News Ticker
  • Catatan Sejarah 18 Oktober: Berbagai Peristiwa Penting Dunia dan Perkembangan Regional
  • Diduga Mengantuk, Xenia Tabrak Pohon Penghijauan di Dander Bojonegoro, Pengemudi Meninggal
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro Hari Ini: BMKG Imbau Kewaspadaan Potensi Hujan di Sore Hari
  • Merawat Warisan Geologi di Kedung Lantung, Bojonegoro, dari Perut Bumi untuk Masa Depan
  • Peran Ormas Bojonegoro Didorong Jadi Solusi Konkret Atasi Kemiskinan dan Pengangguran
  • Meningkatkan Risiko Jantung hingga Kanker, Ini Efek Buruk Kol Goreng yang Perlu Diwaspadai
  • Film Digger, Komedi Satir tentang Kekuatan Konspirasi Pengancam Lingkungan
  • Lantik 28 PAC HKTI, Bupati Wahono Targetkan Bojonegoro Ungguli Lamongan dan Indramayu sebagai Lumbung Padi Nasional
  • Peringati Hari Pangan Sedunia 2026, Gubernur Khofifah Dorong Inovasi dan Hilirisasi Pertanian Jatim
  • Rangkaian HJB ke-349, Bupati Setyo Wahono Ziarah ke Makam Haryo Matahun dan Raden Sumantri
  • 17 Oktober dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 17 Oktober 2026
  • Pemkab Bojonegoro Gelar Gutanbo Fest 2026, Dorong Produktivitas dan Kesejahteraan Petani
  • Komnas Pengendalian Tembakau Minta Pemerintah Waspadai Narasi Vape Bebas Diabetes
  • Nakhodai Akuatik Bojonegoro 2026–2030, Emy Setiowati Targetkan Pembinaan Atlet Berkelanjutan dan Edukasi Gizi
  • Antisipasi Antrean BBM di Jatim, Pemprov Berkoordinasi Intensif dengan Pertamina Jatimbalinus
  • Berawal dari Empat Ekor Sapi, Kelompok Trik Lembu Suro Kedewan Sabet Juara II Tingkat Jawa Timur
  • Dukung Hilirisasi Medis, BPOM dan Kemenkes Kawal Uji Klinis Terapi Sel Buatan Dalam Negeri untuk Osteoarthritis
  • Wujudkan SDM Cerdas dan Berakhlak, Pemkab Bojonegoro Wacanakan Hafalan Juz Amma Syarat Lulus SD
  • Catatan Sejarah 16 Oktober
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 16 Oktober 2026
  • Cara Kafein "Menipu" Otak Kita
  • Cegah Tumpang Tindih Usaha, Pemprov Jatim Dorong Pembagian Peran BUMDes dan Koperasi Desa Merah Putih
  • Diduga Pengemudi Kurang Konsentrasi, Truk di Kedungadem, Bojonegoro Tabrak Portal Pembatas Jalan
Mayat yang Ditemukan di Sungai Bengawan Solo Kanor, Bojonegoro Telah Diketahui Identitasnya

Penemuan Mayat

Mayat yang Ditemukan di Sungai Bengawan Solo Kanor, Bojonegoro Telah Diketahui Identitasnya

Bojonegoro - Diberitakan sebelumnya, sesosok mayat laki-laki yang belum diketahui identitasnya (Mr X), ditemukan mengapung di aliran sungai Bengawan Solo turut wilayah Desa Kedungprimpen, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Kamis (14/07/2022) sekira pukul 07.40 WIB.
 
Setelah dievakuasi, mayat tersebut dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr R Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro, untuk dilaklukan pemeriksaan lebih lanjut.
 
 
Dari hasil identifikasi tim medis dari rumah sakit bersama tim Inafis Polres Bojonegoro, akhirnya identitas mayat tesebut telah diketahui.
 
Mayat tersebut diketahui bernama Ahmad Taufiq (31), warga Desa Gedongarum RT 002 RW 001, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro.
 
