News Ticker
  • Sandya Dewi Janitra, Pelajar Bojonegoro Terpilih Jadi Komandan Paskibraka Jawa Timur 2026
  • 17 Agustus dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 17 Agustus 2026
  • Gelar Tasyakuran Jelang HUT Ke-81 RI, Bupati Setyo Wahono Ajak Warga Maknai Kemerdekaan Lewat Kerja Nyata
  • Terpeleset dan Jatuh ke Sisi Kanan Jalan, Pemotor di Margomulyo, Bojonegoro Meninggal Terlindas Truk
  • Ulasan Film Maju (Jejak Pahit Si Kembang Gula): Warna Baru Sinema Anak di Tengah Keterbatasan
  • Bukan Sekadar Bagi Ayam, Program Gayatri Tahap 2 di Bojonegoro Bangun Ekosistem Peternakan
  • Puluhan Pohon Jati Hilang Ditebang, Perhutani KPH Bojonegoro Sanksi Nonjob Dua Petugas
  • Bupati Setyo Wahono Resmi Pengukuhan 72 Anggota Paskibraka Bojonegoro 2026
  • Spesial HUT Ke-81 RI, Pemprov Jatim Gratiskan Layanan Bus Trans Jatim Lengkap pada 17 Agustus 2026
  • Siswa SMAN 1 Bojonegoro Fachri Akbar Triyanto Sabet Predikat Duta SMA Nasional 2026
  • 16 Agustus dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 16 Agustus 2026
  • Dokter Gizi Tegaskan Penanganan Obesitas Perlu Pendekatan Multidisiplin dan Modifikasi Gaya Hidup
  • Gubernur Khofifah Sematkan Satyalancana Karya Satya Kepada 250 ASN Pemprov Jatim
  • 15 Agustus dalam Catatan Sejarah
  • Tabrakan Truk dengan Pikap di Dander, Bojonegoro, Pengemudi Pikap Meninggal
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 15 Agustus 2026
  • Bupati dan Wabup Bojonegoro Ikuti Paripurna Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI
  • Temukan Pekerjaan Impianmu di BEJO CAREER DAY 2026, Tersedia 1.000 Lowongan
  • Pemprov Jatim Sediakan 4.000 Undangan Gratis Upacara HUT Ke-81 RI di Gedung Negara Grahadi
  • Penanganan Usus Buntu Tidak Selalu Lewat Operasi, Ini Penjelasan Dokter Spesialis
  • Sambut HUT Ke-81 RI, Kader TP PKK Bojonegoro Gelar Panen Sayur Hingga Lomba Kebersamaan
  • Bukan Sekadar Distribusi Air Bersih, PMI Bojonegoro Edukasi Warga Hemat Air dan Hidup Bersih
Panorama Menjelang Petang di Tepi Bengawan Solo

Panorama Menjelang Petang di Tepi Bengawan Solo

Oleh Mujamil E Wahyudi

Kanor – Ini sore, Jum'at, (13/11), saya begitu menikmati perjalanan pulang menuju rumah. Dari kota, dengan perlahan motor saya pacu sendirian, menuju Desa Sumberwangi, Kecamatan Kanor, rumah saya.

Bermotor sendiri membuat saya merenung sepanjang perjalanan, di tengah ramainya lalu lintas jalanan. Di proliman Kapas, matahari di barat nampak tertutup mendung, sementara jalan begitu padat oleh kendaraan. Tanpa kesabaran dan ketenangan berkendara, pengendara motor bisa saling srobot dan salip. Hal itulah yang kerapkali memicu terjadinya kecelakaan lalu lintas.

“Semoga tidak ada halangan apa-apa dan semoga tidak ada kejadian yang tidak diinginkan," kata saya. Tak terucap. Biar pelan, asal selamat sampai tujuan, saya hunjam kuat-kuat dalam alam kesadaran saya. Rasa rindu berkumpul keluarga kuredam kuat-kuat.

Di sebuah pertigaan, di Desa Tejo (Kanor), saya lihat ada warung berdiri mengundang selera saya. Saya tergoda. “Rasanya enak menikmati gorengan di pinggir bengawan Solo,” kata saya. Tak terucap. Warung itu berdiri sederhana. Dindingnya dari kayu biasa. Tidak mengesankan selera elit. Benar-benar ndeso, meski tetap menggoda.

Setelah membeli gorengan di warung itu, perjalanan saya lanjutkan. Saya bertekad akan menghabiskan ujung siang hari dengan menikmati panorama senja di tepi sungai Bengawan Solo, sungai terpanjang se-Jawa ini. Saya memilih wilayah bengawan di Desa Tambakrejo (Kanor). Di sana terkenal keindahannnya.

Benar saja, saat tiba di sana, panorama semburat cahaya senja, meski tidak maksimal karena mendung, langsung terhampar menantang saya. Mata ini langsung dimanjakan oleh pesona alam yang menajubkan. Ya, nuansa alam yang alami sungguh mengobati lelahsaya hari ini.

Tak sia-sia perjalanan yang saya lakukan. Sampai di tepian Bengawan tersebut sekitar pukul 17.00 WIB. Lelah perjalanan terbayar tuntas. "Ajiiiiiiiibbb"! kata saya. Tak terucap.

Di tepian Bengawan tersebut tampak beberapa warga sekitar melepaskan pijer (alat penangkap ikan)nya dengan harapan ikan terperangkap. Walaupun dari kejauhan, beberapa warga tersebut mendapatkan ikan yang cukup banyak dari hasil tangkapannya itu.

Aktivitas penyeberangan dengan menggunakan perahu masih berjalan. Tukang perahu menyeberangkan warga sekitaran warga Bojonegoro dan Tuban. Sungai Bengawan Solo di wilayah ini memang memisahkan Bojonegoro dan Tuban. Di seberang sana sudah Tuban.

Tidak jauh dari tempat saya duduk menikmati indahnya pesona Bengawan Solo, tampak penambangan pesir dengan cara tradisional sedang beraktivitas. Tampak beberapa mobil Dum Truck mengantri untuk memuat pasir dari situ.

Hari semakin sore. Menjelang petang. Jam sudah menunjukkan pukul 17.20 WIB. Gorengan sudah ludes. Saatnya saya pulang kerumah. Para penambang pasirpun mulai pulang satu persatu. Mesin motor saya hidupkan, Ponsel saya masukkan tas, Helm dan Tas kupakai. Pulanglah saya...

"Mari kita jaga keindahan alam Bojonegoro ini. Dan jangan sampai kita rusak pesona alam kita," kata saya. Tak terucap.(*)

Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Opini

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Pernahkah Anda terbangun di suatu pagi, menatap cermin, dan menyadari bahwa garis-garis halus di wajah bukan sekadar tanda penuaan, melainkan ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Bojonegoro - Berakhirnya fase pengembangan Proyek Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) pada 2021 menjadi titik balik bagi ratusan pemuda Desa Bandungrejo, ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

1786942145.0216 at start, 1786942145.3332 at end, 0.31154489517212 sec elapsed