Peristiwa Tanah Longsor
Sungai Gandong di Purwosari, Bojonegoro Alami Abrasi, Rumah Warga Terancam Longsor
Kamis, 15 Januari 2026 16:00 WIBOleh Tim Redaksi
Bojonegoro - Akibat luapan Sungai Gandong di Desa Punggur, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Bojonegoro pada Senin (12/01/2026) lalu, mengakibatkan tebing sungai tersebut longsor.
Akibatnya, tanah pekarangan milik Karlan (61), yang berlokasi di Desa Punggur RT 001 RW 003, Kecamatan Purwosari Kabupaten Bojonegoro seluas 100 meter persegi ambles atau longsor dengan kedalaman sekitar 1,5 meter.
Tidak ada korban jiwa atau luka-luka dalam kejadian tersebut. Sementara kerugian material masih dalam pendataan pihak terkait.
Menurut keterangan korban, sebelumnya rumahnya sudah pernah dipindah dua kali karena kejadian serupa.
Dan guna menghindari terjadinya longsor susulan, pemerintah desa setempat telah berkoordinasi dengan pihak terkait guna penanganan bencana tersebut, salah satunya pengusulan plengsengan atau bronjong.
Kondisi tanah longsor di tepian Sungai Gandong di Desa Punggur, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Bojonegoro. Rabu (15/01/2026). (Aset: Istimewa)
Kapolsek Purwosari, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Subeki, dikonfirmasi awak media ini menyampaikan bahwa kronologi kejadian tersebut bermula Senin (12/01/2026) sekitar pukul 23.30 WIB, akibat curah hujan yang tinggi mengakibatkan Sungai Gandong meluap.
Akibatnya, tanah pekarangan milik Karlan, yang berada di tepian Sungai Gandong seluas kurang lebih 100 meter persegi longsor atau ambles sedalam satu setengah meter.
“Akibat amblesnya tanah tersebut mengakibatkan kandang sapi milik korban mengalami kerusakan.” tutur AKP Subeki. Kamis (15/01/2026).
Dengan adanya kejadian tersebut korban melaporkan ke pihak pemerintah desa karena setiap kali terjadi hujan deras, aliran Sungai Gandong sangat deras dan mengarah ke rumahnya.
Selain itu, berdasarkan keterangan korban bahwa rumahnya sudah pernah dipindah dua kali karena kejadian serupa.
“Korban berharap ada tindak lanjut dari Pemerintah Desa setempat untuk segera dibuatkan plengsengan atau bronjong karena masih berpotensi terjadinya longsor susulan.” kata Kapolsek.
Kondisi tanah longsor di tepian Sungai Gandong di Desa Punggur, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Bojonegoro. Rabu (15/01/2026). (Aset: Istimewa)
Masih menurut Kapolsek bahwa berdasarkan keterangan dari pihak Staf Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo, bahwa pada bulan Desember 2025 lalu pernah diusulkan pembangunan bronjong sepanjang 30 meter, namun sampai saat ini belum ada tindak lanjut.
“Tidak ada korban jiwa. Kerugian material masih dalam penghitungan pihak desa dan yang bersangkutan.” kata Kapolsek Purwosari, AKP Subeki. (red/imm)
Reporter: Tim Redaksi
Editor: Imam Nurcahyo