News Ticker
  • Sungai Gandong di Purwosari, Bojonegoro Alami Abrasi, Rumah Warga Terancam Longsor
  • Tertabrak Kereta Api Gumarang di Kalitidu, Bojonegoro, Warga Muara Enim, Sumatera Selatan Meninggal
  • Kembali Pecahkan Rekor, Harga Emas Antam Hari Ini Tembus Rp 2.675.000 Per Gram
  • 3 Hari Berturut-Turut, Harga Emas Antam Pecahkan Rekor Baru, Hari Ini Rp 2.665.000 Per Gram
  • Petani di Kepohbaru, Bojonegoro Meninggal Dunia di Sawah
  • Rekor Baru, Harga Emas Antam Hari Ini Tembus Rp 2.631.000 Per Gram
  • Indonesia Resmi Menjadi Presiden Dewan HAM PBB Tahun 2026
  • Tenggelam di Waduk, Seorang Anak di Kedungadem, Bojonegoro Meninggal
  • Pemkab Bojonegoro Pastikan Proyek Trotoar dan Drainase Tahun 2025 Sesuai Aturan
  • 5 Rumah Warga Tambakrejo, Bojonegoro Roboh Diterjang Angin, Kerugian Capai Rp 160 Juta
  • Diterjang Angin Kencang, Puluhan Rumah Warga di Ngraho, Bojonegoro Alami Kerusakan
  • Pemkab Blora Terus Dorong Perluasan Rute Trans Jateng
  • RSUD Bojonegoro Resmi Jadi Penyedia Layanan Keselamatan dan Kesehatan Kerja
  • Pemkab Bojonegoro Pasang Stiker Miskin di Rumah KPM Bansos untuk Transparansi
  • Pengalaman Kulineran Bebek THR Surabaya yang Khas dan Unik
  • Tertabrak Kereta Api Argo Bromo Anggrek, Seorang Wartawan di Baureno, Bojonegoro Meninggal
  • Gubernur Khofifah Perkuat Kerja Sama dengan Tiongkok di Bidang SDM dan Perdagangan
  • Pemasangan Stiker Miskin di Rumah KPM Bansos Bojonegoro Hampir Tuntas
  • Gubernur Jatim Tegaskan Kasus Influenza Varian Baru Masih Terkendali
  • Perkuat Sinergi, Rumah Sakit Aisyiyah Lakukan Kunjungan ke BPJS Kesehatan Bojonegoro
  • Hati-Hati! Beredar Akun Facebook Mengaku Bupati Bojonegoro, Mayarakat Diminta Waspada
  • Diduga Akibat Korsleting Listrik, Gudang Penyimpanan Solar di Balen, Bojonegoro Terbakar
  • Pingsan saat Mancing di Bendung Gerak, Warga Trucuk, Bojonegoro Meninggal di Rumah Sakit
  • Sesosok Mayat Perempuan Warga Bojonegoro Ditemukan di Sungai Bengawan Solo Soko, Tuban
Tertabrak Kereta Api Gumarang di Kalitidu, Bojonegoro, Warga Muara Enim, Sumatera Selatan Meninggal

Kecelakaan Kereta Api

Tertabrak Kereta Api Gumarang di Kalitidu, Bojonegoro, Warga Muara Enim, Sumatera Selatan Meninggal

Bojonegoro - Peristiwa orang tertemper kereta api terjadi di kilometer 108+100/200, antara Stasiun Tobo-Kalitidu, turut Desa Talok, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Kamis (15/01/2026) sekitar pukul 06.13 WIB.
 
Korban bernama Indra Saputra (29) warga Desa Gunung Megang Dalam, Kecamatan Gunung Megang, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan.
 
Sementara yang menabrak, Kereta Api Gumarang dengan nomor perjalanan 164, relasi Jakarta Pasarsenen-Surabaya Pasarturi.
 
 
Belum diketahui secara pasiti kronologi hingga korban tertabrak kereta api. Korban pertama kali ditemukan warga, tergeletak di sebelah selatan rel kereta api yang bukan merupakan perlintasan, dalam kondisi telah meninggal dunia.
 
Setelah dievakuasi, selanjutnya jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr R Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro untuk pemeriksaan lebih lanjut.
 
 

Petugas saat lakukan evakuasi jenazah korban tertabrak kereta api di Desa Talok, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Kamis (15/01/2026) (Aset: Istimewa)

 
Kapolsek Kalitidu, Polres Bojonegoro Ajun Komisaris Polisi (AKP) Saefudinuri SH, dikonfirmasi awak media ini membenarkan bahwa telah terjadi peristiwa orang tertemper kereta api di jalur antara Stasiun Tobo dan Stasiun Kalitidu, turut Desa Talok, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro.
 
“Dari hasil identifikasi, korban bernama Indra Saputra, umur 29 tahun, warga Desa Gunung Megang Dalam, Kecamatan Gunung Megang, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan,” kata AKP Saefudinuri SH.
 
