News Ticker
  • Raih Leadership Award Amerta Nutrition 2026, Gubernur Khofifah: Pembangunan Gizi Fondasi SDM Bangsa
  • 5 Makanan Rahasia Umur Panjang Penduduk Jepang Menurut Ahli Gizi
  • Mizan Hisyamuddin Ahmad, Pelajar Bojonegoro yang Terpilih Jadi Pemimpin Muda Terbaik di ISLC XV Universitas Indonesia
  • Pemkab Blora Kembali Gelar Gastra, Salurkan Santunan Anak Yatim dan Tekankan Kepedulian Sosial
  • 2 November dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 2 November 2026
  • Trio Wahyu, Seniman Muda Bojonegoro Bawa Wayang Thengul ke Panggung ASEAN
  • Tabrakan Motor vs Truk di Temayang, Bojonegoro, Pemotor asal Nganjuk Meninggal Dunia
  • Dokter Gizi Ungkap Manfaat Gula Stevia untuk Pengidap Diabetes dan Diet Berat Badan
  • Semarak Hari Santri 2026, PCNU Bojonegoro Gelar Mancing Bersarung di Kolam Unugiri
  • 1 November dalam  Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 1 November 2026
  • Antisipasi Banjir Bengawan Solo, Pemprov Jatim dan Lima Daerah Gelar Simulasi Penanganan Bencana Lintas Wilayah
  • Film Gak Ada Matinya, Sebuah Komedi Situasi Absurd yang Cerdas Olah Drama Keluarga
  • Bojonegoro Borong Dua Penghargaan Wilwatikta Awards 2026, Buktikan Kedaulatan Pangan dan Pertumbuhan Ekonomi
  • 31 Oktober dalam Catatan Sejarah   
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 31 Oktober 2026
  • Resmi Jadi Desa Inklusi Pertama di Bojonegoro, Desa Margomulyo Balen Dorong Kesetaraan Kelompok Rentan
  • Bojonegoro Inovatif Award 2026, Pemkab Bojonegoro Dorong Kualitas dan Manfaat Nyata Inovasi Daerah
  • Polisi Ingatkan Bahaya Narkoba Berbentuk Jajanan Ringan ke Pelajar di SMPN 2 Sumberrejo
  • Negeri Atas Angin Bojonegoro Bersiap Bangkit, Perhutani Matangkan Pengelolaan Wisata
  • Diduga Sopir Mengantuk, Truk di Kalitidu, Bojonegoro Terperosok dan Terguling di Bahu Jalan
  • Kemenag Bojonegoro Ajak Masjid Jadi Pusat Perubahan Sosial
  • Pemprov Jatim Buka 4.807 Lowongan Kerja, 11 Perusahaan Siapkan Peluang bagi Penyandang Disabilitas
Trio Wahyu, Seniman Muda Bojonegoro Bawa Wayang Thengul ke Panggung ASEAN

Trio Wahyu, Seniman Muda Bojonegoro Bawa Wayang Thengul ke Panggung ASEAN

Bojonegoro – Trio Wahyu Aji, seniman muda Bojonegoro ini akan tampil di ajang internasional ASEAN Panji Festival 2026 pada akhir November nanti. Trio Wahyu Aji akan berkolaborasi dengan para penyaji dari negara-negara anggota ASEAN lainnya dalam ajang itu. Pergelaran budaya ini dijadwalkan berlangsung di Bale Kambang Surakarta pada 27-28 November 2026 mendatang.

Trio merupakan seniman Bojonegoro yang tergabung dalam komunitas Artbara Komunitas Artbara yang dia rintis bersama teman-temannya. Kini Trio rutin mematangkan persiapan untuk ajang internasional itu di Pendopo Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Bojonegoro demi menampilkan pertunjukan terbaik.

Pemuda lulusan Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta ini mengungkapkan bahwa Artbara akan mengusung kolaborasi unik antara Wayang Thengul dan Wayang Thengul Uwong dengan lakon Hangen Hangening Roso Hangroso. Cerita yang diangkat berakar dari legenda Panji Asmoro Bangun dan Sekartaji yang kaya akan nilai keutamaan serta kemanusiaan.

Trio menjelaskan, alur cerita berpusat pada tokoh Panji Asmoro Bangun dan istrinya, Sekartaji. Dalam kisahnya, Sekartaji diculik oleh Pronojoyo yang menyamar (malih rupa) sebagai Bancak, saudara dari Panji Asmoro Bangun.

