News Ticker
  • Tekan Angka Pernikahan Dini dan Stunting, Ratusan Remaja di Sekitar Blok Cepu Dibekali Edukasi Kesehatan Reproduksi
  • 7 Agustus dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca di Bojonegoro 7 Agustus 2026
  • Kemenag Siapkan 90 Buku PAI dan Bahasa Arab Gratis untuk Siswa Madrasah, Bisa Diunduh Secara Digital
  • Pemprov Jatim Gulirkan Pemutihan Pajak Kendaraan Selama Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Insentif Khusus
  • Kecelakaan di Kalitidu, Bojonegoro, Seorang Pemotor Luka Berat
  • Waspada Early-Onset Cancer, Kasus Kanker pada Dewasa Muda Terus Melonjak di Berbagai Negara
  • Perkuat Gayatri dan Tekan Anak Tidak Sekolah, TP PKK Bojonegoro Gelar Kunjungan Kerja Terpadu di Ngambon
  • Respons Cepat Laporan Warga, Pemkab Bojonegoro Hentikan Aktivitas Galian Tanah Tanpa Izin di Trucuk
  • Sinergi Lindungi Remaja, Bojonegoro Ubah Tantangan ‘Cyberbullying’ Jadi Gerakan Digital Sehat
  • 6 Agustus dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca di Bojonegoro 6 Agustus 2026
  • Bantuan CSR Jumbo dan Bibit Ternak Gratis Bakal Digelontorkan untuk 4.000 Petani Hutan Blora
  • Umbi Kimpul Jadi Sorotan Netizen, Dokter Gizi Ungkap Manfaat Sekaligus Kelompok yang Harus Membatasi
  • Pemprov Jatim Gandeng Maroko Perkuat Kerja Sama Strategis Mulai Perdagangan hingga Smart City
  • Warga Kesongo Kedungadem Bersemangat Ikuti Senam Line Dance Bersama Satgas TMMD dan Dinpora
  • Faiz Jundan, Siswa SLB Negeri Gunungsari Baureno yang Wakili Jatim di Ajang LKS Diksus Nasional
  • Pemkab Bojonegoro Dorong Siswa Bijak dan Kritis Manfaatkan Teknologi AI
  • 05 Agustus dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca 5 Agustus 2026 di Bojonegoro
  • Pemkab Blora dan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Resmi Jalin Kerja Sama Pembangunan Daerah
  • Kisah Sukses Aringga Bayu Puspita, Pemuda Kepohbaru Kembangkan Usaha Aqiqah Hingga Luar Daerah
  • Pemprov Jatim Tanggung Seluruh Biaya Pengobatan Korban Kebakaran KM Mutiara Sentosa II
  • Bahaya Konsumsi Mi Instan Berlebih: Tinggi Natrium dan Berpotensi Picu Hipertensi
Upacara Peringatan HUT RI dan Kunduran Pitulasan Karnaval 2019 di Blora Berjalan Meriah

HUT ke-74 RI

Upacara Peringatan HUT RI dan Kunduran Pitulasan Karnaval 2019 di Blora Berjalan Meriah

Blora - Upacara peringatan detik-detik proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia dan pengibaran bendera merah putih dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) tahun 2019 di Kecamatan Kunduran Blora berlangsung meriah.
 
Selain upacara peringatan detik-detik proklamasi, panitia sudah menyusun agenda yang menjadi tradisi warga setempat yaitu Kunduran Pitulasan Carnaval 2019 yang diisi sejumlah rangkaian kegiatan agar tampil lebih menarik dan menarik antusias warga sekitar.
 
 
 

Kemeriahan Kunduran Pitulasan Carnaval 2019, Sabtu (17/08/2019)

 
Upacara detik-detik proklamasi kemerdekaan RI ke-74 berjalan lancar dan khidmat, selain tamu undangan, warga sekitar berbondong-bondong datang ke lapangan untuk menyaksikan upacara detik-detik proklamasi kemerdekaan RI ke-74.
 
 
Dalam rangka merawat khasanah tradisi perayaan Tujuh Belasan, segenap elemen masyarakat Kunduran didukung oleh pemerintah Kecamatan Kunduran meluncurkan Kunduran Pitulasan Carnaval 2019. Kegiatan ini merupakan  rangkaian acara yang diadakan dalam rangka peringatan kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus.
 