Kapolsek menjelaskan bahwa kronologi kejadian tersebut bermula pada pada Kamis (15/01/2026) sekitar pukul 06.13 WIB, seorang warga desa setempat benama Pargono (50) mengetahui ada seseorang yang tergeletak di sebelah selatan rel kereta api, tepatnya di depan PT. Kobe turut Desa Talok Kecamatan Kalitidu Kabupaten Bojonegoro, yang bukan merupakan perlintasan kereta api.
 
“Mengetahui perihal tersebut selanjutnya saksi memberitahukan kepada perangkat desa setempat dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kalitidu.” tutur Kapolsek AKP Saefudinuri SH.
 
 
Kapolsek menambahkan bahwa pada saat petugas sampai di TKP, korban sudah dalam keadaan meninggal dunia. “Posisi korban saat ditemukan berada di selokan dekat jalur kereta api yang berjarak 10 meter dari lokasi korban tertabrak kereta api,” kata Kapolsek.
 
Dari hasil identifikasi diketahui ciri-ciri mayat, jenis kelamin laki-laki, menggunakan hody berwana cokelat, kaus warna hitam, dan celana kain warna hitam. Pada saku celana ditemukan uang tunai sebesar Rp 22.000, satu bungkus rokok, dan satu buah korek api, serta membawa tas ransel berwarna biru navy berisikan HP warna hitam dan charger HP.
 
“Selanjutnya jenazah korban dibawa ke RSUD dr Sosodoro Bojonegoro,” kata Kapolsek.
 
Sambil menunggu pihak keluarga, saat ini jenazah korban disimpan di Kamar Mayat RSUD dr Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro.
 
“Kami sudah menghubungi pihak keluarga untuk menyerahkan jenazah korban,” kata Kapolsek AKP Saefudinuri SH.
 
 
 
Sementara itu, Manager Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menyampaikan bahwa KAI Daop 8 Surabaya menyampaikan keprihatinan atas kejadian ini, dan turut menyampaikan belasungkawa dan keprihatinan mendalam atas kejadian ini.
 
“Penanganan telah dilakukan sesuai prosedur, dan kami mengapresiasi langkah cepat seluruh petugas di lapangan yang memastikan keselamatan perjalanan KA serta penanganan korban,” ujar Mahendro Trang Bawono, Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya.
 
Menurutnya, begitu menerima informasi, petugas segera melakukan koordinasi cepat antara masinis KA 164 KA Gumarang, petugas di Stasiun Tobo dan Stasiun Kalitidu, tim pengamanan, serta petugas jalan rel.
 
“Berdasarkan laporan Awak Sarana Perkeretaapian (ASP), rangkaian dan lokomotif KA 164 Gumarang dinyatakan dalam kondisi aman sehingga perjalanan dapat dilanjutkan kembali.” tutur Mahendro Trang Bawono.
 
 
Lebih lanjut KAI Daop 8 Surabaya kembali mengimbau masyarakat untuk tidak beraktivitas di jalur rel karena merupakan area terbatas yang sangat berbahaya.
 
“Jalur kereta api hanya diperuntukkan bagi perjalanan kereta, bukan untuk pejalan kaki maupun aktivitas lainnya. KAI secara konsisten melakukan edukasi keselamatan kepada masyarakat demi mewujudkan perjalanan kereta api yang aman, lancar, dan selamat.” kata Mahendro Trang Bawono. (red/imm)
 
 
Editor: Imam Nurcahyo
Publisher: Imam Nurcahyo
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Opini

Ibu yang Bahagia Lahirkan Anak yang Sehat

Ibu yang Bahagia Lahirkan Anak yang Sehat

Oleh dr. George David BANYAK mitos seputar kehamilan yang masih dipercaya masyarakat hingga saat ini. Di antaranya larangan bagi ibu ...

Infotorial

Wujudkan Komitmen Berkelanjutan, PEPC JTB Hijaukan Bojonegoro Melalui Aksi Nyata Peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia

Wujudkan Komitmen Berkelanjutan, PEPC JTB Hijaukan Bojonegoro Melalui Aksi Nyata Peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia

Bojonegoro Memperingati hari menanam pohon indonesia 2025, PT Pertamina EP Cepu (PEPC) Lapangan Jambaran-Tiung Biru (JTB) menegaskan komitmennya dalam menjaga ...

Wisata

Berikut ini Rangkaian Acara Peringatan Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 Tahun 2025

Hari Jadi Bojonegoro Ke-348

Berikut ini Rangkaian Acara Peringatan Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 Tahun 2025

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, telah mengagendakan sejumlah acara untuk memperingati Hari Jadi Kabupaten Bojonegoro (HJB) ke-348 yang jatuh ...

1768472300.8041 at start, 1768472301.3806 at end, 0.57648897171021 sec elapsed