News Ticker
  • Dorong Digitalisasi Pendidikan, PGRI Bojonegoro Luncurkan Program PGRI POWER dan Gerakan Guru Mahir Koding-AI
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 6 September 2026
  • Sesosok Mayat Laki-Laki Ditemukan di Kalitidu, Bojonegoro
  • Kejar Integrasi Data Bansos, Pemcam Purwosari Bojonegoro Jemput Bola Pendaftaran IKD ke Desa-Desa
  • Pemprov Jatim Susun Raperda Transportasi Terintegrasi, Layanan Trans Jatim Bakal Terhubung ke Stasiun Hingga Pelabuhan
  • Inspiratif, Warga Kanor Bojonegoro Manfaatkan Lahan Belakang Rumah untuk Ternak Ayam Petelur Mandiri
  • Studi Ilmiah Ungkap Konsumsi Kopi Rutin Efektif Menekan Risiko Penyakit Kronis dan Perpanjang Usia Harapan Hidup
  • Pasar Kota Bojonegoro Bertransformasi Jadi Pasar Semi-Modern Tiga Lantai, Berfasilitas Eskalator Hingga Ramah Disabilitas
  • Film Operasi Pesta Copet, Sisi Gelap di Tengah Riuk Pesta Musik
  • 05 September dalam catatan Sejarah
  • Cuaca Bojonegoro 5 September 2026
  • Peringati HUT ke-28, IJTI Bojonegoro Bersama TNI dan BPBD Salurkan Air Bersih di Tlogohaji Sumberrejo
  • Cara Unik Sekolah Dasar di Bojonegoro Edukasi Pengelolaan Sampah
  • Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana, DWP Bojonegoro Ikuti Bimtek Srikandi Tangguh Bencana secara Virtual
  • Luas Tanam Tembakau di Bojonegoro Tembus 15 Ribu Hektare, Harga Rajangan Kering Tembus Rp48 Ribu per Kg
  • Pemkab Bojonegoro Paparkan Rencana Revitalisasi Ruang Publik dan Pasar Kota dalam Dialog Sapa Bupati
  • Tanamkan Kesadaran Pajak Sejak Dini, KPP Madya dan Pratama Gresik Gelar Sosialisasi di Sekolah Rakyat Terintegrasi 1
  • Peringati HUT ke-28, IJTI Pantura Raya Bersama TNI-Polri Salurkan 30 Ribu Liter Air Bersih di Tuban
  • Revitalisasi Sejumlah Ruang Publik di Kota Bojonegoro, Upaya untuk Tingkatkan Aktivitas Ekonomi Kerakyatan
  • Tembus Pasar Estetik, Perajin Anyaman Desa Gapluk Purwosari Kreasikan Keranjang Mini Telur Gayatri
  • Petugas Inseminasi Buatan Asal Kasiman Ini Wakili Bojonegoro dalam Lomba Tingkat Provinsi
  • Peringati Maulid Nabi di Pendopo, Bupati Wahono Minta ASN Bojonegoro Kedepankan Ketulusan Melayani
  • Kejar Target Kepemilikan KIA, Pemerintah Kecamatan Purwosari Gelar Layanan Jemput Bola ke Sekolah
  • Tiga Siswa Bojonegoro Terima Penghargaan dari Bupati Usai Lolos Paskibraka Nasional dan Provinsi
Sumari, Kuli Panggul di Blora Naik Haji Tahun Ini Setelah 20 Tahun Sisihkan Uang Receh

Sumari, Kuli Panggul di Blora Naik Haji Tahun Ini Setelah 20 Tahun Sisihkan Uang Receh

Blora – Keteguhan hati Sumarno, seorang buruh panggul di Pasar Tunjungan, Kabupaten Blora, menjadi bukti nyata bahwa keterbatasan ekonomi bukanlah penghalang untuk menunaikan ibadah haji. Pria berusia 63 tahun tersebut dijadwalkan terbang ke Baitullah pada 5 Mei 2026 mendatang setelah konsisten menabung selama 20 tahun dari hasil peluh keringatnya di pasar.

