/2025) sekitar pukul 01.00 WIB, seorang warga bernama Orick Wijayanto sedang berjalan dan melewati Makam Boto Putih di Desa Sumberarum, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, melihat di dalam area makam seperti ada orang sedang menggali makam seseorang.
Selanjutnya saksi mengarahkan lampu senternya ke tempat tersebut sehingga membuat seseorang (pelaku) tersebut pelan-pelan pergi dan melarikan diri dari area makam.
“Setelah dicek, ternyata benar ada satu makam yang baru saja digali. Selanjutnya peristiwa tersebut dilaporkan ke perangkat desa setempat dan diteruskan ke Polsek Dander,” kata Kapolsek.
Kapolsek mengungkapkan bahwa almarhumah DAR meninggal pada hari Kamis Pon (12/03/2026) setelah pukul 12.00 WIB, kemudian dimakamkan sekitar pukul 17.00 WIB atau malam Jumat Wage.
“Sebenarnya meninggalnya Kamis siang habis zuhur Pak, namun untuk pemakamannya sore. Jadi dianggap atau masuk hari Jumat,” tuturnya.
Masih menurut Kapolsek bahwa menurut kepercayaan warga Desa Sumberarum, Kecamatan Dander bahwa warga yang meninggal dunia pada hari Kamis Pon atau malam Jumat Wage, biasanya setelah dimakamkan makamnya akan dijaga selama 40 hari oleh ahli waris atau orang suruhan ahli waris. Semantara makam almarhumah, sejak pemakaman tidak dijaga oleh keluarga ataU ahli warisnya.
“Saat ini, perkara tersebut masih dalam penyeldikan dan kami meminta keterangan pada saksi-saksi.” kata Kapolsek Iptu Warsito.
Lebih lanjut melalui media ini, Kapolsek mengajak kepada masyarakat khususnya warga Kecamatan Dander untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan, dengan mengaktifkan kembali kegiatan Siskamling atau Poskamling. (red/imm)
Editor: Imam Nurcahyo
Publisher: Imam Nurcahyo