News Ticker
  • Dorong IKM Tembus Pasar Global, Dekranasda Bojonegoro Gelar Pembinaan dan Gandeng FEB UMM
  • 22 Juli dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca di Bojonegoro 22 Juli 2026
  • Masyarakat Desa Sudu, Gayam, Bojonegoro Targetkan Bisa Kelola Sampah Se-Kecamatan
  • Tingkatkan Skill Wirausaha Muda, Dinpora Bojonegoro Gelar Workshop Video Promosi Berbasis Ponsel
  • Permintaan Batik Bojonegoro Meningkat
  • Slow Jogging vs Jogging Biasa, Mana Lebih Bermanfaat?
  • 21 Juli dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca di Bojonegoro 21 Juli 2026
  • Peringati World Diabetes Day 2026, IDI Bojonegoro dan PERSADIA Edukasi Masyarakat Kendalikan Diabetes
  • 20 Juli dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca 20 Juli 2026 di Bojonegoro
  • Bahas Pembangunan Pasar Kota, Komisi B DPRD Bojonegoro Desak Penuntasan Relokasi Pedagang ke Pasar Wisata
  • Diplomasi Kuliner Bupati Arief Rohman, Lontong Opor Pak Pangat Ngloram Pikat Sekjen Kementerian ESDM
  • Bahaya Mengonsumsi Mi Instan Mentah Bagi Pencernaan, Berisiko Picu Penyakit Kronis
  • Perkuat Swasembada Gula Nasional, Pemprov Jawa Timur Targetkan Pengembangan Puluhan Ribu Hektare Lahan Tebu
  • Dukung Geopark Bojonegoro, Bupati Setyo Wahono Lepas Ratusan Peserta Pembekalan Pariwisata Berkelanjutan
  • Bupati Setyo Wahono Minta Lima Kepala Desa PAW Segera Tancap Gas Bangun Desa
  • Tertimpa Pohon Tumbang, Seorang Pemotor di Balen, Bojonegoro Meninggal di Rumah Sakit
  • 19 Juli dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca di Bojonegoro 19 Juli 2026
  • Jangan Lewatkan! Nanti Malam Komunitas Dangdut Bojonegoro Siap Goyang Panggung Pantes Budal 7 di Stadion
  • Pemkab Bojonegoro Percepat Pembangunan Waduk dan Jaringan Irigasi Lintas Kecamatan
  • Fakta Kesehatan dan Tips Konsumsi MSG yang Aman
UMKM dan Hotel di Bojonegoro Rasakan Dampak Positif dari Event, Pelaku Usaha Harap Pemerintah Lebih Aktif Hadirkan Agenda Nasional

UMKM dan Hotel di Bojonegoro Rasakan Dampak Positif dari Event, Pelaku Usaha Harap Pemerintah Lebih Aktif Hadirkan Agenda Nasional

Bojonegoro - Industri perhotelan di Kabupaten Bojonegoro terus berupaya bertahan di tengah ketatnya persaingan dan terbatasnya agenda besar yang digelar sepanjang awal tahun 2025. Menurut para pelaku usaha, kehadiran event—terutama berskala regional dan nasional—memiliki dampak signifikan terhadap tingkat okupansi hotel dan perputaran ekonomi daerah.

Sadam, atau yang akrab disapa Sasa, Cluster General Manager Aston Bojonegoro City Hotel, menjelaskan bahwa kondisi bisnis hotel pada bulan Januari hingga Mei tahun ini mengalami tantangan yang berbeda dibanding tahun sebelumnya. Salah satunya karena adanya efisiensi anggaran di berbagai sektor.

"Awal tahun ini terasa cukup berat bagi industri perhotelan. Jika dibandingkan tahun lalu, periode bulan satu sampai lima cukup berbeda karena terjadi efisiensi anggaran," jelasnya, Kamis (20/11/2025).

Meski demikian, kata Sasa, adanya event tertentu terbukti mampu menggerakkan kembali sektor perhotelan. Salah satunya saat Event Dewa 19 digelar di Bojonegoro beberapa waktu lalu.

"Begitu ada event besar, otomatis hotel akan penuh. Pengunjung dari luar kota pasti datang dan menginap. Dampaknya langsung terasa bagi bisnis kami," ujarnya.

Sasa menyebutkan, Bojonegoro masih minim agenda yang bersifat regional, nasional, maupun internasional. Padahal, event tersebut memiliki potensi besar untuk mendatangkan wisatawan, peserta, hingga investor dari luar daerah.

"Kami butuh lebih banyak event yang mendatangkan tamu dari luar. Event besar itu bukan hanya kegiatan, tapi juga cara untuk menghadirkan perputaran uang dari luar ke daerah," tegasnya.

Menurutnya, kontribusi pemerintah saat ini masih sangat penting untuk dalam mendorong kegiatan yang memberi efek ekonomi bagi sektor perhotelan dan UMKM. Ia berharap ke depan pemerintah daerah lebih aktif dalam penyelenggaraan event yang mampu menarik kunjungan dalam skala besar.

"Harapannya, pemerintah bisa terus mengaktifkan kegiatan, terutama event nasional dan promosi yang dapat menjadi daya tarik. Promosi ke luar daerah perlu diperkuat karena banyak calon pengunjung yang sebenarnya berminat datang ke Bojonegoro," tambahnya.

Pelaku usaha perhotelan menilai, bila agenda besar rutin diselenggarakan, maka bukan hanya hotel yang merasakan manfaatnya. Sektor kuliner, transportasi, UMKM, hingga jasa kreatif juga akan turut hidup. Dengan sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan komunitas, Bojonegoro diyakini mampu menjadi destinasi event yang kompetitif di tingkat regional dan Nasional.(red/toh)

Reporter: Tim Redaksi 
Editor: Mohamad Tohir 
Publisher: Mohamad Tohir 
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Opini

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Pernahkah Anda terbangun di suatu pagi, menatap cermin, dan menyadari bahwa garis-garis halus di wajah bukan sekadar tanda penuaan, melainkan ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Bojonegoro - Berakhirnya fase pengembangan Proyek Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) pada 2021 menjadi titik balik bagi ratusan pemuda Desa Bandungrejo, ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

1784690665.0387 at start, 1784690665.3008 at end, 0.26213884353638 sec elapsed