News Ticker
  • Dari Pakaian, Buku, hingga 29.000 Pohon: PNM Perluas Makna Pemberdayaan di Masyarakat Akar Rumput
  • Kecelakaan di Padangan, Bojonegoro, Seorang Pemotor Anak Meninggal Dunia
  • Pengendara Motor Tewas Tertabrak Truk di Kalitidu Bojonegoro
  • Ratusan Anak TK Bojonegoro Ramaikan Festival Hari Anak Nasional
  • Stasiun Bojonegoro Layani Ribuan Penumpang Selama Libur Iduladha 2026
  • Gubernur Jatim Pimpin Tanam Tebu Serentak di Kediri demi Akselerasi Swasembada Gula
  • Komite Ekraf Siapkan Bojonegoro Art Circle Dua Hari, Panggung Teater dan Workshop Boneka Gratis
  • Jalan Kaki Sehat, Tapi Hindari 5 Kesalahan Ini agar Manfaatnya Maksimal
  • PNM Tebar Syukur, Salurkan Hewan Kurban ke Warga Desa
  • Mas Bambang, Sapi Kurban Banpres Prabowo untuk Warga Bojonegoro Disalurkan Melalui Ponpes Modern Al Fatimah
  • Bukan Hanya Kurangi Limbah Pakaian, RE3 FOR-E PNM Turut Alirkan Manfaat bagi Usaha Nasabah Laundry
  • PLN Nusantara Power Tanjung Awar-Awar Dorong Kemandirian Ekonomi Perempuan Lewat Program Perluasan UMKM Permata
  • Cara Cerdas Petani Bojonegoro Menguatkan Ekonomi Keluarga
  • Ungu Sajikan 12 Lagu, Mulai Hatiku Hampa hingga Seperti Mati Lampu
  • Band Lokal Hangatkan Panggung Harmony 3 Dekade BPR Bojonegoro Sebelum Ungu Naik Panggung
  • Tabrakan Vario Vs Smash di Jalan PUK Sugihwaras – Balen, Bojonegoro, Satu Orang Meninggal
  • PNM Siapkan Mental Wirausaha 2.700 Siswa SMK Se-Indonesia Lewat PNM Mengajar
  • Industri Migas Berdampingan dengan Pertanian, Bojonegoro Kokohkan Posisi Lumbung Pangan Terbesar Kedua di Jatim
  • Band Ungu Bakal Tampil di Stadion Letjen H Soedirman Bojonegoro, Sabtu 23 Mei 2026
  • 22 Mei dalam Sejarah
  • Avanza Tabrak Isuzu Elf dan Motor di Dander, Bojonegoro, 4 Orang Luka-Luka
  • Sinergi PLN dan Dinsos Jatim Hadirkan Layanan Omah Terapi-KU untuk Kelompok Rentan
  • Disperinaker Bojonegoro Gelar Kelas Karir Gratis untuk Sarjana Muda, Hadirkan Coach Priyo Lelaki
Hadir di Pekan Batik Daerah, Omzet Perajin Batik di Bojonegoro Binaan EMCL Melonjak

Hadir di Pekan Batik Daerah, Omzet Perajin Batik di Bojonegoro Binaan EMCL Melonjak

Bojonegoro - Pekan Batik Daerah Budaya Bangsa membawa berkah bagi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Bojonegoro. Seperti yang dialami perajin Batik dari Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.
 
Pada pameran batik yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro itu, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) membuka stan batik untuk UMKM Batik Kristal Jaya Desa Ringintunggal, Batik Al-falah Desa Gayam, PRIMA Rajut Desa Bonorejo, dan batik ecoprint.
 
 
Selama empat hari dari 5-8 Juni 2024, para perajin batik binaan EMCL itu mampu menarik ratusan pengunjung setiap harinya. Meski harus melewati beberapa stan lain, pengunjung antusiasme pengunjung sangat tinggi.
 
“Setiap hari kami cukup kewalahan melayani pengunjung,” ucap Siswanto dari Pusat Inkubasi Bisnis (PIB) Bojonegoro yang menjadi koordinator para UMKM binaan EMCL. Senin (10/06/2024).
 
Meski kewalahan, Siswanto mengaku senang karena omzet penjualan para UMKM binaan EMCL ini meningkat. Bahkan peningkatannya cukup signifikan bisa mencapai lima kali lipat dari biasanya. Belum termasuk beberapa pesanan setelah kegiatan.
 
Terlebih ketika Penjabat Bupati Bojonegoro, Andriyanto mengunjungi stan batik UMKM binaan EMCL. Dia mengapresiasi produk-produk yang ditampilkan.
 
“Ini sangat baik, harus didukung terus pemasarannya,” ucapnya.
 
 

Suasana stan batik binaan ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) pada kegiatan Pekan Batik Daerah Budaya Bangsa di Bojonegoro. (Aset: Istimewa)

 
Andriyanto juga memberi arahan kepada semua jajaran pemerintahan di wilayahnya untuk membeli produk yang ditampilkan perajin selama pameran. Arahan ini direspons Pemerintah Kecamatan Gayam yang mewadahi wilayah UMKM binaan EMCL.
 
“Saya langsung beli 20 potong motif terbaru,” ucap Camat Gayam, Palupi Hadi Ratih Dewanti.
 
Camat juga membuat edaran kepada seluruh kepala desa di wilayah Kecamatan Gayam untuk membeli batik dari stan UMKM binaan EMCL. Menurutnya, akan menjadi kebanggaan tersendiri bagi Pemerintah dan warga Kecamatan Gayam jika batiknya diproduksi oleh tetangga sendiri.
 
“Produk batiknya tidak kalah bagus dari batik-batik terkenal. Ini menjadi kebanggaan tersendiri,” ujarnya.
 
 
Palupi juga menekankan bahwa beli batik di stan UMKM binaan EMCL sebagai bentuk dukungan terhadap UMKM Kecamatan Gayam. Sebab, kata dia, pembangunan ekonomi daerah didukung dengan meningkatnya usaha UMKM.
 
Pekan Budaya Batik ini sendiri merupakan kegiatan perdana untuk meningkatkan UMKM Batik Bojonegoro. Pameran juga diisi oleh perajin batik dari beberapa kabupaten di Jawa Timur dan Jawa Tengah.
 
 
 
Festival batik dengan tema "Batiku, Batikmu Batik Kita Semua" ini dibuka oleh Pj Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono.
 
Menurut Pj Gubernur, Kabupaten Bojonegoro selangkah lebih maju dalam Pekan Batik.
 
“Saya memakai Batik Bojonegoro. Bojonegoro memang batiknya cerah dan mudah-mudahan membawa keberkahan untuk kita semua,” tutur Pj Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono. (red/imm)
 
 
Editor: Imam Nurcahyo
Publisher: Imam Nurcahyo
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Opini

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Pernahkah Anda merasa paling benar setelah memenangkan debat di kolom komentar? Atau merasa paling sukses saat melihat angka di saldo ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

1780651002.1773 at start, 1780651010.9804 at end, 8.8030390739441 sec elapsed