News Ticker
  • EMCL dan Pemkab Bojonegoro Perkuat Sinergi PPM
  • Mayat Perempuan Warga Soko, Tuban, Ditemukan Mengapung di Sungai Bengawan Solo Kasiman, Bojonegoro
  • 36 Wirausahawan Muda Meriahkan Forkab Bojonegoro 2026
  • Semarakkan HUT Ke-81 RI, Pemkab Bojonegoro Gelar Forkab 2026
  • 18 Agustus dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 18 Agustus 2026
  • Upacara HUT ke-81 RI di Blora, Bupati Arief Galang Bantuan Bencana
  • Beda Ube dan Ubi Ungu, Mana yang Lebih Sehat? Ini Penjelasan Dokter Gizi
  • Peringatan HUT ke-81 RI di Lapas Bojonegoro, 301 Warga Binaan Terima Remisi Umum
  • Sandya Dewi Janitra, Pelajar Bojonegoro Terpilih Jadi Komandan Paskibraka Jawa Timur 2026
  • 17 Agustus dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 17 Agustus 2026
  • Gelar Tasyakuran Jelang HUT Ke-81 RI, Bupati Setyo Wahono Ajak Warga Maknai Kemerdekaan Lewat Kerja Nyata
  • Terpeleset dan Jatuh ke Sisi Kanan Jalan, Pemotor di Margomulyo, Bojonegoro Meninggal Terlindas Truk
  • Ulasan Film Maju (Jejak Pahit Si Kembang Gula): Warna Baru Sinema Anak di Tengah Keterbatasan
  • Bukan Sekadar Bagi Ayam, Program Gayatri Tahap 2 di Bojonegoro Bangun Ekosistem Peternakan
  • Puluhan Pohon Jati Hilang Ditebang, Perhutani KPH Bojonegoro Sanksi Nonjob Dua Petugas
  • Bupati Setyo Wahono Resmi Pengukuhan 72 Anggota Paskibraka Bojonegoro 2026
  • Spesial HUT Ke-81 RI, Pemprov Jatim Gratiskan Layanan Bus Trans Jatim Lengkap pada 17 Agustus 2026
  • Siswa SMAN 1 Bojonegoro Fachri Akbar Triyanto Sabet Predikat Duta SMA Nasional 2026
  • 16 Agustus dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 16 Agustus 2026
  • Dokter Gizi Tegaskan Penanganan Obesitas Perlu Pendekatan Multidisiplin dan Modifikasi Gaya Hidup
  • Gubernur Khofifah Sematkan Satyalancana Karya Satya Kepada 250 ASN Pemprov Jatim
EastFood Indonesia Expo 2026, Wadah Strategis UMKM dan Industri Kuliner Perluas Pasar Global

EastFood Indonesia Expo 2026, Wadah Strategis UMKM dan Industri Kuliner Perluas Pasar Global

Jawa Timur – Pameran makanan dan minuman terbesar di Jawa Timur, EastFood Indonesia Expo 2026 resmi dibuka di Grand City Convention Hall, Surabaya pada Kamis (18/06/2026) kemarin. Ajang tahunan yang memasuki tahun ke-16 penyelenggaraan ini diproyeksikan menjadi motor penggerak kolaborasi bisnis bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah serta industri pangan nasional.

Pameran skala internasional ini akan berlangsung hingga 21 Juni 2026 mendatang dengan menghadirkan lebih dari 180 peserta dari dalam dan luar negeri. Selama empat hari penyelenggaraan, pihak panitia menargetkan dapat menyedot sekitar 20 ribu pengunjung dari berbagai kalangan.

Prosesi pembukaan ditandai dengan pengguntingan pita oleh para tamu undangan dari kementerian terkait, pemerintah daerah, hingga asosiasi pengusaha di industri makanan, minuman, ritel, dan pengemasan, termasuk salah satunya pendiri Ikatan Ahli Boga Indonesia, Dr. Dewi Motik Pramono.

