News Ticker
  • Kementerian Agama Raih Popular Government Institutions Award 2026 dari The Iconomics
  • Panduan Aman Mengonsumsi Psyllium Husk untuk Bantu Lancarkan Pencernaan
  • Pemprov Jatim Salurkan Tali Asih untuk Keluarga Pahlawan Nasional dan Perintis Kemerdekaan
  • Dukung Produktivitas Petani, Pemkab Bojonegoro Salurkan 526 Ton Pupuk NPK Tembakau
  • 8 Agustus dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 8 Agustus 2026
  • Investasi Ratusan Juta, Gen Z di Bojonegoro Ini Serius Tekuni Budidaya Buah Melon
  • Tingkat Kesadaran Meningkat, Tim Gabungan Tidak Temukan Rokok Ilegal di Ngraho Bojonegoro
  • Duta Genre Bojonegoro Diharapkan Jadi Garda Terdepan Edukasi Teman Sebaya
  • Ariezta dan Zahra Terpilih Jadi Duta Genre Bojonegoro 2026
  • Sambut HUT ke-81 RI, Pemprov Jatim Gulirkan Pemutihan Pajak Kendaraan dan Diskon Khusus Ojol Hingga Buruh
  • Tekan Angka Pernikahan Dini dan Stunting, Ratusan Remaja di Sekitar Blok Cepu Dibekali Edukasi Kesehatan Reproduksi
  • 7 Agustus dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca di Bojonegoro 7 Agustus 2026
  • Kemenag Siapkan 90 Buku PAI dan Bahasa Arab Gratis untuk Siswa Madrasah, Bisa Diunduh Secara Digital
  • Pemprov Jatim Gulirkan Pemutihan Pajak Kendaraan Selama Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Insentif Khusus
  • Kecelakaan di Kalitidu, Bojonegoro, Seorang Pemotor Luka Berat
  • Waspada Early-Onset Cancer, Kasus Kanker pada Dewasa Muda Terus Melonjak di Berbagai Negara
  • Perkuat Gayatri dan Tekan Anak Tidak Sekolah, TP PKK Bojonegoro Gelar Kunjungan Kerja Terpadu di Ngambon
  • Respons Cepat Laporan Warga, Pemkab Bojonegoro Hentikan Aktivitas Galian Tanah Tanpa Izin di Trucuk
  • Sinergi Lindungi Remaja, Bojonegoro Ubah Tantangan ‘Cyberbullying’ Jadi Gerakan Digital Sehat
  • 6 Agustus dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca di Bojonegoro 6 Agustus 2026
  • Bantuan CSR Jumbo dan Bibit Ternak Gratis Bakal Digelontorkan untuk 4.000 Petani Hutan Blora
Tim Dewan Ketahanan Nasional Kunjungi Bojonegoro

Tim Dewan Ketahanan Nasional Kunjungi Bojonegoro

Oleh Imam Nurcahyo

Bojonegoro - Anggota Dewan Ketahanan Nasional (Watannas) pada Selasa (28/08/2018) lakukan kunjungandi Kabupaten Bojonegoro. Menurut rencana, rombongan tersebut akan melakukan serangkaian kegiatan selama beberapa hari di Kabupaten Bojonegoro dan kedatangan rombongan tersebut diterima oleh Pj Sekertaris Daerah Kabupaten Bojonegoro, Yayan Rohman AP MM, di lantai 7 Gedung Pemkab Bojonegoro.

Kelima anggota Watannas yang hadir diantaranya, Mayjen TNI Aris Martono Haryadi, Kolonel Czi Rido Hermawan MSc, Ir Hadian Ananta Wardana CES, Kolonel lnf Judi Paragina Firdaus MSc, Kolonel Czi Budi Irawan SIP MSi dan Kombes Pol Yulias SIK.

 

Kolonel Czi Rido Hermawan MSc, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kunjungan di Bojonegoro tersebut untuk melihat kondisi secara umum.

