News Ticker
  • Daftar Negara dengan Sistem Kesehatan Terbaik Dunia 2026 versi CEOWorld Index
  • 10 September dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 10 September 2026
  • Waspadai Bahaya Radiasi Layar Gawai, Jaga Mata Yuk!
  • Efektif Redam Kekeringan di 24 Daerah, OMC Jatim Pancing Hujan di 11 Titik Sasaran
  • Sasar Puluhan Toko di Tambakrejo, Tim Gabungan Bojonegoro Nihil Temuan Rokok Ilegal
  • Polres Bojonegoro Upayakan Restorative Justice Kasus Petani Suginanto, Perhutani KPH Padangan Tegas Menolak
  • Ki Ngesti Adi Anggoro, Dalang Muda Asal Purwosari yang Tekun Rawat Kesenian Tradisional
  • Kasus Dua Batang Kayu Jati Petani Ngraho, Lidah Tani Dorong Penyelesaian Hukum Berkeadilan
  • 09 September dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 09 September 2026
  • Diduga Ambil Dua Potong Kayu Jati Perhutani, Petani Asal Ngraho Bojonegoro Ditahan Polisi
  • Awas Salah Pilih Warna! Dokter Gigi Imbau Perawatan Pemutihan Gigi Disesuaikan Warna Kulit
  • Pemkab Bojonegoro Rehabilitasi Alun-Alun Kota, Tahap I Pembangunan Menyasar Sisi Utara
  • Tekan Risiko Karhutla dan Kekeringan, Pemprov Jatim Tebar 3,2 Ton NaCl Melalui Operasi Modifikasi Cuaca
  • Pertumbuhan Ekonomi Nonmigas Bojonegoro Triwulan II 2026 Tunjukkan Kinerja Positif
  • Peringati HUT IJTI Pantura Raya, Insan Pers dan Pemda Tekankan Akselerasi Transformasi Digital
  • Mengenal Sejarah Geologi dan Minyak Bumi di Pusat Informasi Geopark Bojonegoro
  • 08 September dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 08 September 2026
  • Kemenhan Alokasikan Rp426 M untuk Operasional dan Gaji Personel Satuan TNI Baru di Bojonegoro
  • Bulog Bojonegoro Intensifkan Pemantauan Pasar dan Penyaluran Beras SPHP di Tiga Kabupaten
  • Karhutla Hanguskan 3.800 Hektare Lahan di Jatim, Pemprov Siapkan Operasi Modifikasi Cuaca dan Penyaluran Air Bersih
  • Alternatif Olahraga Ringan Sambil Rebahan untuk Mengecilkan Perut Buncit
UMKM dan Hotel di Bojonegoro Rasakan Dampak Positif dari Event, Pelaku Usaha Harap Pemerintah Lebih Aktif Hadirkan Agenda Nasional

UMKM dan Hotel di Bojonegoro Rasakan Dampak Positif dari Event, Pelaku Usaha Harap Pemerintah Lebih Aktif Hadirkan Agenda Nasional

Bojonegoro - Industri perhotelan di Kabupaten Bojonegoro terus berupaya bertahan di tengah ketatnya persaingan dan terbatasnya agenda besar yang digelar sepanjang awal tahun 2025. Menurut para pelaku usaha, kehadiran event—terutama berskala regional dan nasional—memiliki dampak signifikan terhadap tingkat okupansi hotel dan perputaran ekonomi daerah.

Sadam, atau yang akrab disapa Sasa, Cluster General Manager Aston Bojonegoro City Hotel, menjelaskan bahwa kondisi bisnis hotel pada bulan Januari hingga Mei tahun ini mengalami tantangan yang berbeda dibanding tahun sebelumnya. Salah satunya karena adanya efisiensi anggaran di berbagai sektor.

"Awal tahun ini terasa cukup berat bagi industri perhotelan. Jika dibandingkan tahun lalu, periode bulan satu sampai lima cukup berbeda karena terjadi efisiensi anggaran," jelasnya, Kamis (20/11/2025).

Meski demikian, kata Sasa, adanya event tertentu terbukti mampu menggerakkan kembali sektor perhotelan. Salah satunya saat Event Dewa 19 digelar di Bojonegoro beberapa waktu lalu.

"Begitu ada event besar, otomatis hotel akan penuh. Pengunjung dari luar kota pasti datang dan menginap. Dampaknya langsung terasa bagi bisnis kami," ujarnya.

Sasa menyebutkan, Bojonegoro masih minim agenda yang bersifat regional, nasional, maupun internasional. Padahal, event tersebut memiliki potensi besar untuk mendatangkan wisatawan, peserta, hingga investor dari luar daerah.

"Kami butuh lebih banyak event yang mendatangkan tamu dari luar. Event besar itu bukan hanya kegiatan, tapi juga cara untuk menghadirkan perputaran uang dari luar ke daerah," tegasnya.

Menurutnya, kontribusi pemerintah saat ini masih sangat penting untuk dalam mendorong kegiatan yang memberi efek ekonomi bagi sektor perhotelan dan UMKM. Ia berharap ke depan pemerintah daerah lebih aktif dalam penyelenggaraan event yang mampu menarik kunjungan dalam skala besar.

"Harapannya, pemerintah bisa terus mengaktifkan kegiatan, terutama event nasional dan promosi yang dapat menjadi daya tarik. Promosi ke luar daerah perlu diperkuat karena banyak calon pengunjung yang sebenarnya berminat datang ke Bojonegoro," tambahnya.

Pelaku usaha perhotelan menilai, bila agenda besar rutin diselenggarakan, maka bukan hanya hotel yang merasakan manfaatnya. Sektor kuliner, transportasi, UMKM, hingga jasa kreatif juga akan turut hidup. Dengan sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan komunitas, Bojonegoro diyakini mampu menjadi destinasi event yang kompetitif di tingkat regional dan Nasional.(red/toh)

Reporter: Tim Redaksi 
Editor: Mohamad Tohir 
Publisher: Mohamad Tohir 
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Opini

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Pernahkah Anda terbangun di suatu pagi, menatap cermin, dan menyadari bahwa garis-garis halus di wajah bukan sekadar tanda penuaan, melainkan ...

Sosok

Ki Ngesti Adi Anggoro, Dalang Muda Asal Purwosari yang Tekun Rawat Kesenian Tradisional

Ki Ngesti Adi Anggoro, Dalang Muda Asal Purwosari yang Tekun Rawat Kesenian Tradisional

Bojonegoro - Di tengah gempuran arus budaya modern, kepedulian terhadap pelestarian kesenian tradisional ditunjukkan oleh Ki Ngesti Adi Anggoro, seorang ...

Infotorial

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Bojonegoro - Berakhirnya fase pengembangan Proyek Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) pada 2021 menjadi titik balik bagi ratusan pemuda Desa Bandungrejo, ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

1789010964.474 at start, 1789010964.7158 at end, 0.24171900749207 sec elapsed