“Perjalanan cerita ini dikemas dengan intrik dan romantika yang memuat beragam pelajaran hidup berharga,” katanya.

Mengenai konsep pergelaran, Trio memaparkan bahwa Wayang Thengul Uwong merupakan inovasi pertunjukan yang memadukan antara fisik wayang kayu Thengul dengan pemeran manusia yang memainkan tokoh wayang Panji. Konsep ini digabungkan secara harmonis seperti pertunjukan wayang orang pada umumnya.

Proses pemantapan materi latihan para seniman Bojonegoro tersebut ditinjau langsung oleh jajaran panitia penyelenggara pada Rabu (28/10/2026) malam lalu. Tim Festival Director beserta kurator dari Surakarta hadir secara khusus untuk menyaksikan jalannya latihan dan memastikan kesiapan pementasan.

Director ASEAN Panji Festival 2026, Wejoseno Yuli Nugroho, mengapresiasi progres persiapan tim Artbara. Pihaknya sengaja datang untuk memperkuat koordinasi teknis dan memastikan seluruh elemen siap tampil maksimal.

"Kami datang untuk memantapkan koordinasi dan memastikan semua berjalan dengan baik sesuai rencana. Malam ini saya lihat semua sudah berjalan dengan sangat baik, baik dari sisi dalang, penabuh, penari, maupun skenario, tinggal mematangkan saja," ujar Wejoseno.

Dukungan penuh juga disampaikan oleh Pemerintah Kabupaten Bojonegoro. Kepala Bidang Kebudayaan Disbudpar Kabupaten Bojonegoro, Emi Sudarwati, menyampaikan rasa bangga atas kepercayaan yang diraih para seniman muda daerah di kancah internasional.

"Yang dicapai Trio dan kawan-kawan ini sangat membanggakan dan kami akan membantu semaksimal mungkin terkait apa yang dibutuhkan oleh seniman muda yang akan berangkat ke ASEAN Panji Festival," kata Emi.

Emi menegaskan, terpilihnya Wayang Thengul Bojonegoro dalam festival tersebut membuktikan kualitas seniman tradisi daerah yang mampu bersaing di level internasional. Pihaknya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada komunitas Artbara yang terus konsisten melestarikan serta mengenalkan seni budaya lokal ke mancanegara.

Sebagai informasi, ASEAN Panji Festival merupakan perhelatan kebudayaan internasional yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) RI. Ajang ini bertujuan merayakan dan melestarikan Cerita Panji yang telah resmi ditetapkan oleh UNESCO sebagai Memory of the World (Ingatan Dunia) sejak 31 Oktober 2017.


Reporter: Tim Redaksi
Editor: Mohamad Tohir
Publisher: Mohamad Tohir

 

 

Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Opini

Cara Kafein "Menipu" Otak Kita

Opini

Cara Kafein "Menipu" Otak Kita

Menghadapi tumpukan materi kuliah, kejaran tenggat tugas, dan jadwal kelas pagi yang tak kompromi sering kali memaksa mahasiswa mencari jalan ...

Sosok

Ki Ngesti Adi Anggoro, Dalang Muda Asal Purwosari yang Tekun Rawat Kesenian Tradisional

Ki Ngesti Adi Anggoro, Dalang Muda Asal Purwosari yang Tekun Rawat Kesenian Tradisional

Bojonegoro - Di tengah gempuran arus budaya modern, kepedulian terhadap pelestarian kesenian tradisional ditunjukkan oleh Ki Ngesti Adi Anggoro, seorang ...

Infotorial

Dari Sukoharjo ke Milan: Kisah Sukses Perempuan Desa Sekitar Lapangan Kedung Keris Bojonegoro

Dari Sukoharjo ke Milan: Kisah Sukses Perempuan Desa Sekitar Lapangan Kedung Keris Bojonegoro

Berbekal kedisiplinan dan keuletannya, Unanik kini bisa membantu ekonomi keluarga. Perempuan asal Desa Sukoharjo, Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro ini mampu membiayai ...

Wisata

Merawat Warisan Geologi di Kedung Lantung, Bojonegoro, dari Perut Bumi untuk Masa Depan

Wisata

Merawat Warisan Geologi di Kedung Lantung, Bojonegoro, dari Perut Bumi untuk Masa Depan

Bojonegoro - Bukan sekadar destinasi wisata anyar, Geosite Kedung Lantung di Desa Sugihwaras, Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menjadi ...

1793602821.9947 at start, 1793602823.0931 at end, 1.0984799861908 sec elapsed