News Ticker
  • Kemenag Siapkan 90 Buku PAI dan Bahasa Arab Gratis untuk Siswa Madrasah, Bisa Diunduh Secara Digital
  • Pemprov Jatim Gulirkan Pemutihan Pajak Kendaraan Selama Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Insentif Khusus
  • Kecelakaan di Kalitidu, Bojonegoro, Seorang Pemotor Luka Berat
  • Waspada Early-Onset Cancer, Kasus Kanker pada Dewasa Muda Terus Melonjak di Berbagai Negara
  • Perkuat Gayatri dan Tekan Anak Tidak Sekolah, TP PKK Bojonegoro Gelar Kunjungan Kerja Terpadu di Ngambon
  • Respons Cepat Laporan Warga, Pemkab Bojonegoro Hentikan Aktivitas Galian Tanah Tanpa Izin di Trucuk
  • Sinergi Lindungi Remaja, Bojonegoro Ubah Tantangan ‘Cyberbullying’ Jadi Gerakan Digital Sehat
  • 6 Agustus dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca di Bojonegoro 6 Agustus 2026
  • Bantuan CSR Jumbo dan Bibit Ternak Gratis Bakal Digelontorkan untuk 4.000 Petani Hutan Blora
  • Umbi Kimpul Jadi Sorotan Netizen, Dokter Gizi Ungkap Manfaat Sekaligus Kelompok yang Harus Membatasi
  • Pemprov Jatim Gandeng Maroko Perkuat Kerja Sama Strategis Mulai Perdagangan hingga Smart City
  • Warga Kesongo Kedungadem Bersemangat Ikuti Senam Line Dance Bersama Satgas TMMD dan Dinpora
  • Faiz Jundan, Siswa SLB Negeri Gunungsari Baureno yang Wakili Jatim di Ajang LKS Diksus Nasional
  • Pemkab Bojonegoro Dorong Siswa Bijak dan Kritis Manfaatkan Teknologi AI
  • 05 Agustus dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca 5 Agustus 2026 di Bojonegoro
  • Pemkab Blora dan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Resmi Jalin Kerja Sama Pembangunan Daerah
  • Kisah Sukses Aringga Bayu Puspita, Pemuda Kepohbaru Kembangkan Usaha Aqiqah Hingga Luar Daerah
  • Pemprov Jatim Tanggung Seluruh Biaya Pengobatan Korban Kebakaran KM Mutiara Sentosa II
  • Bahaya Konsumsi Mi Instan Berlebih: Tinggi Natrium dan Berpotensi Picu Hipertensi
  • Memperkuat Tata Kelola Organisasi, DWP Bojonegoro Selaraskan Program Kerja dengan Pemerintah Daerah
  • Geliat Ekonomi Desa Kaliombo Berpacu Lewat Budidaya Ayam Petelur dan Pakan Mandiri
  • 4 Agustus dalam Sejarah
Seminar 'Bahagia Tanpa Narkoba' Digelar di Bojonegoro, Cegah Penyalahgunaan Narkoba

Seminar 'Bahagia Tanpa Narkoba' Digelar di Bojonegoro, Cegah Penyalahgunaan Narkoba

Bojonegoro - Dalam rangka Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Bojonegoro besama Sat Narkoba Polres Bojonegoro, pada Selasa (03/12/2019), gelar Seminar Penyuluhan Narkoba dengan tema "Bahagia Tanpa Narkoba"
 
 
Kegiatan yang digelar di Aula Stikes Rajekwesi Bojonegoro di Desa Ngumpakdalem Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro tersebut dihadiri oleh Kepala Bakesbangpol Kabupaten Bojonegoro, Drs Kusbiyanto; KBO Sat Narkoba Polres Bojonegoro, Iptu Imam Mutakim SSos MH, Perwakilan Stikes Rajekwesi, Ahmad Musaini, dan diikuti perwakilan mahasiswa dari sejumlah perguruan dinggi yang ada di Kabupaten Bojonegoro. Dalam kegiatan tersebut juga dihadirkan Narasumber Ustad Yogi Prana Izza.
 
