News Ticker
  • Bantuan CSR Jumbo dan Bibit Ternak Gratis Bakal Digelontorkan untuk 4.000 Petani Hutan Blora
  • Umbi Kimpul Jadi Sorotan Netizen, Dokter Gizi Ungkap Manfaat Sekaligus Kelompok yang Harus Membatasi
  • Pemprov Jatim Gandeng Maroko Perkuat Kerja Sama Strategis Mulai Perdagangan hingga Smart City
  • Warga Kesongo Kedungadem Bersemangat Ikuti Senam Line Dance Bersama Satgas TMMD dan Dinpora
  • Faiz Jundan, Siswa SLB Negeri Gunungsari Baureno yang Wakili Jatim di Ajang LKS Diksus Nasional
  • Pemkab Bojonegoro Dorong Siswa Bijak dan Kritis Manfaatkan Teknologi AI
  • 05 Agustus dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca 5 Agustus 2026 di Bojonegoro
  • Pemkab Blora dan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Resmi Jalin Kerja Sama Pembangunan Daerah
  • Kisah Sukses Aringga Bayu Puspita, Pemuda Kepohbaru Kembangkan Usaha Aqiqah Hingga Luar Daerah
  • Pemprov Jatim Tanggung Seluruh Biaya Pengobatan Korban Kebakaran KM Mutiara Sentosa II
  • Bahaya Konsumsi Mi Instan Berlebih: Tinggi Natrium dan Berpotensi Picu Hipertensi
  • Memperkuat Tata Kelola Organisasi, DWP Bojonegoro Selaraskan Program Kerja dengan Pemerintah Daerah
  • Geliat Ekonomi Desa Kaliombo Berpacu Lewat Budidaya Ayam Petelur dan Pakan Mandiri
  • 4 Agustus dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 4 Agustus 2026
  • Kecelakaan Beruntun Tiga Motor di Trucuk Bojonegoro, Satu Pengendara Meninggal Dunia
  • PDM Bojonegoro Terima Hibah Rp5,5 Miliar APBD untuk Pembangunan Kantor Permanen
  • Dukung Swasembada Pangan, Petani Milenial Kedungadem Bikin Brigade Pangan Tunas Berkembang
  • Sering Minum Minuman Manis Sejak Kecil Tingkatkan Risiko Hipertensi Saat Dewasa
  • Kejar Elektrifikasi Seratus Persen, Pemprov Jatim Pasang Instalasi Listrik Gratis di Enam Kabupaten
  • 3 Agustus dalam Catatan Sejarah
  • Rumah Warga di Kepohkidul Kedungadem Hangus Terbakar, Kerugian Puluhan Juta
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 3 Agustus 2026
2020, Pemkab Bojonegoro Anggarkan Rp 75 Miliar untuk Program Petani Mandiri

2020, Pemkab Bojonegoro Anggarkan Rp 75 Miliar untuk Program Petani Mandiri

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Dinas Pertanian Kabupaten Bojonegoro, pada Selasa (17/12/2019) bertempat di Pendapa Kantor Kecamatan Temayang, kembali menggelar Sosialisasi Program Petani Mandiri (PPM)
 
Pada kesempatan tersebut terungkap bahwa pada tahun 2020 mendatang Program Petani Mandiri (PPM) tetap digulirkan dan anggaranya bertambah menjadi Rp 75 miliar .
 
 
Kepala Dinas Pertanian Helmy Elisabeth dalam sambutannya mengatakan, bahwa terkait program petani mandiri (PPM) pihaknya sudah menyososialisasikan kepada para petani di 28 kecamatan di Kabupaten Bojonegoro .
 
"Besok adalah yang terahir sedangkan hari ini kita sedang menyosialisasikan di 5 kecamatan yang meliputi Kecamatan Kedungadem, Kecamatan Kepohbaru, Kecamatan Sugihwaras, Kecamatan Temayang, dan Kecamatan Bubulan, sedangkan besok kita akan sosialisasi terahir di Kecamatan Sekar dan Kecamatan Baureno." kata helmy.
 