“Ada hal yang menjadi penting yakni membuat program emas biru yakni perikanan di laut dan daratan dan emas hijau, yaitu pertanian, perkebunan dan lingkungan hidup.” jelas Kolonel Czi Rido Hermawan MSc.

Sejarah mencatat bahwa nusantara sangat kaya akan rempah-rempah, sehingga banyak bangsa luar yang datang bumi nusantara, termasuk ke Bojonegoro. Kejayaan masa lalu akan rempah-rempah mampu menjadikan daya tarik, sehingga Watannas mengembangkan rempah-rempah untuk kejayaan bangsa sendiri.

Khusus Bojonegoro dari dulu dikenal dengan kejayaan kayu jati dan tembakau. Selain itu Bojonegoro juga terkenal dengan daerah banjir. Lalu bagaimana mengelola banjir dan sumber daya air ini mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dan Bojonegoro juga dikenal sebagai daerah rawan kekeringan yang rawan pula terjadi kebakaran.

“Watannas menyadari bahwa semua tidak bisa diatasi oleh daerah namun perlu campur tangan dari pemerintah pusat.” terangnya.

Kolonel Czi Rido Hermawan MSc juga menyinggung tentang pembangunan kawasan industri di Bojonegoro dalam mengelola sumber daya alam agar menjadi barang yang bermanfaat dan memiliki nilai ekonomis. Namun menurutnya, banyak eksplorasi yang menimbulkan dampak lingkungan, salah satunya pencemaran dan dampak ikutan lainnya.  

“Selain itu, dampak ekonomi juga harus dipertimbangkan.” pesannya

Pj Sekertaris Daerah Kabupaten Bojonegoro Yayan Rohman AP MM dalam sambutannya berharap bahwa kedatangan tim Watannas tersebut dapat menjadi dampak positif bagi Bojonegoro.

Kepada tim wantanas, Yayan Rohman AP MM menjelaskan bahwa 40 persen wilayah Bojonegoro adalah hutan dan di Kabupaten Bojonegoro terdapat 12 anak sungai yang bermuara di Sungai Bengawan Solo .

“Kabupaten Bojonegoro memiliki cadangan minyak dan gas yang mensuplai 20 persen cadangan minyak dan gas nasional.” jelas Yayan Rohman AP MM.

Yayan Rohman juga menyampaikan bahwa laju pertumbuhan penduduk di Bojonegoro adalah 0,11 persen dan penyebaran penduduk mencapai 567 jiwa per kilometer persegi, dengan titik pusat masih di perkotaan. Sementara Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Bojonegoro pada tahun 2016 sebesar 68,06. Sedangkan untuk layanan pendidikan, Angka Partisipasi Kasar (APK) dan Angka Partisipasi Murni (APM), menunjukkan trend naik.

“Dengan kedatangan watannas kami harap akan memberikan manfaat untuk kelestarian hutan, ketersediaan air bersih dan kelangsungan cadangan minyak nasional serta agro bisnis yang lain.” harap Yayan Rohman AP MM.

Tim Setjen Wantannas menurut rencana akan mengadakan pengkajian daerah di wilayah Jawa Timur, untuk mendapatkan informasi terakhir terkait dengan kondisi ketahanan nasional secara umum di daerah, yang meliputi aspek politik, hukum, ekonomi, sosial, pertahanan-keamanan.

Khusus di wilayah Kabupaten Bojonegoro dan Kabupaten Tuban, titik berat peninjauan adalah sembilan program pemerintah, di antaranya pengembangan potensi pertambangan minyak, lingkungan hidup, Daerah Aliran Sungai (DAS) Bengawan Solo serta pariwisata, termasuk kondisi infrastruktur. (red/imm)

Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Opini

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Pernahkah Anda terbangun di suatu pagi, menatap cermin, dan menyadari bahwa garis-garis halus di wajah bukan sekadar tanda penuaan, melainkan ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Bojonegoro - Berakhirnya fase pengembangan Proyek Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) pada 2021 menjadi titik balik bagi ratusan pemuda Desa Bandungrejo, ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

1786193670.2879 at start, 1786193670.7415 at end, 0.45354580879211 sec elapsed