News Ticker
  • Turun Rp 45.000, Harga Emas Antam Hari Ini Rp 3.023.000 per Gram
  • Pemkab Bojonegoro Meriahkan Safari Ramadan di Sumberrejo dengan Pasar Murah
  • Review Film The Secret Agent, Kisah Ketidakpastian yang Mencekam
  • Tegaskan Bebas Pungutan di Jembatan TBB Ngraho, Pemkab Bojonegoro Pasang Portal Demi Lindungi Aset
  • Jatim Jadi Episentrum Mudik 2026, Menhub dan Khofifah Matangkan Kesiapan Angkutan Lebaran
  • Naik Rp 40.000, Harga Emas Antam Hari Ini jadi Rp 3.068.000 per Gram
  • Menjaga Lambung Tetap Nyaman, Inilah Waktu Terbaik Konsumsi Kopi Selama Jalankan Ibadah Puasa
  • Selama Bulan Ramadan, CFD di Alun-Alun Bojonegoro Sementara Ditiadakan
  • Viral Dugaan Pungli di Jembatan TBB Ngraho, Bojonegoro, Polisi Lakukan Patroli
  • Harga Emas Antam Awal Pekan Ini Kembali Naik Rp 16.000 jadi Rp 3.028.000 per Gram
  • Kabar Duka! Sesepuh Sedulur Sikep Blora, Mbah Pramugi, 'Ganti Sandangan'
  • Sejumlah Sopir Truk Diduga Dimintai Uang saat Melintas di Portal Jembatan TBB, Ngraho, Bojonegoro
  • Kakek 82 Tahun di Ngasem, Bojonegoro Ditemukan Meninggal di Bawah Jembatan
  • Seorang Perempuan Penderita Sakit Lumpuh di Sumberrejo, Bojonegoro Meninggal Terbakar
  • Kembali Naik Rp 68.000, Harga Emas Antam Akhir Pekan Ini Tembus Rp 3 Juta per Gram
  • Harga Emas Antam Hari Ini Kembali Naik Rp 28.000 jadi Rp 2.944.000 per Gram
  • Check-out Sekarang, Pay Later, Film Komedi Tentang Potret Satir Jeratan Pinjol
  • Pemkab Bojonegoro Matangkan Rencana Jalan Lingkar Selatan Terintegrasi Flyover, Target Mulai Tahap Desain Detail 2026
  • Pegiat Lingkungan Bojonegoro Kolaborasi Ekspedisi Pencarian Anggrek Larat Hijau di Hutan
  • Naik Rp 38.000, Harga Emas Antam Hari Ini Rp 2.916.000 per Gram
  • Harga Daging Ayam Ras dan Telur Masih Tinggi di Atas Acuan, Pemerintah Bantah Imbas Program MBG
  • Kapolres Bojonegoro Pimpin Upacara Sertijab Kasat Reskrim dan Kasat Lantas
  • Turun Rp 40.000, Harga Emas Antam Hari Ini Rp 2.878.000 per Gram
  • Seorang Pemuda Terduga Pelaku Curanmor asal Lamongan Diamankan Warga Kepohbaru, Bojonegoro
KKN Mahasiswa IAIN Kudus Berantas Buta Aksara Al – Quran di Desa Pedalaman Hutan Blora

KKN Mahasiswa IAIN Kudus Berantas Buta Aksara Al – Quran di Desa Pedalaman Hutan Blora

Blora - Tim Nawasena dari KKN-IKMB IAIN Kudus, menggelar program kerja dalam upaya mengentaskan buta aksara Al-Quran di Desa Jatiklampok,Kecamatan Banjarejo, Kabupaten Blora, hari ini Jumat (15/09/2023). Kegiatan ini menyasar ibu-ibu dengan usia antara 30 hingga 70 tahun.

Indana Lu'liatul dan Amalia Zahroul Afifah Penanggungjawab kegiatan ini mengatakan walaupun berada di sebuah desa kecil, semangat mereka untuk terus belajar memperdalam ilmu agama tidak pernah surut, meski di umur yang terbilang sudah lanjut usia.

"Ide ini muncul berdasarkan usulan dan kesepakatan dari ibu-ibu yang aktif dalam kegiatan pengajian di desa ini," jelasnya, Jumat (15/09/2023).

Menurutnya kegiatan ini memiliki fokus utama pada penguatan ibadah, dimulai dari niat wudhu, praktik sholat dan membaca Al Qur'an.

"Selain praktik sholat, kegiatan ini juga memfokuskan pada bacaan, tajwid dan makharijul huruf Al-Qur'an, dan diselingi dengan tanya jawab fiqih ibadah dan fiqih wanita. Yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari," ujarnya.

Senada dengan Indana, Amalia, sesama penanggungjawab dalam kegiatan ini menjelaskan tujuan diadakannya kegiatan ini, diharapkan agar masyarakat semakin tahu tentang bacaan sholat dengan baik dan benar. Serta sedikit dapat memahami akan arti dan makna bacaan sholat itu sendiri.

" kami Tim KKN Nawasena akan terus berupaya maksimal dalam mendukung pendidikan agama di Desa Jatiklampok, dengan tujuan agar aksara Al-Quran tidak lagi menjadi hal yang asing bagi warga desa ini. Semoga usaha ini akan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat desa serta mengokohkan nilai-nilai keagamaan," harapnya.

Sementara itu Ibu Sutrisni, salah satu peserta pelatihan mengaku senang dengan adanya kegiatan seperti ini.

" Rasanya sudah lama sekali desa ini tidak ada anak KKN di desa ini, kayanya 7 tahun lebih kayanya, Alhamdulillah tahun ini ada KKN, semangat anak-anaknya luar biasa. Kami senang diajari ngaji, mbak-mbak yang ngajari juga tekun dan sabar," ujarnya.

Rofiq Addiansyah, Dosen Pembimbing Lapangan Mahasiswa Tim Nawasena memberi apresiasi kepada mahasiswanya,

"Walau kegiatan KKN anak-anak ditengah hutan, mereka benar-benar semangat melakukan pengabdian. Tidak hanya anak-anak yang mereka berdayakan, tapi semua kelompok umur menjadi sasaran pemberdayaan. Termasuk salah satunya pemberantasan buta aksara Al Qur'an ini," pungkasnya. (teg/toh)

Reporter: Priyo, S Pd

Editor: Mohamad Tohir

Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Opini

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka ?

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka ?

Surabaya - Ketegangan perang dagang (trade war) antara Amerika Serikat dan China kembali memanas pada tahun 2025. Situasi ini seperti ...

Wisata

Berikut ini Rangkaian Acara Peringatan Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 Tahun 2025

Hari Jadi Bojonegoro Ke-348

Berikut ini Rangkaian Acara Peringatan Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 Tahun 2025

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, telah mengagendakan sejumlah acara untuk memperingati Hari Jadi Kabupaten Bojonegoro (HJB) ke-348 yang jatuh ...

1772012500.0619 at start, 1772012500.4367 at end, 0.37480807304382 sec elapsed