 
 

Bupati Bojonegoro, Dr Hj Anna Muawanah Bojonegoro saat beri sambutan dalam Sosialisasi Program Petani Mandiri (PPM) di Temayang. Selasa (17/12/2019)

 
Helmy juga menuturkan bahwa untuk saat ini di Kecamatan Temayang sudah ada sekitar 48 kelompok tani dan 12 gabungan kelompok tani. Menurut Helmy, tidak menutup kemungkinan akan bertambah menyesuaikan dengan hamparan dan luas lahan. Untuk itu pihaknya bersama PPL akan mendampingi kelompok tani dan gapoktan,
 
Menurut Helmy, bahwa Program Petani Mandiri (PPM) adalah program prioritas Pemkab Bojonegoro dan juga salah satu dari 17 prioritas Pemkab Bojonegoro, melalui Dinas Pertanian
 
"Pada tahun 2019 Pemkab Bojonegoro telah mengalokasikan anggran 40 miliar rupiah untuk sektor pertanian dengan harapan mengoptimalkan produksi petani Bojonegoro meningkat dan berkembang." tutur Helmy Elisabeth.
 
 
 
Masih menurut Helmy bahwwa bantuan program tersebut bersifat stimulan dan hibah, diterimakan berupa saprodi, pupuk dan benih, yang diterimakan ke kelompok tani.
 
"Jadi masyarakat petani yang lain mempunyai kesempatan yang sama untuk mendapatakan bantuan ini. Masyarakat atau petani harus gabung ke kelompok tani atau gapoktan." kata Helmy.
 
Helmy juga mengungkapkan bahwa pada tahun 2020 mendatang Program Petani Mandiri (PPM) tetap digulirkan dan  anggaranya bertambah menjadi Rp 75 miliar
 
"Jadi saya harapkan masyarakat bisa memfaatkan kesempatan tersebut, tentunya bisa gabung kelompok tani. Sedangkan sasaran kami kedepan adalah 419 kelompok tani penerima program tersebut." kata Helmy.
 
 
 
Bupati Bojonegoro, Dr Hj Anna Muawanah dalam sambutanya bupati berharap agar para petani dapat bergabung ke kelompok tani atau bikin kelompok tani sendiri, yang anggotaya lebih dari 20 orang, sehingga nantinya penerima program petani mandiri dapat meraskan progam tersebut.
 
"Karena apa bantuan PPM ini dikucurkan melalui kelompok tani dan dibagikan melalui anggotanya. Jadi yang belum segera bikin kelompok tani atau gabung kekelompok tani yang lain. Bagi yang ingin bikin kelompok tani segera bikin, proposalnya nanti dibantu Pak Camat di kecamatan masing-masih, tolong jangan dipersulit," ujar Bupati Anna Muawanah.
 
Bupati menyampaikan bahwa pada tahun 2019 ini, program petani mandiri dianggarkan Rp 40 miliar, dan baru terserap Rp 36,7 miliar sisanya masih di rekening, tidak terserap, karena sudah tanam atau tidak dada lagi yang bikin kelompok.
 
"Jadi saya harapkan ketua kelompok tani segera bikin propasalnya agar supaya nanti pada Januari atau awal musim tanam, bisa segera diturunkan bantuanya." kata Bupati.
 
 
 
Di akhir sambutanya Bupati juga menyampaikan terkait adanya Waduk Gonseng yang diperkirakan tahun ini jadi, sehingga nantinya bisa dimanfaatkan masyarakat Bojonegoro.
 
"Pemerintah Kabupaten Bojonegoro nantinya akan mempersiapkan saluran atau jaringan tersier dan sekunder sehingga nantinya bisa dimanfaatkan bagi para petani Bojonegoro." kata Bupati.
 
Selain dihadiri Bupati Bojonegoro dan Kepala Dinas Pertanian, kegiatan tersebut juga dihadiri Camat Temayang, Imam Cahyono SSos, dan Fopimca Temayang, Kepala Desa se Kecamatan Temayang, dan diikuti sekitar 100 orang yang dari kelompok tani serta gabungan kelompok tani di Kecamatan Temayang. (red/imm)
 
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Opini

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Pernahkah Anda terbangun di suatu pagi, menatap cermin, dan menyadari bahwa garis-garis halus di wajah bukan sekadar tanda penuaan, melainkan ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Bojonegoro - Berakhirnya fase pengembangan Proyek Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) pada 2021 menjadi titik balik bagi ratusan pemuda Desa Bandungrejo, ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

1785939459.7944 at start, 1785939460.3964 at end, 0.60200214385986 sec elapsed