News Ticker
  • Penyebab Mengapa Warga RI Tak Banyak yang Berumur Panjang
  • Disnakkan Bojonegoro Gelar Bimtek GAYATRI Serentak untuk 242 KPM di Tiga Lokasi
  • Gelar Peralatan Kebencanaan Jatim 2026 Dipusatkan di Pantai Pancer Door Pacitan
  • Penerimaan DBH SDA Bojonegoro Tahap III Tahun 2026 Tembus Rp 377,16 Miliar
  • Dorong IKM Tembus Pasar Global, Dekranasda Bojonegoro Gelar Pembinaan dan Gandeng FEB UMM
  • 22 Juli dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca di Bojonegoro 22 Juli 2026
  • Masyarakat Desa Sudu, Gayam, Bojonegoro Targetkan Bisa Kelola Sampah Se-Kecamatan
  • Tingkatkan Skill Wirausaha Muda, Dinpora Bojonegoro Gelar Workshop Video Promosi Berbasis Ponsel
  • Permintaan Batik Bojonegoro Meningkat
  • Slow Jogging vs Jogging Biasa, Mana Lebih Bermanfaat?
  • 21 Juli dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca di Bojonegoro 21 Juli 2026
  • Peringati World Diabetes Day 2026, IDI Bojonegoro dan PERSADIA Edukasi Masyarakat Kendalikan Diabetes
  • 20 Juli dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca 20 Juli 2026 di Bojonegoro
  • Bahas Pembangunan Pasar Kota, Komisi B DPRD Bojonegoro Desak Penuntasan Relokasi Pedagang ke Pasar Wisata
  • Diplomasi Kuliner Bupati Arief Rohman, Lontong Opor Pak Pangat Ngloram Pikat Sekjen Kementerian ESDM
  • Bahaya Mengonsumsi Mi Instan Mentah Bagi Pencernaan, Berisiko Picu Penyakit Kronis
  • Perkuat Swasembada Gula Nasional, Pemprov Jawa Timur Targetkan Pengembangan Puluhan Ribu Hektare Lahan Tebu
  • Dukung Geopark Bojonegoro, Bupati Setyo Wahono Lepas Ratusan Peserta Pembekalan Pariwisata Berkelanjutan
  • Bupati Setyo Wahono Minta Lima Kepala Desa PAW Segera Tancap Gas Bangun Desa
  • Tertimpa Pohon Tumbang, Seorang Pemotor di Balen, Bojonegoro Meninggal di Rumah Sakit
  • 19 Juli dalam Sejarah
Bukan Sekadar Kurban, Pekerja Blok Cepu Gotong Royong dengan Warga Sebagai Relawan

Bukan Sekadar Kurban, Pekerja Blok Cepu Gotong Royong dengan Warga Sebagai Relawan

Bojonegoro - Para pekerja Lapangan minyak Banyu Urip, Blok Cepu, membagikan 61 hewan kurban ke warga desa sekitar. Sabtu (07/06/2025).
 
Kegiatan ini tak hanya membagikan daging kurban, tetapi juga melibatkan para pekerja bersama warga dalam proses penyembelihan dan pembagian daging.
 
Inisiatif datang dari Badan Dakwah Islam (BDI) ExxonMobil Cepu Limited (EMCL). Mereka mengumpulkan hewan kurban dari seluruh pekerja di Lapangan Banyu Urip, Kedung Keris, dan FSO Gagak Rimang.
 
 
Pembagian dilakukan di 12 desa dan satu lembaga pendidikan di Kecamatan Gayam, dua desa di Kecamatan Kalitidu, satu desa di Kecamatan Dander, serta satu titik di dekat Lamongan Shorebase.
 
“Kami semangat menjalankan ini sebagai kegiatan sukarelawan karyawan,” kata Ketua BDI EMCL, Imam Chudori.
 
