News Ticker
  • Sambut HUT Ke-81 RI, Kader TP PKK Bojonegoro Gelar Panen Sayur Hingga Lomba Kebersamaan
  • Bukan Sekadar Distribusi Air Bersih, PMI Bojonegoro Edukasi Warga Hemat Air dan Hidup Bersih
  • 14 Agustus dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 14 Agustus 2026
  • Pelantikan PWRI Blora 2026-2031 Dibuka dengan Kirim 50 Tangki Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan
  • KAI Daop 8 Surabaya Tebar Diskon 17 Persen Tiket Kereta Ekonomi di Hari Kemerdekaan
  • Kebiasaan Pakai Tusuk Gigi Berisiko Melukai Gusi, Ini Pilihan Alat Pembersih Sela Gigi yang Lebih Aman
  • Hadiri Bupati Medhayoh di Cengkir, Pemkab Bojonegoro Siapkan Embung Seri untuk Petani Tembakau
  • Pamerkan Inovasi Pengabdian Desa, 175 Mahasiswa KKN UPN Veteran Jatim Gelar Expo di Purwosari
  • 13 Agustus 2026
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 13 Agustus 2026
  • Penyebab Makanan Sering Terselip di Sela Gigi dan Cara Aman Mengatasinya
  • Misi Dagang Jatim-Kalbar Tembus Rp2,5 Triliun, Gubernur Khofifah Dorong Perluasan Investasi Daerah
  • Kunker ke Semenkidul, TP PKK Bojonegoro Dorong Kemandirian Keluarga Lewat GAYATRI dan Kelola Sampah
  • Gandeng ISI Surakarta, Dekranasda Bojonegoro Susun Kajian Akademis dan Motif Pakem Batik Daerah
  • Ringankan Beban Kekeringan Warga Sumberrejo, PMI dan BPBD Bojonegoro Pasok Air Bersih
  • Mendorong Kemandirian Pemuda, Pemkab Bojonegoro Kembali Buka Bootcamp Ekonomi 2026
  • 12 Agustus dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 12 Agustus 2026
  • Ketua TP PKK Kabupaten Bojonegoro Kunjungi Pos Komunitas ‘Mapak’ di Desa Semenkidul
  • Menjaga Rantai Pasok Industri Hulu Migas, Pengusaha Lokal Bojonegoro Didorong Naik Kelas
  • Gaungkan Pertanian Organik di Muktamar Petani Nahdliyin, Bupati Blora Dorong Setiap Desa Sediakan 1 Hektar Lahan
  • Workshop dan News Presenter Competition Warnai HUT ke-28 IJTI di Lamongan
  • Sering Kentut Apakah Sehat? Kenali Batas Wajar dan Tandanya untuk Pencernaan
Di Bojonegoro, Bahasa Jawa Masih Jauh dari Harapan

Di Bojonegoro, Bahasa Jawa Masih Jauh dari Harapan

Oleh Sucipto

Padangan - Budayawan kondang, JFX Hoery, mengaku prihatin dengan perkembangan Bahasa Jawa di wilayah Kabupaten Bojonegoro akhir-akhir ini. Keprihatinan ini seiring dengan perkembangan pembelajaran Bahasa Jawa di tingkat sekolah dasar yang belum ada kemajuan berarti.


Di tingkat sekolah dasar, nilai-nilai luhur Bahasa Jawa belum terasa gregetnya. "Kondisinya masih stagnan, dan belum ada perkembangan yang menggembirakan," ungkap JFX Hoery ketika ditemui di tempat tinggalnya, Minggu (13/11/2016).

Menurutnya, hasil pembelajaran Bahasa Jawa di tingkat sekolah dasar sangat jauh dari harapan. "Sarana dan prasarana masih kurang. Guru di SD juga banyak sekali yang belum menguasai Bahasa Jawa," ujar pria yang belum lama ini menerima penghargaan sastra dari Balai Bahasa Jawa Timur atas dedikasinya sebagai sastrawan dalam membantu dan mengembangkan sastra di Jawa Timur.

Kepada beritabojonegoro.com, pria yang berdomisili di Desa Padangan RT 13 RW 04 Kecamatan Padangan Kabupaten Bojonegoro ini menceritakan beberapa keunggulan Bahasa Jawa jika diajarkan sejak dini. "Bahasa Jawa itu bukan sekedar untuk ngomong saja, tetapi di dalamnya mengandung ajaran unggah-ungguh dan budi pekerti," terang pria yang menggeluti Bahasa Jawa sejak duduk di bangku SMP tahun 1962.

Setelah mengikuti Konggres Bahasa Jawa VI di Yogyakarta tanggal 8-12 Nopember 2016 kemarin, JFX Hoery semakin bersemangat untuk menjaga dan mengembangkan Bahasa Jawa. "Mudah-mudahan dengan adanya KJB bisa menggairahkan kembali Bahasa Jawa," ujarnya optimistis.

Ke depan, Ketua Sanggar Pamarsudi Sastra Jawi Bojonegoro (PSJB) ini berharap diadakannya kembali penataran Bahasa Jawa bagi guru SD. "Agar tidak ada lagi anak yang tidak punya unggah-ungguh di depan gurunya, karena guru sudah mengajarkan budi pekerti melalui Bahasa Jawa," tegasnya. (cip/kik)

 

Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Opini

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Pernahkah Anda terbangun di suatu pagi, menatap cermin, dan menyadari bahwa garis-garis halus di wajah bukan sekadar tanda penuaan, melainkan ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Bojonegoro - Berakhirnya fase pengembangan Proyek Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) pada 2021 menjadi titik balik bagi ratusan pemuda Desa Bandungrejo, ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

1786681964.9155 at start, 1786681965.1869 at end, 0.27140307426453 sec elapsed