Sejak tahun 1985, Sumarno menggantungkan hidupnya sebagai manol atau kuli panggul. Setiap pagi, mulai pukul 06.00 hingga 09.00 WIB, ia bergelut dengan beban berat di pundaknya demi upah harian yang berkisar antara Rp30.000 hingga Rp40.000. Dari penghasilan yang tergolong pas-pasan tersebut, ia secara disiplin menyisihkan sedikit demi sedikit uangnya untuk mewujudkan impian spiritualnya.

Meski niatnya sempat dipandang sebelah mata oleh lingkungan sekitar, pria asal Desa Tunjungan ini tetap bergeming pada pendiriannya.

“Ada yang bilang waktu itu buat makan aja susah kok pengen naik haji, Saya kan minat naik haji, jadi saya terus berusaha,” terangnya, Selasa (14/04/2026) kemarin.

Setiap hari, Sumarno konsisten memisahkan uang sebesar Rp4.000 hingga Rp5.000 untuk dimasukkan ke dalam tabungan hajinya. Baginya, setiap rupiah yang disisihkan adalah langkah kecil menuju panggilan suci yang telah ia idamkan selama berpuluh-puluh tahun.

“Dari hasil itu, saya sisihkan Rp4.000 sampai Rp5.000 setiap hari untuk ditabung. Niatnya memang untuk haji,” jelasnya.

Perjalanan spiritualnya sebenarnya sempat menemui rintangan saat pandemi Covid-19 melanda dunia. Sumarno seharusnya dijadwalkan berangkat pada tahun 2023, namun regulasi pembatasan usia dan kuota saat itu membuatnya harus menunda impian tersebut.

“Segala persiapan sudah hampir matang, namun pandemi Covid-19 memaksa pemerintah melakukan pembatasan, dan jadwal keberangkatan pun tertunda,” imbuhnya.

 

Sumarno mencoba memakai kain ihrom dibantu isterinya. 20 tahun menyisihkan uang hasil pekerjaannya sebagai kuli panggul di Blora. Aset : Istimewa.

 

Kesabaran itu akhirnya berbuah manis tahun ini. Rasa syukur mendalam dirasakan Sumarno saat namanya resmi masuk dalam daftar jamaah yang akan berangkat. Namun, kebahagiaan itu sedikit terasa berbeda karena ia harus berangkat tanpa sang istri.

“Sangat senang, karena impian saya tiap kerja jadi keturutan. Alhamdulillah tahun ini bisa berangkat ke tanah suci,” tuturnya.

Meski sang istri belum bisa mendampingi dalam perjalanan suci kali ini, Sumarno merasa dukungan dari keluarga sudah lebih dari cukup untuk memantapkan langkahnya.

“Berangkat sendiri karena istri belum siap. Meski begitu, dukungan keluarga tetap mengalir deras,” ucapnya.

Menjelang hari keberangkatan pada awal Mei mendatang, tidak ada persiapan khusus yang dilakukan oleh sang kuli panggul ini. Fokus utamanya saat ini hanyalah menjaga kondisi badan agar tetap bugar saat menjalani rangkaian ibadah di Arab Saudi.

“Saya cuma berdoa supaya diberi kesehatan dan kemudahan selama di Tanah Suci nanti,” tuturnya singkat.

Blora sendiri tergabung dalam gelombang kedua keberangkatan haji 2026 yang terbagi ke dalam tiga kelompok terbang. Sebanyak 788 jamaah calon haji asal Blora akan diberangkatkan melalui kloter 44, 45, dan 46 yang merupakan gabungan dengan jamaah asal Kabupaten Rembang.(red/toh)

 

Reporter: Tim Redaksi
Editor: Mohamad Tohir
Publisher: Mohamad Tohir
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Opini

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Pernahkah Anda terbangun di suatu pagi, menatap cermin, dan menyadari bahwa garis-garis halus di wajah bukan sekadar tanda penuaan, melainkan ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Bojonegoro - Berakhirnya fase pengembangan Proyek Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) pada 2021 menjadi titik balik bagi ratusan pemuda Desa Bandungrejo, ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

1788665932.4028 at start, 1788665935.0108 at end, 2.6080451011658 sec elapsed