News Ticker
  • Duta Genre Bojonegoro Diharapkan Jadi Garda Terdepan Edukasi Teman Sebaya
  • Ariezta dan Zahra Terpilih Jadi Duta Genre Bojonegoro 2026
  • Sambut HUT ke-81 RI, Pemprov Jatim Gulirkan Pemutihan Pajak Kendaraan dan Diskon Khusus Ojol Hingga Buruh
  • Tekan Angka Pernikahan Dini dan Stunting, Ratusan Remaja di Sekitar Blok Cepu Dibekali Edukasi Kesehatan Reproduksi
  • 7 Agustus dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca di Bojonegoro 7 Agustus 2026
  • Kemenag Siapkan 90 Buku PAI dan Bahasa Arab Gratis untuk Siswa Madrasah, Bisa Diunduh Secara Digital
  • Pemprov Jatim Gulirkan Pemutihan Pajak Kendaraan Selama Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Insentif Khusus
  • Kecelakaan di Kalitidu, Bojonegoro, Seorang Pemotor Luka Berat
  • Waspada Early-Onset Cancer, Kasus Kanker pada Dewasa Muda Terus Melonjak di Berbagai Negara
  • Perkuat Gayatri dan Tekan Anak Tidak Sekolah, TP PKK Bojonegoro Gelar Kunjungan Kerja Terpadu di Ngambon
  • Respons Cepat Laporan Warga, Pemkab Bojonegoro Hentikan Aktivitas Galian Tanah Tanpa Izin di Trucuk
  • Sinergi Lindungi Remaja, Bojonegoro Ubah Tantangan ‘Cyberbullying’ Jadi Gerakan Digital Sehat
  • 6 Agustus dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca di Bojonegoro 6 Agustus 2026
  • Bantuan CSR Jumbo dan Bibit Ternak Gratis Bakal Digelontorkan untuk 4.000 Petani Hutan Blora
  • Umbi Kimpul Jadi Sorotan Netizen, Dokter Gizi Ungkap Manfaat Sekaligus Kelompok yang Harus Membatasi
  • Pemprov Jatim Gandeng Maroko Perkuat Kerja Sama Strategis Mulai Perdagangan hingga Smart City
  • Warga Kesongo Kedungadem Bersemangat Ikuti Senam Line Dance Bersama Satgas TMMD dan Dinpora
  • Faiz Jundan, Siswa SLB Negeri Gunungsari Baureno yang Wakili Jatim di Ajang LKS Diksus Nasional
  • Pemkab Bojonegoro Dorong Siswa Bijak dan Kritis Manfaatkan Teknologi AI
  • 05 Agustus dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca 5 Agustus 2026 di Bojonegoro
  • Pemkab Blora dan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Resmi Jalin Kerja Sama Pembangunan Daerah
Pemuda Gayam Bentuk Komunitas Bahasa Jawa

Lestarikan Budaya Daerah

Pemuda Gayam Bentuk Komunitas Bahasa Jawa

Oleh Nasruli Chusna

Gayam - Seiring terbukanya akses global berakibat banyak budaya yang masuk ke tanah air. Salah satunya budaya dan bahasa asing. Tak ayal lagi, hal itu dapat menggeser bahasa daerah, salah satunya Bahasa Jawa.

Dilatari situasi demikian, sekelompok pemuda di wilayah Kecamatan Gayam tergerak untuk mendirikan komunitas Bahasa Jawa 'Noto Kromo'.

"Komunitas ini kita deklarasikan hari ini untuk memulai awal spirit mempertahankan kekayaan bahasa yang dimiliki masyarakat Jawa," ungkap Koordinator komunitas Imam Hambali di sela-sela acara deklarasi Noto Kromo, Minggu (13/03), di rumah salah satu anggotanya.

Dia menambahkan, Bahasa Jawa Krama juga memiliki kekuatan untuk membangun sikap kesantunan kepada orang lain. Karena, dengan menggunakan Bahasa Jawa Krama, orang yang diajak berkomunikasi akan merasa dihormati.

"Seperti contoh kata Kamu, kalau dalam Bahasa Jawa ada sampean, yang termasuk bahasa krama tingkat madya. Bisa juga, panjenengan, untuk kategori bahasa krama inggil. Semua ada stratanya masing-masing untuk memuliakan lawan bicara," jelasnya.

Bahkan kalau di Jawa, apabila orang sudah menggunakan bahasa krama maka ia dinilai sebagai orang yang santun tutur katanya, dan pribadi yang penuh akhlak. "Kalau guyonannya, orang tidak akan bisa marah kepada orang lain menggunakan bahasa krama. Karena bahasa krama memiliki nilai yang luhur di hati masyarakat Jawa," lanjutnya.

Komunitas ini nantinya akan melakukan kegiatan diskusi interaktif dengan Bahasa Jawa, mempelajari tingkatan bahasa di Jawa, belajar sebagai MC, serta dialog budaya.

Ia berharap, dengan pendirian komunitas ini akan menjadi upaya tidak langsung merubah budi pekerti masyarakat. "Termasuk untuk mempertahankan Bahasa Jawa sebagai nilai luhur yang tidak boleh tergerus kemajuan zaman," kata pria lulusan S2 jurusan komunikasi itu.

Komunitas ini sementara diikuti oleh 20 pemuda di wilayah Kecamatan Gayam, dan bertempat di Jalan Raya Gayam Gang Masjid Baitul Muttaqin. Acara berjalan sederhana dengan menerapkan Bahasa Jawa pada acara tersebut. (rul/tap)

Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Opini

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Pernahkah Anda terbangun di suatu pagi, menatap cermin, dan menyadari bahwa garis-garis halus di wajah bukan sekadar tanda penuaan, melainkan ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Bojonegoro - Berakhirnya fase pengembangan Proyek Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) pada 2021 menjadi titik balik bagi ratusan pemuda Desa Bandungrejo, ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

1786088198.3429 at start, 1786088199.4953 at end, 1.1524109840393 sec elapsed