Sementara, penyebab kematian korban akibat tenggelam dan perkirakan korban tenggelam lebih dari satu bulan yang lalu.
 
 
 
 
 
Informasi yang diperoleh awak media ini dari tim medis RSUD dr R Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro, dr Alfa menyebutkan bahwa mayat tersebut diketahui bernama Ahmad Taufiq (31), warga Desa Gedongarum RT 002 RW 001, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro.
 
Kepastian tersebut diketahui setelah keluarga korban, datang langsung ke RSUD dr R Sosodoro Djatikoesoema Bojonegoro, untuk memastikan identitas korban tersebut.
 
"Jenazah sudah teridentifikasi dan sudah terkonfirmasi dengan keluarga," kata dr Alfa.
 
Dokter Alfa menyebutkan bahwa menurut keterangan pihak keluarga, korban meninggalkan rumah sejak dua bulan lalu, sementara korban diperkirakan tenggelam lebih dari satu bulan.
 
"Dari tanda-tanda jenazah tenggelam lebih dari satu bulan. Dari (keterangan) keluarga, korban sudah meninggalkan rumah sekitar dua bulan," kata dr Alfa.
 
 
Sementara, penyebab kematian korban dipastikan karena tenggelam. “Kesimpulan korban meninggal karena tenggelam. Tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban.” tutur dr dr Alfa.
 
Selanjutnya jenazah tersebut oleh pihak kepolisiandiserahkan kepada keluarganya untuk dimakamkan.
 
“Setelah dilakukan pemulasaraan, jenazah akan diserahkan kepada keluarganya untuk dimakamkan.” kata dr Alfa.
 
 
Kapolsek Kanor, Polres Bojonegoro Ajun Komisaris Polisi (AKP) Nugroho Basuki SH, membenarkan bahwa identitas mayat laki-laki yang ditemukan mengapung di aliran sungai Bengawan Solo di wilayah Desa Kedungprimpen, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, telah diketahui.
 
"Pihak keluarga sudah memastikan bahwa mayat tersebut adalah keluarganya," kata Kapolsek Kanor, AKP Nugroho Basuki SH. (red/imm)
 
 
Editor: Imam Nurcahyo
Publisher: Imam Nurcahyo
 
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Opini

Cara Kafein "Menipu" Otak Kita

Opini

Cara Kafein "Menipu" Otak Kita

Menghadapi tumpukan materi kuliah, kejaran tenggat tugas, dan jadwal kelas pagi yang tak kompromi sering kali memaksa mahasiswa mencari jalan ...

Sosok

Ki Ngesti Adi Anggoro, Dalang Muda Asal Purwosari yang Tekun Rawat Kesenian Tradisional

Ki Ngesti Adi Anggoro, Dalang Muda Asal Purwosari yang Tekun Rawat Kesenian Tradisional

Bojonegoro - Di tengah gempuran arus budaya modern, kepedulian terhadap pelestarian kesenian tradisional ditunjukkan oleh Ki Ngesti Adi Anggoro, seorang ...

Infotorial

Dari Sukoharjo ke Milan: Kisah Sukses Perempuan Desa Sekitar Lapangan Kedung Keris Bojonegoro

Dari Sukoharjo ke Milan: Kisah Sukses Perempuan Desa Sekitar Lapangan Kedung Keris Bojonegoro

Berbekal kedisiplinan dan keuletannya, Unanik kini bisa membantu ekonomi keluarga. Perempuan asal Desa Sukoharjo, Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro ini mampu membiayai ...

Wisata

Merawat Warisan Geologi di Kedung Lantung, Bojonegoro, dari Perut Bumi untuk Masa Depan

Wisata

Merawat Warisan Geologi di Kedung Lantung, Bojonegoro, dari Perut Bumi untuk Masa Depan

Bojonegoro - Bukan sekadar destinasi wisata anyar, Geosite Kedung Lantung di Desa Sugihwaras, Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menjadi ...

1792289641.4282 at start, 1792289642.9014 at end, 1.4732029438019 sec elapsed