Potensi Budaya Lokal Margomulyo Terangkat lewat Pendaftaran HaKI Batik Lelaku Sulur Wungu
Minggu, 23 Agustus 2026 12:00 WIBOleh Tim Redaksi
Bojonegoro - Kekayaan budaya dan potensi alam di Desa Margomulyo, Kecamatan Margomulyo, Kabupaten Bojonegoro terus didorong agar memiliki nilai tambah serta perlindungan hukum. Pemerintah Desa bersama mahasiswa KKN PINTAR Unugiri 2026 Kelompok 39 resmi mencatatkan Hak Kekayaan Intelektual atas motif Batik Lelaku Sulur Wungu karya warga setempat, Adinda Putri Febri Susanti.
Mahasiswa KKN PINTAR UNUGIRI Kelompok 39 Sandrianto menjelaskan, motif batik tersebut tidak sekadar mengambil inspirasi visual dari tanaman uwi ungu, tetapi juga menyerap ajaran filosofis pitutur luhur masyarakat Samin Margomulyo, yaitu sabar, trokal, narimo, serta ora iri, drengki, srei, lan dahwen.
Penggambaran sulur uwi yang merambat melambangkan nilai trokal atau semangat pantang menyerah. Sementara ornamen daun dan motif potongan uwi melambangkan kesabaran serta proses pertumbuhan. Hasil panen yang diterima menggambarkan sikap narimo atau rasa syukur, sedangkan susunan motif ceplok menunjukkan kemampuan beradaptasi. Adapun ornamen rumput pendukung mencerminkan sifat tidak iri dan dengki terhadap sesama.
“Proses pengusulan HaKInya tahapannya observasi bentuk fisik tanaman, kemudian wawancara dengan sesepuh Samin, pembuatan desain, hingga penyempurnaan filosofi motif,” kata Sandrianto.
Adapun Penyerahan Surat Pencatatan Ciptaan HaKI diserahkan bertepatan dengan momentum Kirab Bendera Merah Putih dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Dusun Jepang.
Camat Margomulyo Joko Tri Cahyono mengapresiasi tinggi kontribusi nyata mahasiswa KKN Unugiri dalam mengangkat serta melindungi karya budaya warga lokal.
“Harapannya, Batik Lelaku Sulur Wungu ini dapat terus dikembangkan, dikenalkan lebih luas, dan menjadi identitas serta kebanggaan masyarakat Margomulyo,” kata Joko Tri Cahyono.
Reporter: Tim Redaksi
Editor: Mohamad Tohir
Publisher: Mohamad Tohir