Menurutnya, ini adalah kegiatan rutin tahunan. Meski jumlah hewan kurban tak selalu sama, semangat kerelawanan dan partisipasi pekerja terus meningkat setiap tahun.
 
Imam menambahkan, para sukarelawan antusias karena merasa menjadi bagian dari masyarakat sekitar. Semangat kebersamaan inilah yang terus ditumbuhkan BDI EMCL, dan disambut baik oleh warga.
 
 

Pekerja Lapangan minyak Banyu Urip, Blok Cepu, saat bagikan daging kurban pada warga sekitar. Sabtu (07/06/2025). (Aset: Istimewa).

 
Sementara itu, tokoh ulama Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Solikhin, mengapresiasi inisiatif BDI EMCL. Ia menilai, kegiatan ini membawa nuansa berbeda.
 
“Masyarakat senang dengan perhatian lebih dari EMCL. Keakraban dengan warga jadi nilai tambah,” ujarnya.
 
Solikhin juga menyoroti keterlibatan langsung pekerja. “Tidak hanya memberi kurban, tapi ikut bekerja bakti menyembelih dan memproses, hingga membagikan itu sangat berarti,” katanya.
 
Ia berharap, inisiatif serupa bisa menginspirasi pihak lain. “Semangat berbagi dan gotong royong penting dilestarikan.” tuturnya menambahkan.
 
 
Komentar senada disampaikan Sulistiyawan, Kepala Desa Sukoharjo, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro. Desanya merupakan salah satu penerima manfaat dan berada di sekitar Lapangan Minyak Kedung Keris.
 
“Kami sangat berterima kasih atas kepedulian para pekerja EMCL ini,” kata Sulistiyawan.
 
Menurut dia, momen Iduladha adalah waktu yang tepat untuk memperkuat ikatan sosial. “Ini bukan hanya soal daging kurban, tapi juga tentang kebersamaan dan solidaritas. Para pekerja datang, berbaur, dan bekerja bersama warga. Itu sangat menyentuh hati,” ujarnya.
 
Dia melihat kegiatan ini sebagai bentuk nyata sinergi antara industri dan masyarakat. “Hubungan yang baik antara perusahaan dan warga itu penting. Kegiatan seperti ini menunjukkan bahwa perusahaan hadir tidak hanya untuk operasional, tapi juga untuk masyarakatnya,” kata Sulistiyawan.
 
Ini, menurutnya, menciptakan rasa memiliki dan dukungan dari warga terhadap keberadaan Blok Cepu.
 
 
Sulistiyawan berharap, semangat berbagi dan gotong royong yang ditunjukkan para pekerja EMCL ini dapat terus lestari. "Semoga kegiatan ini menjadi agenda rutin yang berkelanjutan, terus menumbuhkan kebersamaan di antara kita," imbuhnya.
 
Dia juga menambahkan, kehadiran para pekerja yang langsung terlibat dalam proses penyembelihan dan pembagian daging kurban sangat berdampak positif. Menurutnya, pekerja tidak hanya datang sebagai perwakilan perusahaan, tapi juga sebagai bagian dari masyarakat. Itu menciptakan kedekatan yang lebih personal dan mendalam.
 
“Saya harap semangat kebersamaan ini terus terbangun. Dengan kebersamaan, kita bisa menciptakan lingkungan yang kondusif dan saling mendukung,” kata Sulistiyawan. (ads/red/imm)
 
 
Reporter: Tim Redaksi
Editor: Imam Nurcahyo
Publisher: Imam Nurcahyo
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Opini

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Pernahkah Anda terbangun di suatu pagi, menatap cermin, dan menyadari bahwa garis-garis halus di wajah bukan sekadar tanda penuaan, melainkan ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Bojonegoro - Berakhirnya fase pengembangan Proyek Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) pada 2021 menjadi titik balik bagi ratusan pemuda Desa Bandungrejo, ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

1784708218.829 at start, 1784708219.4227 at end, 0.59375405311584 sec elapsed