News Ticker
  • Kandang Ayam Senilai Rp2 M di Malo, Bojonegoro Ludes Terbakar
  • Panen Melon Bersama, Bupati Bojonegoro Ajak Generasi Muda Bangun Pertanian Modern
  • Dalam Sehari Terjadi Enam Kebakaran Lahan di Bojonegoro, Ini Daftarnya
  • Pemkab Bojonegoro Berikan Pembinaan Ribuan Mahasiswa Penerima Beasiswa Daerah
  • Tiga Rumah di Temayang Bojonegoro Terbakar Akibat Korsleting Listrik, Total Kerugian 520 Juta Rupiah
  • Kebakaran Hanguskan Dua Rumah Warga di Campurejo Bojonegoro, Kerugian Ratusan Juta
  • TPS 3R Desa Trucuk dan Komunitas Arisan Sampah MAPAK Bojonegoro Studi Tiru ke TPST 3R Mulyoagung, Malang
  • Kapolres AKBP Afrian Satya Permadi Pimpin Upacara Sertijab PJU Hingga Kapolsek, Ini Daftar Lengkapnya
  • Kuatkan Ekonomi Masyarakat di Sekitar Wilayah Operasi, Komut dan Manajemen PEPC Turun Temui Warga
  • Perhutani Bojonegoro Diskusi Bareng Pemerhati Lingkungan, Bahas Ancaman Ekologi
  • 34 Kasus Narkoba di Bojonegoro Berhasil Diungkap, 11 Orang Jadi Tersangka
  • TPS 3R Srawung Makmur Trucuk, Bojonegoro Jadi Pusat Edukasi, Warga Belajar Budidaya Magot dan Olah Kompos
  • Malu Anaknya Hamil di Luar Nikah, Ibu di Balen, Bojonegoro Nekat Aborsi Pakai Obat Tukak Lambung
  • Pantes Budal Volume 6 Sajikan Pertunjukan Seni Reog Malam Nanti
  • Rahmat Junaidi dari Inspektorat Bojonegoro Sabet Penghargaan ASN Inspiratif dan Berintegritas dari BKN
  • Gagal Mendahului di Jalur Balen-Bojonegoro, Pengendara NMax Tewas Usai Adu Banteng dengan Truk
  • Difabel Bojonegoro Pasok Ratusan Komponen Tas Rajut untuk Industri Nasional
  • Ditinggal Pergi, Rumah Warga Dander, Bojonegoro Terbakar
  • Warga Ngraho, Bojonegoro yang Dilaporkan Tenggelam di Sungai Bengawan Solo Ditemukan Meninggal
  • Seorang Warga Cirebon Ditemukan Meninggal di Kamar Tidur Tempat Kerjanya di Baureno, Bojonegoro
  • Cari Ikan di Sungai Bengawan Solo, Warga Ngraho, Bojonegoro Dilaporkan Tenggelam
  • Remaja yang Dilaporkan Tenggelam di Sungai Bengawan Solo Kasiman, Bojonegoro Ditemukan Meninggal
  • Kemenkes Dukung Peluncuran Komisi Jurnal Lancet Pertama Garapan Ilmuwan Tanah Air
  • Hendak Menyeberang Sungai Bengawan Solo, Seorang Remaja di Kasiman, Bojonegoro Tenggelam
Pelajar di Blora Sulap Limbah Ban Jadi Tas Fashion Unik dan Bernilai Ekonomi

Pelajar di Blora Sulap Limbah Ban Jadi Tas Fashion Unik dan Bernilai Ekonomi

Blora - Kreativitas siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Blora, Rojihan Puspa Maholtra, berhasil menyulap limbah ban bekas menjadi produk fashion yang unik dan bernilai tinggi.
 
Melalui inovasi yang diberi nama "BanBag", Rojihan tidak hanya memberikan solusi terhadap permasalahan limbah ban, tetapi juga membuka peluang bisnis yang menjanjikan.
 
"Awalnya, saya melihat banyak limbah ban yang terbuang percuma. Padahal potensi pemanfaatannya sangat besar. Dari situ, muncul ide untuk membuat tas dari ban bekas," tuturn Rojihan. Rabu (11/09/2024).
 
 
Proses pembuatan BanBag terbilang sederhana namun membutuhkan ketelitian. Ban bekas dipilih, dibersihkan, lalu dipotong sesuai pola yang telah dirancang.
 
Bagian-bagian ban yang telah dipotong kemudian dirakit dan dilapisi dengan puring untuk memberikan kesan yang lebih halus. Sentuhan akhir diberikan dengan menyemir ban agar terlihat mengkilat dan seperti baru.
 
"Semua jenis ban bisa digunakan, mulai dari ban motor, mobil, hingga truk. Yang penting adalah bagian dalam ban yang kita manfaatkan," kata Rojihan.
 
 
 
 
Dengan dibantu dua rekannya, Necha Prima Aqela dan Christian Bagus, proses pembuatan satu buah BanBag membutuhkan waktu sekitar 3-4 jam.
 
Namun, hasil akhir yang diperoleh sangat memuaskan. Tas-tas tersebut memiliki desain yang unik dan berbeda dari produk fashion lainnya.
 
"Untuk prosesnya sendiri kita butuh waktu tiga hingga empat jam untuk satu tas," kata Rojihan.
 
 
Keunikan dan kualitas BanBag telah diakui oleh berbagai pihak. Rojihan berhasil meraih juara satu dalam lomba FLS2N tingkat Kabupaten Blora dan Tingkat Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IV Jawa Tengah.
Selain itu, inovasi ini juga berhasil menembus final Lomba Festival Inovasi Kewirausahaan Siswa Indonesia.
 
Saat ini, Rojihan memasarkan BanBag melalui online dan offline dengan harga Rp 300.000 per buah. Peminat produknya cukup banyak, baik dari kalangan remaja maupun dewasa.
 
"Saya berharap inovasi ini bisa menginspirasi siswa lainnya untuk lebih kreatif dalam memanfaatkan limbah. Selain itu, saya juga ingin mengembangkan bisnis BanBag agar semakin dikenal dan memiliki dampak positif bagi lingkungan," ujar Rojihan. (teg/imm)
 
Reporter: Priyo
Editor: Imam Nurcahyo
Publisher: Imam Nurcahyo
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Opini

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Pernahkah Anda merasa paling benar setelah memenangkan debat di kolom komentar? Atau merasa paling sukses saat melihat angka di saldo ...

Infotorial

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Bojonegoro - Berakhirnya fase pengembangan Proyek Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) pada 2021 menjadi titik balik bagi ratusan pemuda Desa Bandungrejo, ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

1783739278.1385 at start, 1783739278.4498 at end, 0.31134700775146 sec elapsed