 
 

KBO Sat Narkoba Polres Bojonegoro, Iptu Imam Mutakim SSos MH saat beri sambutan dalam Seminar Penyuluhan Narkoba dengan tema "Bahagia Tanpa Narkoba", di Aula Stikes Rajekwesi Bojonegoro. Selasa (03/12/2019)

 
Kepala Bakesbangpol Bojonegoro, Drs Kusbiyanto mengatakan bahwa dalam rangka pencegahan dan pemberantasan Narkoba, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Bakesbanpol berkeliling untuk memberikan penyuluhaan ke plosok-pelosok desa, agar masyarakat tahu dan akan bahayanya pemakai Narkoba.
 
"Narkoba tidak mengenal itu orang tua, muda, pejabat atau bos pengusaha. Siapa saja dapat terbius bilamana pemakai Narkoba." kata Drs Kusbiyanto.
 
Drs Kusbiyanto juga mengungkapkan bahwa saat ini transaksi narkoba banyak dilakukan melalui handphone (HP),
karena semua ada di situ.
 
"Sambil ngopi tinggal pencet aja, apa yang diperlukan dan dibutuhkan akan mudah didapat hanya melalui HP." kata Drs Kusbiyanto
 
 
 
Sementara itu, Ustad Yogi Prana Izza mengatakan, mengawali paparannya menyampaikan bahwa slogan Indonesia Emas 2045, adalah impian negara indonesia menjadi negara unggul dan maju, melebihi negara negara yang lain. Harapan tersebut akan menemui kendala manakala generasi muda Indonesia banyak yang menggunakan narkoba.
 
Menurutnya, ada 3 dampak yang akan terlihat nyata akibat Narkoba, yang pertama yaitu dampak ekonomi, di mana diperkirakan kerugian mencapai 250 trilyun, dan peredar narkoba tidak kurang dari 6 ton setiap minggu. Kedua kerugian jiwa, kurang lebih 30-50 orang diperkirakan tewas tiap hari karena Narkoba.
 
"Dan yang ketiga adalah hancurnya karakter bangsa akibat penyalahgunaan narkoba tersebut." kata Ustad Yogi Prana Izza.
 
 
 
KBO Sat Narkoba Polres Bojonegoro, Iptu Imam Mutakim SSos MH, dalam peperannya menjelaskan beberapa jenis narkotika. Menurutnya narkotika terdiri dari zat atau obat dari tanaman atau bukan tanaman dan sintetis atau semi sintetis. Narkotika dapat menurunkan atau merubah kesadaran, mengurangi rasa nyeri dan dapat menimbulkan ketergantungan, antara ganja, heroin (PTW), extacy, sabu-sabu, cocain, opium, dan morphin.
 
"Ada 5 dampak psikologis akibat narkoba yaitu, lamban kerja dan ceroboh, hilang kepercayaan diri, agitatif, tidak fokus dan merasa tertekan hingga menyakiti diri sendiri." kata Iptu Imam Mutakim.
 
Pada kesempata tersebut, Iptu Imam Mutakim mengungkapkan bahwa pihaknya termotivasi untuk pembentukan Satgas Anti Narkoba di sekolah, kampus, RT dan RW, serta Intansi Pemerintah dan Swasta.
 
"Ancaman Narkoba tidak hanya pada tataran fisik semata, tetapi sebenarnya sudah menjangkau pada wilayah paling fundamental dan krusial yaitu psikologis dan karakter." kata Iptu Imam Mutakim. (dan/imm)
 
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Opini

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Pernahkah Anda terbangun di suatu pagi, menatap cermin, dan menyadari bahwa garis-garis halus di wajah bukan sekadar tanda penuaan, melainkan ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Bojonegoro - Berakhirnya fase pengembangan Proyek Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) pada 2021 menjadi titik balik bagi ratusan pemuda Desa Bandungrejo, ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

1786035474.2088 at start, 1786035474.9914 at end, 0.78263401985168 sec elapsed