News Ticker
  • Kemenag Bojonegoro Perkuat Sinergi dan Apresiasi Prestasi Madrasah di Ajang OMI
  • Perkiraan Harga Emas Hari Ini, 13 Oktober 2026
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 13 Oktober 2026
  • 13 Oktober dalam Sejarah
  • Sabet Penghargaan Pembina Siskamling Terbaik I Jatim, Bupati Setyo Wahono Dorong Penguatan Keamanan Berbasis Masyarakat
  • PT Shou Fong dan Pemkab Bojonegoro Gelar Seleksi Kerja Massal, Sediakan Kuota Disabilitas
  • Siap-Siap! GUTANBO FEST ’26 Gelar Pameran Pertanian hingga Hiburan Artis Nasional di Alun-Alun Bojonegoro
  • Gelar Medikrun Bojonegoro 2026, IDI Ajak Ribuan Peserta Budayakan Pola Hidup Sehat
  • Kapal Kargo Khatulistiwa 8 Tenggelam Usai Bertabrakan dengan Tongkang di Perairan Tuban, 1 Orang Meninggal
  • 12 Oktober dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro Senin 12 Oktober 2026
  • Dilengkapi Sport Center, Pembangunan Tahap Awal Kampus UNY Blora Senilai Rp52 Miliar Resmi Dimulai
  • Sambut Hari Jadi ke-81 Pemprov Jatim, Layanan Bus Trans Jatim Digratiskan Sehari pada 12 Oktober 2026
  • Sayuran Hidroponik Otomatis Belum Tentu Lebih Sehat Dibanding Konvensional
  • Lobang Buaya: 309 Hari Sebelum Tragedi Berdarah, Eksplorasi Teori Konspirasi dan Horor yang Bikin Penasaran
  • Pembangunan Bendungan Karangnongko dan Cabean Berlanjut, Pasar Ngawen Blora Siap Ditempati November 2026
  • Kebakaran di Dander, Bojonegoro, 2 Orang Alami Luka Bakar
  • 11 Oktober dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro Minggu 11 Oktober 2026
  • Peringatan Hari Tani, Bupati Bojonegoro Ingin Wujudkan Lumbung Pangan
  • Bupati Setyo Wahono Tegaskan Evaluasi SAKIP 2026 Harus Berorientasi Hasil dan Manfaat Nyata
  • DKPP Bojonegoro Salurkan 589,8 Ton Bantuan Benih Padi untuk Petani
  • Jaga Ekosistem dan Cegah Genangan, Pemkab Bojonegoro Buat Sumur Resapan di Area Perkantoran
  • 10 Oktober dalam Catatan Sejarah
EMCL dan SKK Migas Dianggap Ingkar Janji Pembebasan Tanah Ali Mukarom

EMCL dan SKK Migas Dianggap Ingkar Janji Pembebasan Tanah Ali Mukarom

Oleh Piping Dian Permadi
 
Bojonegoro Kota - Sudah sekitar 8 tahun lamanya tanah seluas 4.500 m2 milik Ali Mukarom yang berada di tengah - tengah lapangan banyu Urip blok cepu belum juga dibebaskan. Yang terakhir, Ali mengaku diberikan janji pada bulan Januari 2017 lalu oleh perusahaan EMCL, bakal diselesaikan dan diberikan kejelasan mengenai Pembebasan tanah. Namun hingga akhir bulan April ini EMCL belum juga memberi kejelasan.
 
Perjanjian tersebut sudah dilakukan sejak bulan Desember 2016 lalu antara Ali dengan perusahaan EMCL dan disaksikan oleh perwakilan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro. Berita acara dan kesepakatan hasil perundingan sudah ditandatangani dan dibagikan kepada para pihak. 
 
"Saya sudah dijanjikan bulan Januari akan diberikan kejelasan tapi sampai hari ini belum ada kabar, ini ExxonMobil sudah ingkar janji," kata mantan ketua umum DPC Partai PPP Bojonegoro tersebut.
 
Harga yang diminta Ali untuk tanah miliknya tersebut adalah sebesar Rp. 9 trilyun. Harga tersebut dinilai sudah wajar olehnya karena urusan jual beli merupakan urusan perdata, dimana tergantung kesepakatan antara kedua belah pihak. 
 
Selain itu Ali juga menduga ada permainan makelar dan aroma korupsi besar terkait pembebasan lahan oleh EMCL dan pemerintah kala itu yang dilakukan oleh BUMD PT BBS dengan pihak ke tiga. Karena alasan tersebut Dirinya bersikukuh dengan harga yang fantastis tersebut.
 
Karena berlarut - larut hingga 8 tahun, Ali meminta EMCL memberikan kompensasi terlebih dahulu selama 8 tahun dengan nilai Rp. 100 milyar terhadap lahan miliknya yang saat ini di pagar rapat dengan pagar besi oleh perusahaan migas asal Amerika tersebut. " Karena lama, saya juga berhak atas kompensasi, tanah saya di pagar rapat di tengah - tengah proyek, bahkan saya tidak tahu bagaimana keadaannya sekarang," imbuh Ali.
 
Bahkan Ali juga sudah melaporkan EMCL ke Komnas HAM terkait masalah tanah tersebut.
 
Sementara itu Humas Exxon Mobil Cepu Limited (EMCL) Rexy Mawardi Jaya ketika dikonfirmasi beritabojonegoro.com mengatakan proses pembebasan lahan milik Ali Mukarom itu masih dilakukan. " Kita masih lakukan koordinasi," kata Rexy.
 
Ketika ditanya mengenai kesepakatan penyelesaian pembebasan lahan pada bulan Januari lalu Rexy berkelit bahwa pembebasan lahan ini wewenangnya ada di pihak SKK migas. " Kalau itu tanyakan ke SKK migas kita hanya membantu memfasilitasi," imbuhnya.
 
Sementara itu kepala SKK Migas jawa Bali Nusa tenggara (Jabanusa) Ali Mashar ketika dikonfirmasi melalui sambungan WhatsApp, hanya membaca pesan tersebut namun tidak dibalas, terlihat tanda centang dua berwarna biru. (pin/moha)
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Opini

Ketika TikTok Mulai Mendiagnosis Kita

Opini

Ketika TikTok Mulai Mendiagnosis Kita

PERNAH nggak sih kamu sedang mengusap layar ponsel, lalu menemukan video tentang tanda-tanda suatu kondisi kesehatan yang terasa, Loh, ini ...

Sosok

Ki Ngesti Adi Anggoro, Dalang Muda Asal Purwosari yang Tekun Rawat Kesenian Tradisional

Ki Ngesti Adi Anggoro, Dalang Muda Asal Purwosari yang Tekun Rawat Kesenian Tradisional

Bojonegoro - Di tengah gempuran arus budaya modern, kepedulian terhadap pelestarian kesenian tradisional ditunjukkan oleh Ki Ngesti Adi Anggoro, seorang ...

Infotorial

Dari Sukoharjo ke Milan: Kisah Sukses Perempuan Desa Sekitar Lapangan Kedung Keris Bojonegoro

Dari Sukoharjo ke Milan: Kisah Sukses Perempuan Desa Sekitar Lapangan Kedung Keris Bojonegoro

Berbekal kedisiplinan dan keuletannya, Unanik kini bisa membantu ekonomi keluarga. Perempuan asal Desa Sukoharjo, Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro ini mampu membiayai ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

1791861873.8116 at start, 1791861874.0406 at end, 0.22902512550354 sec elapsed