News Ticker
  • Kemenkes Dukung Peluncuran Komisi Jurnal Lancet Pertama Garapan Ilmuwan Tanah Air
  • Hendak Menyeberang Sungai Bengawan Solo, Seorang Remaja di Kasiman, Bojonegoro Tenggelam
  • Bojonegoro Bersiap Menuju Panggung Dunia di UNESCO Global Geopark
  • Gubernur Khofifah Dorong Media Siber Ciptakan Jurnalisme Bekualitas
  • Review Infinix Hot 40 Pro, Ponsel Gaming 900 Ribuan dengan Layar 90 FPS yang Gacor
  • Pengendara Motor Tewas Ditabrak Truk di Perempatan Lisman, Bojonegoro
  • Dilaporkan Hilang, Seorang Nenek di Purwosari, Bojonegoro Ditemukan Meninggal
  • Momentum Hari Krida Pertanian, Pemkab Bojonegoro Perkuat Sinergi Jaga Kemandirian Pangan
  • Mobil Xenia Masuk Jurang di Jalur Gondang Bojonegoro, 3 Orang Terluka
  • Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup
  • Pengayuh Sepeda Tewas Ditabrak Pengendara Motor Tak Dikenal di Baureno, Bojonegoro
  • Kantor Bea Cukai Bojonegoro Musnahkan 10,35 Juta Batang Rokok Ilegal
  • Tips Percantik Visual Foto Produk UMKM dengan Memanfaatkan AI
  • Dudy Oris Ajak Nostalgia Penggemar Bojonegoro dengan Lagu Kasih Putih hingga Engkau Masih Anak Sekolah
  • Mayat Laki-laki Asal Cirebon Ditemukan di Tepi Rel Kereta Api Jetak Bojonegoro
  • Ketua Dekranasda Jatim Arumi Bachsin Buka Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026
  • Pertunjukan Reog hingga Tari Warnai Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Sebelum Resmi Dibuka
  • EMCL dan PDPM Bojonegoro Bekali Guru dan Siswa Menjadi Pionir Literasi Digital
  • Hendak Menyalip, Truk Kontainer Tabrak Truk Trailer di Margomulyo, Bojonegoro
  • Diduga Akibat Korsleting Listrik, Rumah Warga Bojonegoro Kota Terbakar
  • Anggaran Jalan Randublatung-Cepu Ditambah Jadi Rp 30 Miliar dan Diusulkan Jadi Jalan Nasional
  • Lantik Dua Kades PAW, Bupati Setyo Wahono Minta Segera Tancap Gas dan Rangkul Semua Elemen
  • Tenggelam di Sungai Bengawan Solo, Seorang Anak di Kasiman, Bojonegoro Ditemukan Meninggal
  • Diduga Serangan Jantung, Warga Malo Meninggal saat Hendak Beli Elpiji di Kalitidu, Bojonegoro
27 Desa di Blora Sudah Terbentuk Kampung Donor Darah

27 Desa di Blora Sudah Terbentuk Kampung Donor Darah

Blora - Kampung donor darah kembali terbentuk di Kabupaten Blora. Terbaru Desa Sumber, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora yang resmi mengukuhkan pembentukan kampung donor.
 
Dengan demikian, saat ini di Kabupaten Blora telah ada 27 desa yang telah membentuk kampung donor.
 
 
Pengukuhan dilakukan langsung oleh Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Blora Sutikno Slamet dengan dihadiri jajaran Forkopimcam setempat di Balai Desa Sumber. Rabu (05/10/2022).
 
Sutikno mengatakan, pengukuhan pembentukan kampung donor darah ini merupakan yang kesekian kalinya dilakukan pemerintah desa di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora.
 
"Untuk di wilayah Kecamatan Kradenan sampai hari ini sudah ada 6 desa. Kalau total di Kabupaten Blora sudah ada 27 kampung donor. Kecamatan Cepu ada 17, Kecamatan Tunjungan 1, Kecamatan Jati 2 dan Kecamatan Jepon 1," kata Sutikno di Balaidesa Sumber.
 
 
 
Sutikno berharap akan ada banyak kampung-kampung donor yang nantinya terbentuk. Keberadaan kampung donor ini diharapkan bisa membantu kerja-kerja kemanusian yang ada di Desa.
 
"Semoga ini bisa menginspirasi desa lain untuk segera membentuk kampung donor. Karena tugas mereka nantinya akan bersama-sama membantu kegiatan-kegiatan kemanusiaan yang ada di desa. Nanti bisa komunikasi langsung dengan Pak Kades, menentukan program-program kemanusiaan apa yang akan dilakukan," ucapnya.
 
 
Sutikno meminta agar pengurus kampung donor yang hari ini dilantik bisa iklhas bekerja. Tetap semangat dalam mengemban tugas kemanusiaan.
 
"Kami tidak bisa memberikan apa-apa. Namanya relawan itu ikhlas bekerja. Inshaa Allah apa yang jenengan lakukan dibalas lebih oleh Allah SWT," katanya.
 
 
 
Kepala Desa Sumber, Arief Susanto mengungkapkan pembentukan kampung donor ini sudah lama dinantikan. Ia berharap pengurus kampung donor bisa bersinergi dengan masyarakat dalam menjalankan tugas kemanusiaan tanpa pamrih.
 
"Setelah sekian lama dan hari ini kita bisa lakukan pengukuhan. Pesan saya untuk semua pengurus kampung donor jenengan ini sebagai relawan tanpa pamrih. Tetap semangat untuk membantu kemanusiaan," kata Kades Arief Susanto.
 
 
Arief juga mengaku akan menganggarkan kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan misi kemanusiaan.
 
"Tahun depan akan kita anggarkan untuk kampung donor darah ini. Yang terpenting saat ini tetap semangat bekerja dan semoga selalu diberi kesehatan," ucap Arief. (teg/imm)
 
 
Reporter: Priyo SPd
Editor: Imam Nurcahyo
Publisher: Imam Nurcahyo
 
 
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Opini

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Pernahkah Anda merasa paling benar setelah memenangkan debat di kolom komentar? Atau merasa paling sukses saat melihat angka di saldo ...

Infotorial

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Bojonegoro - Berakhirnya fase pengembangan Proyek Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) pada 2021 menjadi titik balik bagi ratusan pemuda Desa Bandungrejo, ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

1782198619.3894 at start, 1782198620.0197 at end, 0.63029289245605 sec elapsed