Kue Harga Seribuan di Padangan Ini Beromzet Puluhan Juta, Tembus Pasar Luar Daerah
Selasa, 25 Agustus 2026 15:00 WIBOleh Tim Redaksi
Bojonegoro - Kreativitas dan efisiensi produksi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Bojonegoro kian menunjukkan hasil positif. Usaha kue milik Tika yang berlokasi di Jalan Diponegoro, Kecamatan Padangan, sukses mencuri perhatian lewat konsep jualan jajanan serba Rp1.000 per buah dengan skala produksi masif.
Meski baru berjalan sekitar tiga bulan, usaha ini berhasil memproduksi 30 ribu hingga 35 ribu buah kue setiap hari. Dengan volume penjualan yang selalu habis terserap pasar, omzet atau pendapatan kotor yang diraup diperkirakan mencapai Rp30 juta hingga Rp35 juta per hari sebelum dipotong biaya operasional.
“Semua kue harganya seribu rupiah. Alhamdulillah, kami produksi 30 sampai 35 ribu jajanan setiap hari dan habis,” ungkap Tika, Selasa (25/08/2026)
Berbagai varian kue seperti donat, roti, kukis, brownies, hingga risol diproduksi setiap hari dengan dibantu oleh 20 orang tenaga kerja lokal. Pembeli tidak hanya berasal dari wilayah Bojonegoro, tetapi juga merambah hingga Cepu, Solo, dan Yogyakarta. Tika mengaku sengaja mempertahankan harga murah karena efisiensi dari skala produksi yang besar.
Kehadiran toko kue ini mendapat respons hangat dari masyarakat setempat. Salah seorang pembeli, Rina, mengaku puas karena dapat membeli variatif jajanan berkualitas dengan harga yang jauh lebih miring dibandingkan di kawasan perkotaan.
Keberhasilan usaha kue seribuan ini menjadi bukti nyata bahwa inovasi dan keberanian mengambil strategi harga terjangkau mampu menggerakkan roda ekonomi daerah sekaligus membuka lapangan kerja bagi warga sekitar Padangan.






























