Peristiwa Kebakaran
Diduga Akibat Tabung Gas Elpiji Bocor, Dapur SPPG di Baureno, Bojonegoro Terbakar, 2 Pekerja Luka-Luka
Senin, 02 Februari 2026 08:30 WIBOleh Tim Redaksi
Bojonegoro - Peristiwa kebakaran menghanguskan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) program Makan Bergizi Gratis (MBG) Sumuragung 2, yang berlokasi di Dusun Grogolan, Desa Sumuragung RT 004 RW 001, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Minggu tengah malam (01/02/2026).
Akibatnya, barang-barang atau perabotan memasak yang ada di dalan dapur tersebut ludes terbakar.
Selain itu, dua orang pekerja yang berprofesi sebagai juru masak (chef) mengalami luka bakar di beberapa bagian tubuhnya sehingga langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat.
Dugaan sementara, penyebab kebakaran atau sumber api berasal dari regulator tabung gas elpiji yang bocor dan tersulut api, yang selanjutnya apinya membesar dan membakar barang-barang yang ada di dalam dapur.
Kedua pekerja yang mengalami luka-luka tersebut masing-masing Ahmad Aditya Rizki Maulana (22), warga Dusun Besari, Desa Tulungagung RT 016 RW 004, Kecamatan Baureno, yang mengalami luka bakar di bagian wajah dan tangan, dan Dani Hidayat (25), warga Dusun Dalem, Desa Kauman RT 005 RW 006, Kecamatan Baureno, yang mengalami luka bakar di bagian wajah, bahu, dan kaki.
Saat ini, kedua pekerja yang mengalami luka-luka tersebut telah dirujuk dan dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr R Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro
Petugas saat lakukan olah TKP kebakaran dapur SPPG yang berlokasi di Desa Sumuragung, Kecamatan Baureno, Bojonegoro. Senin (02/02/2026). (Aset: Istimewa)
Kapolsek Baureno, Polres Bojonegoro Ajun Komisaris Polisi (AKP) M Sholeh SH, dikonfirmasi awak media ini membenarkan bahwa telah terjadi peristiwa kebakaran SPPG proram MBG yang berlokasi di Dusun Grogolan, Desa Sumuragung, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro.
Menurut AKP M Sholeh, kronologi kejadian tersebut bermula pada awalnya salah satu pekerja bernama Ahmad Aditya Rizki Maulana, mengetahui ada suara seperti gas bocor dari arah tempat penyimpanan gas elpiji, sehingga saksi memberitahu rekannya yang bernama Dani Hidayat, yang kemudian keduanya bersama sama mengecek kondisi tabung gas elpiji tersebut. Namun tiba-tiba kebocoran gas bertambah besar dan menyebar ke area kompor untuk memasak sehingga menimbulkan kebakarn.
“Kobaran api semakin membesar dan membakar area dapur. Kemudian api menyambar kedua pekerja yang berposisi sebagai chef dapur.” tutur Kapolsek AKP M Sholeh. Senin pagi (02/02/2026).
Mengetahui kejadian tersebut, lanjut Kapolsek, rekan korban yang bernama Rizal yang di lokasi kejadian langsung memadamkan listrik dan menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran, dan tak lama kemudian petugas Dinas Kebakaran langsung datang ke lokasi kejadian untuk memadamkan api.
“Sekitar pukul 00.20 WIB Pemadam Kebakaran Pos Baureno datang dan langsung memadamkan api.” tutur Kapolsek.
Akibat kejadian tersebut korban Ahmad Aditya Rizki Maulana mengalami luka bakar di bagian wajah dan tangan. Korban segera dilarikan ke Rumah Sakit Muhammadiyah Babat, Kabupaten Lamongan. Sementara korban Dani Hidayat mengalami luka bakar di bagian wajah, bahu, dan kaki. Korban dilarikan ke Rumah Sakit Karangkembang Babat, Kabupaten Lamongan.
“Kedua korban kemudian dirujuk ke RSUD dr R Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro.” tutur Kapolsek.
Akibat kejadian tersebut barang-barang atau perabotan memasak yang ada di dala dapur tersebut ludes terbakar. “Total kerugian ditaksir mencapai 100 juta rupiah,” tutur Kapolsek AKP M Sholeh.
Petugas saat lakukan pemadaman kebakaran dapur SPPG yang berlokasi di Desa Sumuragung, Kecamatan Baureno, Bojonegoro. Senin (02/02/2026). (Aset: Istimewa)
Terpisah, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Bojonegoro, Siswoyo, melalui siaran pers menjelaskan bahwa kebakaran diperkirakan mulai terjadi kurang lebih pada Minggu (01/02/2026) pukul 23.30 WIB dan Dinas Kebakaran dan Penyelamatan Pos Baureno menerima laporan pada Senin (02/02/2026) pukul 00.30 WIB.
Setelah menerima laporan, pihaknya segera mengirimkan satu unit mobil pemadam kebakaran dari Pos Baureno, dan dibantu satu unit mobil pemadam kebakaran dari Dinas Kebakaran Kabupaten Lamongan, berikut delapan orang personel.
“Kebakaran dapat dipadamkan oleh petugas pada pukul 00.46 WIB,” kata Siswoyo.
Lebih lanjut Siswoyo berpesan kepada masyarakat, jika sewaktu-waktu terjadi peristiwa kebakaran, segera hubungi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bojonegoro atau pada pos terdekat, pada nomor telepon berikut ini.
Pos Bojonegoro Kota, Telp: 0823 3066 8443; Pos Baureno, Telp: 0811 3471 446; Pos Temayang, Telp: 0811 3471 447; Pos Padangan, Telp: 0811 3471 448; Pos Kedungadem, Telp: 0811 3487 037; Pos Sekar, Telp: 0811 3487 038; Pos Ngambon, Telp: 0811 3487 039; Pos Ngraho, Telp: 0821 3121 9971; Pos Ngasem, Telp: 0823 4943 0055; dan Pos Sumberrejo, Telp: 0823 4943 0066.
Selain itu, warga masyarakat dapat juga menghubungi Call Center pada nomor 0353 113. (red/imm)
Reporter: Tim Redaksi
Editor: Imam Nurcahyo
Publisher: Imam Nurcahyo