News Ticker
  • Targetkan Kategori Nindya di 2026, Pemkab Bojonegoro Matangkan Persiapan Verifikasi Lapangan Kabupaten Layak Anak
  • Seorang Laki-Laki di Kanor, Bojonegoro Aniaya Ibu Kandungnya Hingga Meninggal
  • PC GP Ansor Bojonegoro Berangkatkan 126 Banser ke Muktamar NU ke-35 di Jombang
  • Pemprov Jatim Komitmen Tuntaskan TPG Rp274,57 Miliar dan Siapkan Bantuan Pendidikan 50 Ribu Siswa
  • Edukasi Bahaya Merokok di SMP Muhammadiyah 06 Sugihwaras, Perkuat Penerapan KTR di Bojonegoro
  • 26 Agustus dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 26 Agustus 2026
  • Sosialisasikan Sistem Desil DTSEN, Anggota DPRD Bojonegoro Natasha Devianti Imbau Warga Rutin Pemutakhiran Data
  • IJTI Pantura Raya Kecam Intimidasi Perwira Polresta Tuban Terhadap Jurnalis
  • Kue Harga Seribuan di Padangan Ini Beromzet Puluhan Juta, Tembus Pasar Luar Daerah
  • Mekanisme Kerja Pelembab dan Solusi Medis untuk Bibir Kering
  • Cetak Generasi Qur'ani, Pemkab Bojonegoro Buka Pendaftaran Seleksi MTQ 2026
  • Tingkatkan Akurasi Bansos, Pemkab Bojonegoro Sosialisasi Digitalisasi Perlinsos dan IKD
  • 25 Agustus dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 25 Agustus 2026
  • Inilah Alasan di Balik Gerakan Pilah Sampah Warga Desa Sudu, Kecamatran Gayam, Bojonegoro
  • Ajang Kreativitas Lokal, Lomba Layang-Layang Hias 3D Bupati Blora Cup 2026
  • FKUB Bojonegoro Gelar Doa Lintas Agama untuk Keselamatan Bangsa dan Pemimpin
  • 24 Agustus dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 24 Agustus 2026
  • Jelang Libur Peringatan Maulid Nabi, Ribuan Pelanggan Diproyeksikan Memadati Stasiun Bojonegoro
  • Jatuh dan Terlindas Truk, Pemotor di Baureno, Bojonegoro Meninggal Dunia
  • Potensi Budaya Lokal Margomulyo Terangkat lewat Pendaftaran HaKI Batik Lelaku Sulur Wungu
  • Gramedia Bojonegoro dan Perpus Jenggala Hadirkan Penulis Mahfud Ikhwan, Bagikan Pengalaman Berkarya
Proyek ECW Jambaran Tiung Biru Baru 44 Persen, PT PP Akui Kendala Lahan

Proyek ECW Jambaran Tiung Biru Baru 44 Persen, PT PP Akui Kendala Lahan

Oleh Piping Dian Permadi 

Bojonegoro Kota - Proyek Early Civil Work (ECW) lapangan unitisasi gas Jambaran Tiung Biru (JTB) hingga akhir Mei 2017 ini tercatat baru mencapai 44 persen. Pihak PT Pembangunan Perumahan (PP) selaku kontraktor utama dari Pertamina EP Cepu mengaku adanya kendala pembebasan lahan mengakibatkan lambatnya pengerjaan proyek ini.

Mengenai pembebasan lahan milik masyarakat tersebut, hal itu menjadi domain dari Pertamina EP Cepu (PEPC) yang bakal menjadi operator utama di proyek JTB. PEPC sudah memberikan komitmen akan melakukan penyelesaian dengan segera atas ganti rugi lahan milik masyarakat di sana.

"Sekarang 44 persen, target sampai Desember akhir tahun ini, sebenarnya tidak ada kemoloran, jadi kita kendala lahan belum dibebaskan sekarang sudah tuntas," kata Projects Control Manajer PT PP Akhil Fitantao Senin (29/05/2017).

Kendala pembebasan lahan ini diakui Akhlis berada di spot atau titik-titik tertentu. Melalui komunikasi dengan pihak PEPC pihaknya yakin bakal segera terselesaikan.

Pekerjaan yang dilakukan oleh PT PP saat ini tinggal menyisakan urukan dan bangunan yang tergolong bangunan kecil.

Disinggung mengenai adakah tunggakan pembayaran terhadap kontraktor lokal, Akhlis menjelaskan bahwa dukungan dana dari PT PP sendiri tergantung dari kemampuan pusat. Mengenai hal itu PT PP sudah menjelaskannya kepada pihak Pemkab Bojonegoro, langsung kepada bupati beserta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

"Untuk tagihan (invoice,red) kita netralkan dengan pemerataan pembayaran kepada kontraktor, sudah kita jelaskan ke asisten ll, bupati, dan kepala Disperinaker," jelas Akhlis.

Menurutnya, dana dari pusat sangat terbatas oleh karena itu pihaknya mensiasati dengan pemerataan pembayaran. Kata dia pusat tidak bisa mengalokasikan anggaran besar secara langsung. "Kita manut dari Jakarta, Jakarta ngasih berapa," imbuhnya.

Dia menambahkan ada sekitar 30 kontraktor skala kecil yang digandeng PT PP selama ini dan ada sekitar 20 kontraktor skala besar. Beberapa ada yang sudah menerima pembayaran secara utuh dan beberapa lagi baru sebagian dibayar.

Pihaknya juga mengaku sudah berkomitmen kepada pemkab mengenai permasalahan ini. Harapannya hingga proyek selesai keadaan tetap aman dan kondusif.

"Kalau kontraktor lokal kontraknya dengan PT PP sendiri, urusan dengan PEPC itu PT PP lain lagi," pungkasnya. (pin/kik)

Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Opini

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Pernahkah Anda terbangun di suatu pagi, menatap cermin, dan menyadari bahwa garis-garis halus di wajah bukan sekadar tanda penuaan, melainkan ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Bojonegoro - Berakhirnya fase pengembangan Proyek Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) pada 2021 menjadi titik balik bagi ratusan pemuda Desa Bandungrejo, ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

1787761079.8062 at start, 1787761080.0905 at end, 0.28432607650757 sec elapsed