News Ticker
  • Tingkatkan Kedisiplinan Generasi Muda, 94 Peleton Pramuka Bojonegoro Ikuti Lomba Baris-Berbaris
  • Dua Kelompok Ternak Asal Bojonegoro Masuk Penilaian Agribisnis Peternakan Tingkat Jatim 2026
  • Waspadai Kerusakan Ginjal, Dokter Urologi Ingatkan Risiko Obat Herbal Hingga Vitamin C Berlebihan
  • Tingkatkan Keselamatan Pengguna Jalan, Dishub Bojonegoro Realisasikan Pemasangan Warning Light di 13 Titik
  • Dorong Program Prioritas Daerah, TP PKK Bojonegoro Tinjau Potensi Mandiri Warga Gedongarum Kanor
  • 28 Agustus dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 28 Agustus 2026
  • Siswa-Siswi SD di Bojonegoro Gelar Aksi Peduli Lingkungan
  • Tingkatkan Kapasitas Irigasi Pertanian, Dinas PU SDA Bojonegoro Rehabilitasi Embung Rowoglandang di Tambakrejo
  • Konsumsi Kopi Americano Pagi Hari Tak Efektif Pangkas Berat Badan Tanpa Defisit Kalori
  • Manfaatkan Sampah untuk Bayar PBB, Inovasi SAJAK Desa Tebon Jadi Wadah Kreativitas Lingkungan dan Edukasi Remaja
  • Diskon Hingga Bebas Tunggakan, Pemprov Jatim Masih Buka Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor Hingga Akhir Agustus
  • Pemkab Bojonegoro Gelar Bootcamp UMKM 2026 untuk 150 Pemuda, Mulai Hari Ini
  • Garis Bawahi Penataan APBDes dan BKK Desa, Pemkab Bojonegoro Dorong Efisiensi dan Tertib Pencatatan Kas
  • 27 Agustus dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 27 Agustus 2026
  • Targetkan Kategori Nindya di 2026, Pemkab Bojonegoro Matangkan Persiapan Verifikasi Lapangan Kabupaten Layak Anak
  • Seorang Laki-Laki di Kanor, Bojonegoro Aniaya Ibu Kandungnya Hingga Meninggal
  • PC GP Ansor Bojonegoro Berangkatkan 126 Banser ke Muktamar NU ke-35 di Jombang
  • Pemprov Jatim Komitmen Tuntaskan TPG Rp274,57 Miliar dan Siapkan Bantuan Pendidikan 50 Ribu Siswa
  • Edukasi Bahaya Merokok di SMP Muhammadiyah 06 Sugihwaras, Perkuat Penerapan KTR di Bojonegoro
  • 26 Agustus dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 26 Agustus 2026
  • Sosialisasikan Sistem Desil DTSEN, Anggota DPRD Bojonegoro Natasha Devianti Imbau Warga Rutin Pemutakhiran Data
Warga Nguken Manfaatkan Gas Alam Peninggalan Belanda

Warga Nguken Manfaatkan Gas Alam Peninggalan Belanda

Oleh Nasruli Chusna

Padangan – Warga Desa Nguken, Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro tidak terpengaruh dengan kenaikan harga elpiji. Sebab, mereka sudah sejak lama memanfaatkan gas alam yang ada di sekitar rumah untuk kebutuhan memasak sehari-hari.

Puluhan warga di lingkungan RT 01 RW 01 Desa Nguken, Kecamatan Padangan, memanfaatkan gas alam itu. Gas alam itu muncul di area persawahan dan di sekitar rumah. Warga mengambil gas alam itu dengan cara menyalurkannya dengan pipa atau selang dan dihubungkan ke tungku perapian.

“Ujung pipa di tungku perapian dapat mengeluarkan gas. Kemudian, kami nyalakan dan bisa dipakai untuk memasak sehari-hari. Kami sudah lama memakai gas alam ini,” ujar Ali Mukromin, 33, warga Desa Nguken.

Sumber gas alam di kampung ini sebetulnya sudah ada sejak zaman Belanda. Di sekitar lokasi munculnya gas alam itu dulunya berdiri pabrik gas Belanda. Tetapi potensi gas alam itu kemudian tidak dikembangkan lagi.

Sumber gas alam di Desa Nguken ini tidak pernah habis. Saat musim kemarau dan musim hujan sumber gas alam itu tetap ada. Hanya saja, kata Ali, saat musim hujan sumber gas alam itu sedikit mengecil.

Gas alam itu terkadang mengeluarkan bau menyengat. Saat gas alam itu dinyalakan warnanya biru kekuningan. Meski pemanfaatan gas alam itu memakai peralatan sederhana sejauh ini cukup aman dan belum pernah kejadian kebakaran.

“Dari dulu sampai sekarang belum pernah ada kejadian kebakaran. Pemakaian gas alam ini cukup aman,” ujar Ali Mukromin.

Warga lainnya yang memanfaatkan gas alam liar yang muncul di sekitar rumah ini yakni Pasiah, Suyati, dan Tri Wulandari. Mereka juga mengambil gas alam itu dari bekas sumur di sekitar rumah lalu disalurkan dengan pipa. Pipa itu kemudian tersambung sampai di dapur dan di tungku perapian. Untuk mengatur besar kecilnya api juga dibuat kran mirip seperti pemakaian kran air PDAM.

“Dari dulu kami menggunakan gas alam ini untuk memasak sehari-hari. Gas alam ini bisa terus dipakai dan seolah tidak pernah habis,” ujar Pasiah, warga Desa Nguken.

Pasiah mengaku bersyukur dia dan warga lainnya bisa memanfaatkan gas alam itu untuk kebutuhan masak sehari-hari. Sebab, warga lainnya yang memakai elpiji harus mengeluarkan uang tidak sedikit untuk membeli bahan bakar gas tersebut.

Potensi sumber gas alam di Desa Nguken ini pernah diteliti oleh peneliti dari beberapa perguruan tinggi dari Bandung dan Jakarta. Namun, berdasarkan penelitian itu diduga potensi gas alam di Desa Nguken kecil dan tersebar di beberapa titik. (rul/kik)

Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Opini

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Pernahkah Anda terbangun di suatu pagi, menatap cermin, dan menyadari bahwa garis-garis halus di wajah bukan sekadar tanda penuaan, melainkan ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Bojonegoro - Berakhirnya fase pengembangan Proyek Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) pada 2021 menjadi titik balik bagi ratusan pemuda Desa Bandungrejo, ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

1788003683.1026 at start, 1788003683.3564 at end, 0.25373601913452 sec elapsed