Chief Executive Officer Krista Exhibitions, Daud D. Salim, mengatakan EastFood Indonesia Expo hadir sebagai wadah yang mempertemukan seluruh rantai nilai industri makanan dan minuman, mulai dari produsen bahan baku, pengolahan, pengemasan, distribusi hingga sektor pendukung lainnya.

"Kami berharap EastFood Indonesia Expo 2026 dapat menjadi katalis bagi pertumbuhan industri, memperluas jaringan bisnis, dan membuka akses pasar yang lebih besar bagi pelaku usaha nasional maupun internasional," ujar Daud.

Apalagi menurut Daud, penyelenggaraan tahun ini menjadi lebih fokus karena sektor pengemasan yang sebelumnya tergabung dalam pameran, kini dipisahkan menjadi ajang tersendiri bertajuk Allpack Surabaya 2026 yang akan digelar pada awal Juli mendatang di lokasi yang sama.

Tahun ini, gelaran tersebut melibatkan sedikitnya 30 pelaku UMKM dari Jawa Timur dan berbagai daerah lainnya di Indonesia. Kehadiran peserta internasional dan pelaku usaha lokal diharapkan mampu membuka peluang kerja sama bisnis sekaligus memperluas akses pasar ekspor bagi produk-produk unggulan tanah air.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur, Dr. Endy Alim Abdi Nusa, menegaskan bahwa pameran ini bukan sekadar ajang promosi produk biasa, melainkan wadah strategis yang mempertemukan pelaku usaha, asosiasi, investor, distributor, pembeli, hingga mitra internasional dalam satu ekosistem industri pangan yang solid.

"Dalam konteks itulah EastFood Indonesia Expo 2026 menjadi sangat penting. Pameran ini bukan sekadar ajang promosi, tetapi menjadi wadah strategis yang mempertemukan seluruh pelaku industri untuk memperkuat ekosistem pangan dari hulu hingga hilir," kata Endy.

Menurutnya, daya saing industri makanan dan minuman saat ini tidak hanya ditentukan oleh kualitas produk semata, tetapi juga kemampuan pelaku usaha dalam beradaptasi terhadap teknologi, inovasi pengemasan, branding, sertifikasi, efisiensi produksi, serta kemampuan menembus pasar yang semakin kompetitif.

Endy juga mengapresiasi komitmen penyelenggara yang terus memberikan ruang bagi pelaku UMKM untuk tampil dalam pameran internasional. Ia menilai UMKM merupakan fondasi ekonomi daerah sekaligus bagian penting dari rantai pasok industri makanan nasional.

"Kami berharap keikutsertaan UMKM dalam EastFood Indonesia Expo 2026 tidak berhenti pada kegiatan promosi semata, tetapi mampu menghasilkan kemitraan usaha, perluasan pasar, peningkatan transaksi bisnis, bahkan membuka peluang ekspor yang nyata," ujarnya.

Selain menyuguhkan pameran produk dan teknologi terkini, ajang ini juga dimeriahkan oleh berbagai program edukatif dan kompetisi kuliner seperti Bakat Boga Challenge 2026 yang diikuti mahasiswa kuliner, siswa perhotelan, hingga chef profesional. Ada pula workshop kopi, gelato, es krim, pastry, bakery, serta master class pizza bersama chef asal Italia dengan tema Pizza Rasa Indonesia.

Kehadiran pameran akbar ini diharapkan semakin memperkuat posisi Jawa Timur sebagai hub utama industri makanan dan minuman sekaligus gerbang perdagangan penting di kawasan Indonesia Timur.

 

Editor: Mohamad Tohir

Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Opini

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Pernahkah Anda terbangun di suatu pagi, menatap cermin, dan menyadari bahwa garis-garis halus di wajah bukan sekadar tanda penuaan, melainkan ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Bojonegoro - Berakhirnya fase pengembangan Proyek Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) pada 2021 menjadi titik balik bagi ratusan pemuda Desa Bandungrejo, ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

1787075792.6102 at start, 1787075794.3726 at end, 1.7624619007111 sec elapsed