Tabrakan Vario Vs Smash di Jalan PUK Sugihwaras – Balen, Bojonegoro, Satu Orang Meninggal
Sabtu, 23 Mei 2026 11:30 WIBOleh Tim Redaksi
Bojonegoro - Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan PUK Sugihwaras – Balen turut Desa Balongrejo, Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro, Sabtu (23/05/2026) pagi sekira pukul 06.55 WIB. Peristiwa nahas ini melibatkan dua kendaraan sepeda motor, yaitu Honda Vario dan Suzuki Smash serta tiga orang korban. Satu orang korban meninggal dunia dan dua lainnya mengalami luka ringan.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Bojonegoro, Ipda Septian Nur Pratama, memberikan penjelasan berdasar keterangan saksi di lokasi kejadian mengenai kronologi peristiwa ini. Yaitu bermula saat Honda Vario dengan Nomor Polisi S-2860-AAT yang dikendarai Dilla Eka Febrianti (21), warga Desa Alasgung, Kecamatan Sugihwaras, melaju dari arah selatan ke utara dengan kecepatan tinggi. Sementara dari arah barat ke timur muncul Suzuki Smash dengan nomor Polisi S-5134-CK yang dikendarai Muradi (67), warga Desa Wedoro, yang berboncengan dengan Lasiran (66).
Sesampainya di pertigaan, Muradi hendak membelokkan kendaraan ke arah selatan yang bertepatan dengan Honda Vario yang dikendarai Dilla dengan kecepatan tinggi. Karena jarak sudah terlalu dekat, benturan kedua kendaraan tidak dapat terhindarkan. Akibat dari kecelakaan tersebut satu orang meninggal dunia.
“Pengendara Suzuki Smash (Muradi) meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara pengendara Honda Vario (Dilla Eka Febrianti) dan pembonceng Suzuki Smash (Lasiran) mengalami luka ringan. Keduanya segera dilarikan ke RSUD Bojonegoro untuk menjalani perawatan,” kata Ipda Septian.
Adapun kerugian materi dari kejadian ini diperkirakan sebesar Rp 2 juta. Terlepas dari kerugian materi, melalui media ini, Ipda Septian berpesan kepada masyarakat agar mengutamakan keselamatan dalam berkendara. Berkendara secara terburu-buru dan kurang fokus bisa berakibat fatal.
“Kami mengingatkan pengendara agar jangan ngebut atau buru-buru dalam berkendara, jaga fokus dan kewaspadaan. Keselamatan harus jadi prioritas,” ujar Ipda Septian.(red/imm)
Reporter: Tim Redaksi
Editor: Imam Nurcahyo
Publisher: Imam Nurcahyo




























.md.jpg)


