News Ticker
  • Waspadai Kerusakan Ginjal, Dokter Urologi Ingatkan Risiko Obat Herbal Hingga Vitamin C Berlebihan
  • Tingkatkan Keselamatan Pengguna Jalan, Dishub Bojonegoro Realisasikan Pemasangan Warning Light di 13 Titik
  • Dorong Program Prioritas Daerah, TP PKK Bojonegoro Tinjau Potensi Mandiri Warga Gedongarum Kanor
  • 28 Agustus dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 28 Agustus 2026
  • Siswa-Siswi SD di Bojonegoro Gelar Aksi Peduli Lingkungan
  • Tingkatkan Kapasitas Irigasi Pertanian, Dinas PU SDA Bojonegoro Rehabilitasi Embung Rowoglandang di Tambakrejo
  • Konsumsi Kopi Americano Pagi Hari Tak Efektif Pangkas Berat Badan Tanpa Defisit Kalori
  • Manfaatkan Sampah untuk Bayar PBB, Inovasi SAJAK Desa Tebon Jadi Wadah Kreativitas Lingkungan dan Edukasi Remaja
  • Diskon Hingga Bebas Tunggakan, Pemprov Jatim Masih Buka Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor Hingga Akhir Agustus
  • Pemkab Bojonegoro Gelar Bootcamp UMKM 2026 untuk 150 Pemuda, Mulai Hari Ini
  • Garis Bawahi Penataan APBDes dan BKK Desa, Pemkab Bojonegoro Dorong Efisiensi dan Tertib Pencatatan Kas
  • 27 Agustus dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 27 Agustus 2026
  • Targetkan Kategori Nindya di 2026, Pemkab Bojonegoro Matangkan Persiapan Verifikasi Lapangan Kabupaten Layak Anak
  • Seorang Laki-Laki di Kanor, Bojonegoro Aniaya Ibu Kandungnya Hingga Meninggal
  • PC GP Ansor Bojonegoro Berangkatkan 126 Banser ke Muktamar NU ke-35 di Jombang
  • Pemprov Jatim Komitmen Tuntaskan TPG Rp274,57 Miliar dan Siapkan Bantuan Pendidikan 50 Ribu Siswa
  • Edukasi Bahaya Merokok di SMP Muhammadiyah 06 Sugihwaras, Perkuat Penerapan KTR di Bojonegoro
  • 26 Agustus dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 26 Agustus 2026
  • Sosialisasikan Sistem Desil DTSEN, Anggota DPRD Bojonegoro Natasha Devianti Imbau Warga Rutin Pemutakhiran Data
  • IJTI Pantura Raya Kecam Intimidasi Perwira Polresta Tuban Terhadap Jurnalis
  • Kue Harga Seribuan di Padangan Ini Beromzet Puluhan Juta, Tembus Pasar Luar Daerah
Suhu Udara di Blok Cepu Ekstrem, Hampir Sama dengan di Mekkah

Suhu Udara di Blok Cepu Ekstrem, Hampir Sama dengan di Mekkah

Oleh Mujamil Edi Wahyudi

Gayam - Suhu udara yang ada di tiga papan temperatur (alat ukur suhu udara) dan humidity (kelembaban udara) yang berada di tiga lokasi tepatnya di kantor Desa Gayam, kantor Kecamatan Gayam, dan kantor Desa Mojodelik, ketiganya menunjukkan suhu udara antara 39 derajat celcius hingga 42 derajat celcius. Suhu udara yang terpantau di papan ukur suhu di sekitar ladang minyak dan gas bumi (migas) Banyu Urip Blok Cepu di Bojonegoro ini termasuk ekstrem dan hampir sama dengan suhu udara di Mekkah, Arab Saudi.

Kondisi tersebut menurut Kepala Bidang Pengkajian dan Laboratorium, Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Bojonegoro, Hary Susanto, sudah termasuk ekstrem. Sebab, kata dia, kondisi normal di Kabupaten setempat hanya 37 sampai 38 derajat celcius. "Kondisi tersebut sudah termasuk ekstrem," ujarnya kepada BBC, Rabu (4/11)

Panasnya suhu di sekitar Lapangan Banyu Urip, Blok Cepu yang dioperatori oleh ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) asal Amerika Serikat itu oleh pihaknya akan segera dikaji. Namun beberapa indikasi, karena di wilayah setempat memang pohon penghijauannya kurang. Selain itu, pihaknya juga akan melakukan kajian kegiatan pembakaran gas suar (flaring) yang dilakukan EMCL saat ini, apakah berpengaruh atau tidak.

"Kami juga akan melakukan klarifikasi ke pihak EMCL sekarang flaring dibuka berapa," terangnya.

Hary mengatakan, pihaknya akan melakukan perbandingan suhu antara di kawasan Kota Bojonegoro dengan di Kecamatan Gayam yang merupakan daerah penghasil migas. Jika kondisi pencahayaan, udara dan kecepatan angin dan suhu masih normal, maka panas di Gayam, lanjut dia, panas tersebut bukan karena flaring. "Jika ada pohon yang mati itu karena perawatannya, karena kering, bukan soal cahaya flaring yang berlebihan," katanya.

Hasil pengukuran suhu udara ambien yang dilakukan di area Terminal Rajekwesi, Jalan padat kendaraan dan pemukiman dekat jalan padat masih baik. Selain itu, pengukuran yang dilakukan di dekat pengeboran Pad A dan Pad B, Lapangan Sukowati yang dioperator oleh Join Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB P-PEJ) juga masih baik.

"Kondisinya masih baik. Kondisi di kota rata-rata 36 sampai 39 derajat celcius," pungkasnya. (yud/kik)

 

Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Opini

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Pernahkah Anda terbangun di suatu pagi, menatap cermin, dan menyadari bahwa garis-garis halus di wajah bukan sekadar tanda penuaan, melainkan ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Bojonegoro - Berakhirnya fase pengembangan Proyek Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) pada 2021 menjadi titik balik bagi ratusan pemuda Desa Bandungrejo, ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

1787918214.368 at start, 1787918214.6388 at end, 0.27078485488892 sec elapsed