Khofifah Desak Pusat Segera Cairkan Dana TKD Rp1,3 Triliun, Ada Alokasi TPG Guru Rp276 Miliar
Jumat, 21 Agustus 2026 12:00 WIBOleh Tim Redaksi
Bojonegoro - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendesak pemerintah pusat untuk segera mencairkan dana Transfer ke Daerah (TKD) yang masih tertunda sebesar Rp1,3 triliun. Dari total dana tunda salur tersebut, terdapat alokasi sebesar Rp276 miliar untuk Tunjangan Profesi Guru (TPG) yang mendesak untuk dibayarkan.
"Pemprov Jatim telah menerima transfer Rp19 miliar. Namun, angka itu masih jauh dibandingkan dana tunda salur yang mencapai Rp1,3 triliun. Tunda salur Rp1,3 triliun itu jauh lebih signifikan. Kami berharap yang Rp1,3 triliun itu bisa segera direalisasikan," ujar Khofifah di Jakarta, Jumat (21/08/2026).
Khofifah menegaskan bahwa pencairan dana tersebut berkaitan erat dengan pemenuhan kewajiban pemerintah daerah terhadap hak-hak para tenaga pendidik di Jawa Timur. Ia menargetkan pembayaran TPG bagi para guru dapat dirampungkan paling lambat akhir Oktober 2026.
Percepatan pencairan TKD dinilai sangat krusial agar Pemprov Jatim memiliki ruang fiskal yang cukup untuk memenuhi berbagai kebutuhan daerah yang telah dialokasikan tanpa mengorbankan pos anggaran belanja lainnya.
Di sisi lai, guna menjaga keseimbangan anggaran daerah, Pemprov Jatim terus berupaya mengoptimalkan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan tetap menjaga daya beli masyarakat.
"PAD-nya kita coba maksimalkan tanpa menambah beban masyarakat," tandas Khofifah.
Langkah percepatan ini diharapkan mendapat respon cepat dari pemerintah pusat agar proses administrasi penyaluran dana berjalan tepat waktu sehingga hak para guru di Jawa Timur tidak ikut terhambat.(red/toh)































