Bupati Bojonegoro Hadiri Syukuran Karya Bakti Skala Besar di Tambakrejo
Senin, 23 Desember 2019 12:00 WIBOleh Dan Kuswan SPd Editor Imam Nurcahyo
Bojonegoro - Bupati Bojonegoro, DR Hj Anna Muawanah, pada Senin (23/12/2019), hadiri syukuran yang digelar Kodim 0813 Bojonegoro di Desa Turi Kecamatan Tambakrejo Kabupaten Bojonegoro.
Syukuran tersebut digelar sehubungan program Karya Bakti Skala Besar (KBSB) yang dilaksanakan di desa tersebut telah usai atau tela mencapai 100 persen, sesuai target yang direncanakan.
Karya Bakti Skala Besar (KBSB) Kodim 0813 Bojonegoro dilaksankan selama kurang lebih tiga bulan, mulai 24 September 2019 sampai dengan 26 Desember 2019.
Upacara pembukaan KBSB tersebut digelar di Lapangan Desa Turi Kecamatan Tambakrejo Kabupaten Bojonegoro, dipimpin oleh Bupati Bojonegoro, Dr Hj Anna Muawanah pada Selasa (24/09/2019) lalu, dengan tema "Melalui Karya Bakti Sekala Besar Kita Percepat Pembangunan Guna Meningkatkan Ekonomi Rakyat."
Bupati Bojonegoro, saat lakukan peninjauan di lokasi pembangunan dari program Karya Bakti Skala Besar (KBSB) di sejumlah tempat di Desa Turi Kecamatan Tambakrejo. Senin (23/12/2019)
Turut hadir dalam acara syukurab tersebut, Asisten Teritorial (Aster) Kepala Staf Daerah Militer (Kasdam) V Brawijaya, Kolonel Inf Singgih Pambudi Arianto; Kepala Zeni Kodam (Kazidam) V Brawijaya, Kolonel Czi Budi Pamudji; Kasrem 082 CPY J, Letkol Arm Benny Sutrisno; Pabandya Bakti TNI Kodam V Brawijaya, Letkol Inf Didik S; Wakil Bupati Bojonegoro, Drs H Budi Irawanto MPd; Dandim 0813 Bojonegoro, Letkol Inf Bambang Hariyanto, Kapolres Bojonegoro, AKBP Muchamad Budi Hendrawan SIK MH; Kasiren Korem 082/CPY J, Letkol Inf Iswanto SAg; Ketua DPRD Bojonegoro, Imam Sholikin; Camat Tambakrejo, Hari Kristanto SSTP MM; Jajaran OPD di linkup Pemkab Bojonegoro, Camat dan jajaran Fokopomca se Kabupaten Bojonegoro, Kades se Kecamatan Tambakrejo; dan masyarakat Desa Turi Kecamatan Tambakrejo, yang jumlahnya sekitar 700 orang
Kepala Desa Turi Kecamatan Tambakrejo, Riyadi, mengawali sambutannya mengucapkan terimakasih karena di desanya ditempati pelaksanaan Karya Bakti Skala Besar dari Kodim 0813 Bojonegoro.
Menurutnya, dengan adanya kegiatan KBSB tersebut, pembangunan jalan poros desa dengan makadam sudah selesai. Kemudian pembangunan MCK dan rehab masjid serta mushala, juga sudah tuntas.
"Harapan kami semuanya ini bermanfaat bagi warga, khususnya warga Dukuh Bacem dan Desa Turi, jalannannya saat ini makadam dan itu lebih baik daripada sebelumnya," kata Kepala Desa Turi, Riyadi.
Riyadi berharap kepada Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, agar menyediakan sarana dan prasarana fasilitas kesehatan, khususnya di Dukuh Bacem, Sukosewu dan Mboti, yang masih sangat kurang.
"Kami minta adanya pembangunan polindes atau poskesdes, karena seringkali warga di sini banyak yang melahirkan di jalan, dikarenakan jauh dari lokasi pelayanan kesehatan. Untuk itu sudilah kiranya ibu Bupati di dusun tersbut, dikasih petugas kesehatan atau bidan," Tutur Riyadi.
Pada kesempatan tersebut Riyadi juga berharap, meskipun jalanan di desanya saat ini sudah makadam, ke depan dirinya mengharapkan agar jalan poros desa tersebut ditingkatkan dengan jalan cor atau jalan aspal. Sementara, terkait dengan jaringan listrik, dirinya berysukur, karena untuk Dukuh Mboti, sudah teraliri listrik.
"Alhamdulilah di Dukuh Mboti sudah nyala, namun di Dukuh Bacem belum menyala, hanya tiang saja. Mohon kebijakan dari ibu Bupati agar ada perhatian khusus di sini," kata Riyadi.
Dandim 0813 Bojonegoro, Letkol Inf Bambang Hariyanto, dalam laporanya menyampaikan terkait pelaksanaan Karya Bakti Skala Besar di Desa Trui Kecamatan Tambakrejo, yang saat ini hasil yang dicapai sudah mencapai 100 persen sesuai target. Menurutnya, untuk pembangunan jalan dan Jembatan Bacem, baik Jembatan Bacem 1 dan Jembatan Bacem 2, sudah mencapai 100 persen, Rehab musala dan masjid, serta MCK, juga sudah 100 persen.
"Terima kasih kepada Pemkab Bojonegoro, khususnya Bupati yang telah mempercayakan program ini kepada Kodim 0813 Bojonegoro.
Dandim 0813 Bojonegoro menyampaikan bahwa karya bakti tersebut memiliki arti yang sangat strategis. Selain mampu meningkatkan perekonomian masyarakat, karya bakti tersebut juga mampu menanamkan kembali jiwa kegotong-royongan, budaya kebersamaan serta nilai luhur bangsa.
"Gotong-royong merupakan implementasi dari kepedulian setiap warga negara, yang dilandasi oleh tekad kuat, terlebih dalam tujuan membangun bangsa yang maju dan bermartabat." kata Dandim Bojonegoro.
Bupati Bojonegoro, Dr Hj Anna Muawanah dalam sambutannya memgatakan bahwa di wilayah Bojonegoro masih banyak yang kondisinya seperti di Desa Turi Kecamatan Tambakrejo. menurut Bupati, kalau di prosentasi hampir mencapai 40 persen dan Desa Turi Kecamatan Tambak Rejo jadi prioritas utama.
"Ke depan akan ada proyek serupa yang akan dilaksankan secara berkala." kata Bupati Anna Muawanah.
Terkait permintaan polindes di Desa Turi, Bupati berharap ada generasi muda desa setempat yang mau sekolah bidan.
Bupati berharap agar Camat Tambakrejo dapat memberikan bantuan, sehingga nantinya bidan yang bertugas orang asli daerah atau warga Desa Turi Kecamatan Tambakrejo.
"Pesan saya, agar menjaga toleransi antar warga dan hindari perselisihan, apaapun bentuknya. Kalau ada permasalahan bisa dilaporkan pada aparat terkait," kata Bupati.
Usai sambutan-sambutan, acara dilaksanakan dengan syukuran yang diawali dengan pemotongan tumpeng oleh Bupati Bojonegoro. Setelah syukuran, acara dilanjutkan dengan peninjauan di lokasi pembangunan dari program Karya Bakti Skala Besar (KBSB) di sejumlah tempat di Desa Turi kecamatan Tambakrejo. (dan/imm)