News Ticker
  • Promo 11.11 Gadget Day Blibli Histeria, Kenali iPhone 18 Pro Max dengan Fitur Premium!
  • Pemkab dan Kwarcab Bojonegoro Gelar FGD Penyelarasan Program Kepramukaan Lintas Sektor
  • Pemkab Bojonegoro Perluas Akses Layanan Kesehatan Gratis, Wabup Nurul Sebut AHH Naik Jadi 75 Tahun
  • Polisi Peduli Pendidikan di SMAN 2 Taruna Pamong Praja, Kapolres Bojonegoro Ajak Pelajar Bijak Bermedsos
  • Jaga Daya Beli Warga, Pemkab Bojonegoro Gelar Pasar Murah Lewat Program PASS ISYA’ di Trucuk
  • Pemkab Bojonegoro Perkuat Pelindungan Anak di Ranah Digital Tindak Lanjuti SE Gubernur Jatim
  • 3 November dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 3 November 2026
  • 3 Kendaraan Terlibat Kecelakaan di Kalitidu, Bojonegoro, Seorang Pengemudi Luka-Luka
  • Kapolres Bojonegoro AKBP Yenni Diarty Turun Langsung Atur Lalin di Jam Sibuk
  • Atraksi Wisata Budaya Jaranan Meriahkan Galeri Bengawan Trucuk Bojonegoro
  • Raih Leadership Award Amerta Nutrition 2026, Gubernur Khofifah: Pembangunan Gizi Fondasi SDM Bangsa
  • 5 Makanan Rahasia Umur Panjang Penduduk Jepang Menurut Ahli Gizi
  • Mizan Hisyamuddin Ahmad, Pelajar Bojonegoro yang Terpilih Jadi Pemimpin Muda Terbaik di ISLC XV Universitas Indonesia
  • Pemkab Blora Kembali Gelar Gastra, Salurkan Santunan Anak Yatim dan Tekankan Kepedulian Sosial
  • 2 November dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 2 November 2026
  • Trio Wahyu, Seniman Muda Bojonegoro Bawa Wayang Thengul ke Panggung ASEAN
  • Tabrakan Motor vs Truk di Temayang, Bojonegoro, Pemotor asal Nganjuk Meninggal Dunia
  • Dokter Gizi Ungkap Manfaat Gula Stevia untuk Pengidap Diabetes dan Diet Berat Badan
  • Semarak Hari Santri 2026, PCNU Bojonegoro Gelar Mancing Bersarung di Kolam Unugiri
  • 1 November dalam  Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 1 November 2026
  • Antisipasi Banjir Bengawan Solo, Pemprov Jatim dan Lima Daerah Gelar Simulasi Penanganan Bencana Lintas Wilayah
Penghargaan Tertinggi untuk EMCL dan UMKM Bojonegoro

Penghargaan Tertinggi untuk EMCL dan UMKM Bojonegoro

Bojonegoro - Kerja keras para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Bojonegoro mendapat pengakuan di level nasional. UMKM yang tergabung dalam Pusat Inkubasi Bisnis (PIB) Bojonegoro itu mendapat penghargaan emas dalam ajang Bina Mitra UMKM Award 2024 pada Sabtu akhir pekan lalu.
 
Penghargaan juga diberikan kepada ExxonMobil Cepu Limited (EMCL). Operator Lapangan Minyak Banyu Urip ini mendapat platinum, penghargaan tertinggi sebagai perusahaan Pembina UMKM. EMCL menyisihkan 30 perusahaan lain yang mengikuti penilaian juri.
 
 
Ajang penghargaan untuk program pengembangan masyarakat ini diselenggarakan oleh Corporate Forum for CSR Development (CFCD) yang bekerja sama dengan Kementerian Perindustrian dan Kementerian Koperasi dan UKM. Ratusan perusahaan diteliti dan diwawancara oleh tim CFCD dan juri independen untuk memastikan penilaian seobjektif mungkin.
 
“Pencapaian ini merupakan hasil kerja keras kita semua, sinergi dan kolaborasi yang terus menerus,” ucap perwakilan EMCL, Rifqi Romadhon kepada wartawan pada Rabu (03/01/2024).
 
 

UMKM yang tergabung dalam Pusat Inkubasi Bisnis (PIB) Bojonegoro saat terima penghargaan dalam ajang Bina Mitra UMKM Award 2024. (Aset: Istimewa)

 
PIB Bojonegoro, kata Rifqi, telah menunjukkan konsistensi dan dedikasinya dalam mendampingi UMKM. Sejak 2017, PIB Bojonegoro telah mendampingi ratusan UMKM, khususnya di wilayah operasi EMCL. Beberapa di antara UMKM tersebut kini telah tumbuh dan maju berkembang.
 