 
 

Kemeriahan Kunduran Pitulasan Carnaval 2019, Sabtu (17/08/2019)

 
Camat Kunduran, Hartanto Wibowo SIP MSi mengucapkan terimakasih kepada pemuda di Kecamatan Kunduran, yang sudah punya ide kreatif seperti ini.
 
"Selain upacara detik-detik proklamasi kemerdekaan RI ke-74, disejumlah lokasi juga disediakan stan yang diantaranya kuliner rakyat atau jajan pasar gratis, juga dengan adanya parade barongan yang diarak dan pentas di depan peserta upacara Tujuh Belas-an di Lapangan." tutur Hartanto Sabtu (17/08/2019)
 
 
Hartanto  menjelaskan sejumlah kegiatan tersebut merupakan kerjasama dari pemerintah kecamatan dan segenap elemen masyarakat Kunduran .
 
"Ini sangat bagus untuk, terutama wilayah Kunduran. Harapan saya ke depan ada peningkatan yang lebih baik untuk hal hal yang lain, tidak hanya kuliner dan parade barongan. Dan pemuda kunduran bisa menjadi contoh untuk pemuda pemuda di kecamatan yang lain, pada khususnya di Kabupaten Blora," kata Hartanto.
 
 
 
 

Kemeriahan Kunduran Pitulasan Carnaval 2019, Sabtu (17/08/2019)

 
Drs Yusman MPd.I salah satu anggota panitia mengugkapkan bahwa penyelenggaraan acara tersebut didesain untuk mewadahi segenap unsur masyarakat. Tentu dengan mempertimbangkan semangat dan esensi dari acara itu sendiri, yaitu sebuah wujud dari partisipatoris masyarakat.
 
"Saya kira kegiatan ini sudah bagus. Adik-adik pemuda mau turut ambil bagian dan mengkreasi pelaksanaan upacara Tujuh Belas-an. Yang sebenarnya sudah rutin diadakan. Di tangan pemuda pemuda ini, upacara Tujuh Belas-an dikonsep sehingga mampu menjadi tontonan yang menghibur sekaligus merawat tradisi. Jadi jika ada yang perlu diperbaiki, tahun depan mungkin akan lebih baik." ujar Drs Yusman MPd.
 
 
Tabah Sutrisno (37), seorang perantau Jakarta asli Kunduran mengaku, bahwa dirinya sengaja memilih balik kampung bertepatan dengan acara Tujuh Belas-an ini.
 
"Sebenarnya sudah biasa menonton acara Tujuh Belas-an. Tapi untuk tahun ini sepertinya lebih ramai. Peserta parade barongan lebih banyak. Lebih tertata. Ada jajan pasar gratis juga. Gak rugi lah, sengaja balik. Jadi untuk tahun depan berharap bisa lebih meriah." ujar Tabah Sutrisno.
 
 
 

Kemeriahan Kunduran Pitulasan Carnaval 2019, Sabtu (17/08/2019)

 
Sigit (38), seorang warga Kunduran yang kini menetap di Semarang, mengajak keluarga kecilnya untuk pulang sejenak ke Kunduran demi menikmati romansa Pitulas-an yang tidak asing baginya.
 
"Acara seperti ini sudah ada sejak saya masih kecil. Ini sekarang sengaja mengajak anak dan istri untuk pulang sebentar agar tahu tradisi perayaan di sini. Yang dengar dengar lebih diterkonsep." tutur sigit
 
 
Pada perayaan 17 Agustus tahun-tahun sebelumnya, mampu menarik sekitar 8 ribu penonton. Sedangkan acara Kunduran Pitulasan Karnaval 2019 ini, jumlah penonton lebih banyak. Selain itu, acara ini juga menggerakan ekonomi lokal, serta mampu merawat sekaligus menjadi etalase bagi produk lokal di masa yang akan datang, seperti, produk kesenian, produk kuliner, dan produk kerajinan masyarakat lokal yang lain. (teg/imm)
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Opini

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Pernahkah Anda terbangun di suatu pagi, menatap cermin, dan menyadari bahwa garis-garis halus di wajah bukan sekadar tanda penuaan, melainkan ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Bojonegoro - Berakhirnya fase pengembangan Proyek Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) pada 2021 menjadi titik balik bagi ratusan pemuda Desa Bandungrejo, ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

1786070423.153 at start, 1786070426.1233 at end, 2.9702219963074 sec elapsed