News Ticker
  • Jumlah Penumpang Stasiun Bojonegoro Naik 8 Persen, Puluhan Ribu Orang Gunakan Layanan KA Selama Juli 2026
  • Ribuan Warga Meriahkan Malam Festival Ayam Panggang Ledok Kulon
  • Studi Terbaru Ungkap Kaitan Pola Makan Tinggi Lemak dengan Risiko Kanker Usus
  • Komunitas Arisan Sampah Mapak di Bojonegoro Gelar Kampanye Pilah Sampah dan Kreasi Daur Ulang Botol
  • Jelang Pembukaan Kembali, Perhutani dan Pemdes Deling Matangkan Persiapan Wisata Negeri Atas Angin
  • Pemkab Bojonegoro dan DPRD Sepakati Struktur Anggaran Perubahan 2026 Senilai Triliunan Rupiah
  • Pastikan Keselamatan Perjalanan, KAI Daop 8 Surabaya Turun Langsung Cek Jalur dan Fasilitas Stasiun Bojonegoro
  • 09 Agustus dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 09 Agustus 2026
  • Kementerian Agama Raih Popular Government Institutions Award 2026 dari The Iconomics
  • Panduan Aman Mengonsumsi Psyllium Husk untuk Bantu Lancarkan Pencernaan
  • Pemprov Jatim Salurkan Tali Asih untuk Keluarga Pahlawan Nasional dan Perintis Kemerdekaan
  • Dukung Produktivitas Petani, Pemkab Bojonegoro Salurkan 526 Ton Pupuk NPK Tembakau
  • 8 Agustus dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 8 Agustus 2026
  • Investasi Ratusan Juta, Gen Z di Bojonegoro Ini Serius Tekuni Budidaya Buah Melon
  • Tingkat Kesadaran Meningkat, Tim Gabungan Tidak Temukan Rokok Ilegal di Ngraho Bojonegoro
  • Duta Genre Bojonegoro Diharapkan Jadi Garda Terdepan Edukasi Teman Sebaya
  • Ariezta dan Zahra Terpilih Jadi Duta Genre Bojonegoro 2026
  • Sambut HUT ke-81 RI, Pemprov Jatim Gulirkan Pemutihan Pajak Kendaraan dan Diskon Khusus Ojol Hingga Buruh
  • Tekan Angka Pernikahan Dini dan Stunting, Ratusan Remaja di Sekitar Blok Cepu Dibekali Edukasi Kesehatan Reproduksi
  • 7 Agustus dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca di Bojonegoro 7 Agustus 2026
  • Kemenag Siapkan 90 Buku PAI dan Bahasa Arab Gratis untuk Siswa Madrasah, Bisa Diunduh Secara Digital
Kemarau Panjang Sedulur Sikep Butuh Bantuan Pembangunan Jaringan Air Bersih

Kemarau Panjang Sedulur Sikep Butuh Bantuan Pembangunan Jaringan Air Bersih

Oleh Priyo SPd

Blora - Hujan memang sudah mulai turun, namun itu belum membuat sumur milik masyarakat sedulur sikep (samin) di Dukuh Karangpace Desa Klopoduwur masih belum ada airnya dan masih mengering. Sumur peninggalan Mbah Samin Engkrek yang selama ini dijadikan sumber air kebutuhan sehari-hari masyarakat setempat mulai makan, minum dan keperluan MCK itu tampak tidak ada airnya.

Terletak di bawah pohon trembesi besar, sekitar 300 meter sebelah selatan Pendopo Sedulur Sikep (Samin) Klopoduwur, sumur sedalam 5 meter ini sudah tidak mampu mengaliri rumah-rumah penduduk di sekitarnya. Warga harus mencari sumber air lainnya yang jaraknya lebih jauh.

Sesepuh Sedulur Sikep Karangpace Mbah Lasiyo mengatakan, saat kemarau seperti ini dirinya dan beberapa warga di sekitarnya mengalami kesulitan dalam mendapatkan air bersih. Ia berharap ada bantuan pembangunan sumber air bersih untuk wilayah perkampungannya.

“Sumur peninggalan Mbah Samin Engkrek itu empat bulan lalu dibangunkan tampungan, tower dan pipanisasi oleh PT GMM Bulog. Tetapi karena saat ini airnya habis, ya tidak bisa mengalir,” ucap Mbah Lasiyo jika diterjemahkan dalam Bahasa Indonesia saat di temui di Karangpace Klopoduwur.

Untuk mengatasi kekeringan ini, pihaknya bersama beberapa warga mencoba mencari sumber air lainnya yang debitnya besar. Ternyata ada sumber dengan debit besar di hutan yang letaknya agak jauh, tepatnya di hutan Pos Ngodo Desa Temengeng Kecamatan Jepon, yang berjarak sekitar 3 km dari Karangpace.

“Kami berharap Pemerintah bisa membantu pembangunan jaringan air bersih dari hutan Pos Ngodo menuju Karangpace. Sehingga saat kemarau seperti ini tidak terjadi kekeringan lagi,” lanjutnya.

Wakil Bupati Blora H Arief Rohman MSi saat bersilahturahmi ke Karangpace, Klopoduwur langsung memberikan arahan terkait permintaan bantuan pembangunan jaringan air bersih di perkampungan sedulur sikep itu.

“kami mencoba komunikasikan dimana ada sumber mata air yang baik,” jelasnya.

Dalam kunjungannya tersebut Arief Rohman dengan ditemani Mbah Lasiyo dan beberapa sedulur sikep menyempatkan diri untuk meninjau sumur peninggalan Mbah Engkrek yang selama ini digunakan sebagai sumber penghidupan dalam hal pemenuhan air bersih.

“Sumurnya memang kering dan tidak ada airnya, sehingga butuh dicarikan solusi agar sedulur sikep disini bisa mendapatkan air bersih. Menurut keterangan Mbah Lasiyo, ada sumber di hutan Pos Ngodo Desa Temengeng, masuk wilayah hutan KPH Cepu. Coba nanti kita komunikasikan dengan Adm Perhutani KPH Cepu agar diijinkan membuat jaringan air bersih dari sana,” ucap Arief Rohman.

Ia pun langsung menghubungi Adm Perhutani KPH Cepu guna meminta izin pembangunan jaringan air bersih dari wilayah Ngodo ke Karangpace Klopoduwur.

“Pak Adm Perhutani KPH Cepu sudah mengijinkan secara lesan. Nanti administrasinya biar dibantu oleh Bappeda (Badan Perencanaan Pembangunan Daerah). Tolong Mbah Lasiyo dan sedulur disini sabar nggih, nanti kalau ada tim dari Bappeda yang akan melakukan survey mohon didampingi ke lapangan,” terangnya.

Sekadar diketahui kebutuhan air bagi sedulur sikep sangatlah penting. Terlebih kawasan ini ditetapkan sebagai desa wisata budaya, sehingga infrastruktur pengairannya harus bagus untuk menunjang kegiatan pariwisata, selain untuk kebutuhan pokok sehari hari. (teg/moha)

Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Opini

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Pernahkah Anda terbangun di suatu pagi, menatap cermin, dan menyadari bahwa garis-garis halus di wajah bukan sekadar tanda penuaan, melainkan ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Bojonegoro - Berakhirnya fase pengembangan Proyek Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) pada 2021 menjadi titik balik bagi ratusan pemuda Desa Bandungrejo, ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

1786278024.0873 at start, 1786278024.483 at end, 0.39572906494141 sec elapsed