Misalnya UMKM rajut yang telah menjual lebih dari 25 ribu unit atau senilai lebih dari Rp 600 juta. UMKM produsen beras yang kini mencapai omzet dua ton atau senilai hampir rata-rata Rp 26 juta setiap bulannya. Petani jamur, binaan PIB Bojonegoro juga sudah mampu menjual sekitar empat ribu baglog setiap bulannya.
 
PIB Bojonegoro merupakan perkumpulan masyarakat yang bergerak di bidang pemberdayaan dan pengembangan UMKM. Perkumpulan ini diinisiasi oleh EMCL tahun 2016, bertujuan untuk menumbuhkembangkan pelaku wirausaha.
 
“Fokus kegiatan kami meliputi pelatihan, penelitian dan pengembangan jaringan usaha masyarakat, dengan slogan Sinaune Bisnis Wong Jonegoro,” tutur Siswanto, manajer PIB Bojonegoro.
 
 
Lembaga yang berlokasi di Desa Ringintunggal, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro ini memiliki fasilitas ruang pelatihan atau pertemuan, laboratorium, fasilitas praktik lahan pertanian, kumbung jamur, kolam ikan air tawar, alat pembuat pakan ternak, pupuk organik, ruang pamer produk dan konsultasi UMKM.
 
Siswanto menjelaskan bahwa PIB Bojonegoro dikelola oleh masyarakat di sekitar Lapangan Minyak Banyu Urip yang telah mendapatkan pembinaan dan pelatihan dari EMCL. Para pengelola kemudian melanjutkan keberlangsungan lembaga dengan menjalin kerja sama usaha.
 
“Selain mendampingi dan memberi pelatihan, kami juga mengupayakan akses pasar, membangun kerja sama dengan bisnis besar,” tutur pemuda asal Desa Gayam itu.
 
 
Siswanto berharap kelak PIB Bojonegoro bisa menjadi rujukan setiap orang dalam konsep pengembangan UMKM. Tujuan terbesar dari kehadiran PIB, kata dia, adalah memberi kebermanfaatan kepada masyarakat. Menjadi bagian dari meningkatnya taraf kesejahteraan masyarakat.
 
“Kami yakin kebermanfaatan dan keberlanjutan upaya ini tidak akan berhenti di Bojonegoro, tapi akan melebar hingga daerah-daerah lain,” kata Siswanto optimis. (ads/imm)
 
 
Editor: Imam Nurcahyo
Publisher: Imam Nurcahyo
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Opini

Cara Kafein "Menipu" Otak Kita

Opini

Cara Kafein "Menipu" Otak Kita

Menghadapi tumpukan materi kuliah, kejaran tenggat tugas, dan jadwal kelas pagi yang tak kompromi sering kali memaksa mahasiswa mencari jalan ...

Sosok

Ki Ngesti Adi Anggoro, Dalang Muda Asal Purwosari yang Tekun Rawat Kesenian Tradisional

Ki Ngesti Adi Anggoro, Dalang Muda Asal Purwosari yang Tekun Rawat Kesenian Tradisional

Bojonegoro - Di tengah gempuran arus budaya modern, kepedulian terhadap pelestarian kesenian tradisional ditunjukkan oleh Ki Ngesti Adi Anggoro, seorang ...

Infotorial

Dari Sukoharjo ke Milan: Kisah Sukses Perempuan Desa Sekitar Lapangan Kedung Keris Bojonegoro

Dari Sukoharjo ke Milan: Kisah Sukses Perempuan Desa Sekitar Lapangan Kedung Keris Bojonegoro

Berbekal kedisiplinan dan keuletannya, Unanik kini bisa membantu ekonomi keluarga. Perempuan asal Desa Sukoharjo, Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro ini mampu membiayai ...

Wisata

Merawat Warisan Geologi di Kedung Lantung, Bojonegoro, dari Perut Bumi untuk Masa Depan

Wisata

Merawat Warisan Geologi di Kedung Lantung, Bojonegoro, dari Perut Bumi untuk Masa Depan

Bojonegoro - Bukan sekadar destinasi wisata anyar, Geosite Kedung Lantung di Desa Sugihwaras, Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menjadi ...

1793751614.0074 at start, 1793751614.4083 at end, 0.40086483955383 sec elapsed