News Ticker
  • Ketua TP PKK Kabupaten Bojonegoro Kunjungi Pos Komunitas ‘Mapak’ di Desa Semenkidul
  • Menjaga Rantai Pasok Industri Hulu Migas, Pengusaha Lokal Bojonegoro Didorong Naik Kelas
  • Gaungkan Pertanian Organik di Muktamar Petani Nahdliyin, Bupati Blora Dorong Setiap Desa Sediakan 1 Hektar Lahan
  • Workshop dan News Presenter Competition Warnai HUT ke-28 IJTI di Lamongan
  • Sering Kentut Apakah Sehat? Kenali Batas Wajar dan Tandanya untuk Pencernaan
  • DPRD dan Pemprov Jatim Resmi Sepakati KUA-PPAS APBD 2027, Fokus Perkuat Fondasi Pembangunan Daerah
  • Dorong Budaya Riset untuk Percepat Pembangunan Bojonegoro Bersama INSPIRA RISBO
  • Petani Tembakau Bojonegoro Sumringah, Pemkab Gelontorkan Bantuan Ribuan Kilogram Pupuk NPK
  • Berhenti Saat Ada Perbaikan Jalan, Mobil yang Ditumpangi KH Anwar Zaid Ditubruk Truk di Padangan, Bojonegoro
  • 11 Agustus dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca 11 Agustus 2026
  • Peluang Kembali Normal, Kenali Serba-Serbi Prediabetes dan Cara Pencegahannya
  • 10 Agustus dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 10 Agustus 2026
  • Jumlah Penumpang Stasiun Bojonegoro Naik 8 Persen, Puluhan Ribu Orang Gunakan Layanan KA Selama Juli 2026
  • Ribuan Warga Meriahkan Malam Festival Ayam Panggang Ledok Kulon
  • Studi Terbaru Ungkap Kaitan Pola Makan Tinggi Lemak dengan Risiko Kanker Usus
  • Komunitas Arisan Sampah Mapak di Bojonegoro Gelar Kampanye Pilah Sampah dan Kreasi Daur Ulang Botol
  • Jelang Pembukaan Kembali, Perhutani dan Pemdes Deling Matangkan Persiapan Wisata Negeri Atas Angin
  • Pemkab Bojonegoro dan DPRD Sepakati Struktur Anggaran Perubahan 2026 Senilai Triliunan Rupiah
  • Pastikan Keselamatan Perjalanan, KAI Daop 8 Surabaya Turun Langsung Cek Jalur dan Fasilitas Stasiun Bojonegoro
  • 09 Agustus dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 09 Agustus 2026
  • Kementerian Agama Raih Popular Government Institutions Award 2026 dari The Iconomics
JOB P-PEJ Bantah Tudingan Ada Permainan Hasil Penelitian Flaring

Pertemuan JOB P-PEJ dengan Warga Ring Satu Kecamatan Soko

JOB P-PEJ Bantah Tudingan Ada Permainan Hasil Penelitian Flaring

Oleh Piping Dian Permadi

Tuban - Tudingan warga Desa Rahayu tentang adanya permainan mengenai hasil penelitian dampak flaring dibantah pihak JOB P-PEJ. Menurut perusahaan, pengecilan pembakaran gas suar (flaring) guna mempengaruhi hasil penelitian itu hal yang tak mungkin dilakukan.

"Untuk melakukan pengecilan flare itu kami diawasi dengan ketat. Karena hal tersebut akan mempengaruhi hasil produksi migas, jadi tidak mungkin kami lakukan hal itu," ujar perwakilan dari JOB P-PEJ saat pertemuan dengan warga ring satu di Pendapa Kecamatan Soko kabupaten Tuban, Senin (03/10/2016) siang.

Baca berita: Warga Ragu Keabsahan Hasil Penelitian Terkait Flaring

Dia mengatakan, besar kecilnya flare juga akan tergantung dari tingkat produktivitas dari sumur. Maka dinamika pengecilan atau pembesaran pembakaran itu wajar. "Jika produksi gasnya besar maka pembakaran juga akan besar, hari ini pun produktivitas dari sumur terus menurun," imbuhnya.

Meski demikian pihak warga terus bersikukuh untuk mendapatkan kepastian kompensasi dulu sebelum menerima hasil penelitian. Pihak warga menegaskan bahwa pembayaran kompensasi sudah ada dasar kesepakatan (MoU) antara masyarakat dengan pihak perusahaan dan disaksikan oleh Muspika Kecamatan Soko.

"Kita sudah punya kesepakatan dan sudah ditandatangani kedua belah pihak, bahwa selama ada flare maka perusahaan wajib memberikan kompensasi," ungkap Kepala Desa Rahayu Sukisno.

Sementara itu Field Admin Superintendent JOB P-PEJ Akbar Pradima, mengatakan, mereka tetap menggunakan dasar peraturan Menteri Lingkungan Hidup. Bahwa harus ada hasil kajian dahulu sebagai dasar untuk mengeluarkan kompensasi.

"Kita dengarkan dulu hasil kajian dari tim independen ITS, baru kita bisa menentukan kompensasi," tandasnya.

Kapolres Tuban AKBP Fadly Samad mencoba untuk memberikan solusi kepada kedua belah pihak agar bisa mendapatkan kesepakatan yang terbaik. Di satu sisi, masyarakat menginginkan kompensasi yang harus segera dibayar oleh pihak perusahaan, namun di sisi lain pihak JOB P-PEJ pun tidak bisa sembarangan mengeluarkan uang negara.

"Kita cari solusi bagaimana jika misalnya kompensasi tetap tidak bisa dikeluarkan dengan uang tunai, tapi diganti dengan program CSR. Misalnya dari SKK Migas sudah setuju dua bulan untuk kompensasi uang, nanti yang 6 bulan diganti program yang bisa mengganti hal tersebut," tutur Kapolres.

Kapolres menambahkan, dasar yang dipakai kedua belah pihak, dalam hal ini MoU dan Peraturan Kementerian Lingkungan Hidup, tidak bisa diadu. Pihaknya tetap berharap adanya solusi terbaik antara kedua belah pihak agar tercipta kondisi keamanan kondusif.

"Mari sekarang kita cari solusi agar tidak terus berdebat kusir. Nanti kita kasih kesempatan kedua belah pihak selama 10 menit untuk menyampaikan keinginannya," ujar Kapolres kepada semua hadirin.

Proses dialog akhirnya dihentikan sementara selama 30 menit untuk istirahat. Setelah itu proses dialog dilanjutkan kembali. (pin/tap)

*) Foto kapolres tuban tengah berbincang dengan warga desa rahayu di depan pendapa kecamatan soko

Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Opini

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Pernahkah Anda terbangun di suatu pagi, menatap cermin, dan menyadari bahwa garis-garis halus di wajah bukan sekadar tanda penuaan, melainkan ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Bojonegoro - Berakhirnya fase pengembangan Proyek Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) pada 2021 menjadi titik balik bagi ratusan pemuda Desa Bandungrejo, ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

1786462332.4638 at start, 1786462332.7557 at end, 0.2918689250946 sec elapsed