News Ticker
  • Lulusan Bootcamp MC Dinpora Bojonegoro Sukses Unjuk Gigi di Berbagai Event Nasional
  • Kabar Baik bagi Penikmat Kopi, Peneliti Ungkap Minum Kopi Aman dan Sehat untuk Jantung
  • Sedekah Bumi Warga Kelurahan Sumbang, Gelar Pengajian Umum dan Bazar UMKM
  • BAZNAS RI dan Pemprov Jatim Perkuat Sinergi Pengelolaan Zakat untuk Pengentasan Kemiskinan
  • Petani Bojonegoro Terima Bantuan Alsintan hingga Asuransi Tani
  • 24 Juli dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 24 Juli 2026
  • Pemkab Bojonegoro Gelar Media Gathering, Ajak Jurnalis Kenalkan Potensi Daerah
  • Kenalkan Nilai Integritas Sejak Dini, 320 Siswa Baru SMPN 1 Baureno Ikuti Edukasi Anti Korupsi Saat MPLS
  • Polres Blora Tangkap Pengoplos Elpiji Bersubsidi di Kunduran
  • Dinsos Bojonegoro Gandeng Kemenag dan LAZ Perkuat Jaring Pengaman Sosial
  • Proyeksi APBD Bojonegoro 2027 Mencapai Rp 5,1 T, Pemkab Fokus Optimalisasi Kemandirian Fiskal
  • 23 Juli dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 23 Juli 2026
  • Olahraga Makin Kalcer Pakai On Headband Original dari Blibli
  • Bupati Bojonegoro Salurkan Bantuan Saprotan ke 99 Kelompok Tani
  • Penyebab Mengapa Warga RI Tak Banyak yang Berumur Panjang
  • Disnakkan Bojonegoro Gelar Bimtek GAYATRI Serentak untuk 242 KPM di Tiga Lokasi
  • Gelar Peralatan Kebencanaan Jatim 2026 Dipusatkan di Pantai Pancer Door Pacitan
  • Penerimaan DBH SDA Bojonegoro Tahap III Tahun 2026 Tembus Rp 377,16 Miliar
  • Dorong IKM Tembus Pasar Global, Dekranasda Bojonegoro Gelar Pembinaan dan Gandeng FEB UMM
  • 22 Juli dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca di Bojonegoro 22 Juli 2026
  • Masyarakat Desa Sudu, Gayam, Bojonegoro Targetkan Bisa Kelola Sampah Se-Kecamatan
Festival Wisata Buah dan Sayuran di Galeri Bengawan Trucuk, Upaya Menuju Petani Mandiri

Festival Wisata Buah dan Sayuran di Galeri Bengawan Trucuk, Upaya Menuju Petani Mandiri

Bojonegoro – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro terus berkomitmen kuat menggenjot pengembangan sektor destinasi wisata berbasis potensi kearifan lokal sebagai motor penggerak roda ekonomi kemandirian masyarakat. Langkah taktis tersebut ditandai dengan dibukanya secara resmi gelaran Festival Wisata Buah dan Sayuran yang dipusatkan di Objek Wisata Galeri Bengawan, Kecamatan Trucuk, Minggu (05/07/2026) kemarin.

Perhelatan festival edukatif yang dibuka langsung oleh Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, ini merupakan hasil kerja sama sinergis antara jajaran Pemkab dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bojonegoro. Selain diproyeksikan sebagai ajang promosi wisata daerah, agenda ini sekaligus bertindak sebagai etalase besar dalam memasarkan hasil panen pertanian serta produk-produk unggulan berskala desa.

Dalam sambutan taktisnya, Wabup Nurul Azizah memberikan penekanan khusus bahwa kawasan Objek Wisata Galeri Bengawan ke depan tidak boleh hanya sekadar beroperasi sebagai tempat hiburan wisata musiman biasa. Destinasi wisata tepi sungai ini didorong kuat agar mampu menjelma menjadi sumber pendapatan asli desa yang berkelanjutan dalam jangka panjang.

Menurut Wabup, indikator terwujudnya pilar kemandirian fiskal tingkat desa dapat diukur apabila sebuah tempat pengelolaan destinasi wisata sudah sanggup membiayai operasional, menghasilkan pendapatan bersih, serta mengelola pos belanjanya secara mandiri tanpa harus terus-menerus bergantung pada kucuran stimulus atau bantuan dana dari pemerintah pusat maupun daerah.

“Kemandirian fiskal adalah galeri ini mampu beroperasi, memperoleh pendapatan, kemudian mengelola belanjanya sendiri,” tegas Nurul Azizah di hadapan para tamu undangan.

Guna mewujudkan hal tersebut, orang nomor dua di jajaran Pemkab Bojonegoro ini mengusulkan sebuah strategi taktis agar kawasan Galeri Bengawan dihidupkan secara berkala setiap hari Minggu pagi. Adapun konsep yang diusulkan adalah dengan mengintegrasikan aktivitas senam kebugaran bersama, pasar murah yang menjajakan buah dan sayuran segar langsung dari kebun petani, hingga bazar produk UMKM lokal. Langkah stimulasi berkala ini diyakini sangat ampuh untuk mengundang daya tarik kunjungan wisatawan sekaligus menjaga denyut nadi perputaran ekonomi warga sekitar.

“Strategi ini juga sebagai solusi untuk menyebarkan titik-titik pusat keramaian baru daerah agar tidak hanya berpusat di kawasan perkotaan saja. Dengan demikian, aktivitas ekonomi diharapkan dapat tumbuh merata dan berputar hingga ke tingkat kecamatan dan pelosok desa,” imbuh Nurul Azizah memaparkan arah kebijakan.

Di samping fokus membedah penguatan sektor pariwisata berbasis desa, pada kesempatan yang sama Wabup Nurul Azizah juga memanfaatkan momentum untuk menegaskan kembali komitmen Pemkab Bojonegoro terhadap keberlanjutan dua sektor program prioritas daerah, yakni klaster jaminan kesehatan dan sektor pertanian.

Pada pilar kesehatan, Pemkab Bojonegoro memastikan sistem jaminan layanan kesehatan gratis melalui skema BPJS Universal Health Coverage (UHC) akan tetap diposisikan berjalan optimal agar hak pelayanan medis seluruh lapisan masyarakat Bojonegoro dapat terlayani secara inklusif dan merata.

Melalui keberhasilan penyelenggaraan Festival Wisata Buah dan Sayuran ini, sinergi lintas sektor antara dinas terkait, pihak pengelola wisata, pemerintah desa, dan elemen petani diharapkan dapat terjalin semakin kokoh. Sinergitas yang kuat ini diproyeksikan mampu mengakselerasi perluasan pasar pertanian lokal Bojonegoro, menaikkan kelas ekonomi pelaku UMKM, serta mempercepat perwujudan kemandirian ekonomi desa yang tangguh dan berkelanjutan.

Reporter: Tim Redaksi
Editor: Mohamad Tohir
Publisher: Mohamad Tohir
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Opini

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Pernahkah Anda terbangun di suatu pagi, menatap cermin, dan menyadari bahwa garis-garis halus di wajah bukan sekadar tanda penuaan, melainkan ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Bojonegoro - Berakhirnya fase pengembangan Proyek Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) pada 2021 menjadi titik balik bagi ratusan pemuda Desa Bandungrejo, ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

1784877404.9842 at start, 1784877405.7391 at end, 0.75492596626282 sec elapsed