Kapal Kargo Khatulistiwa 8 Tenggelam Usai Bertabrakan dengan Tongkang di Perairan Tuban, 1 Orang Meninggal
Senin, 12 Oktober 2026 10:00 WIBOleh Tim Redaksi
Tuian – Insiden kecelakaan laut terjadi di perairan Tuban, Rabu (07/10/2026). Kapal kargo Khatulistiwa 8 yang bermuatan semen tenggelam setelah menabrak kapal tongkang di perairan Tuban. Peristiwa nahas tersebut mengakibatkan 1 orang meninggal dunia setelah sempat dilaporkan hilang. Selain itu 17 orang berhasil diselamatkan, 4 di antaranya mengalami uka ringan.
Kapos Polairud BKO Polresta Tuban Aipda Joko Nurcahyono membenarkan peristiwa tersebut. Menurut keterangan Joko, kecelakaan bermula saat KM Khatulistiwa 8 yang mengangkut 1.850 ton muatan Semen Gresik Pollysling Bags bertolak dari Pelabuhan Khusus PT Semen Indonesia Tuban menuju Sampit, Kalimantan Tengah, pada Rabu (07/10/2026) sore.
Namun sekitar pukul 22.00 WIB, di titik koordinat 06° 33.460' S / 112° 59.219' E atau berjarak sekitar 9 mil dari pelabuhan, kapal kargo bertabrakan dengan sebuah kapal tongkang.
“Benturan keras tersebut menyebabkan KM Khatulistiwa 8 mengalami blackout hingga tenggelam di tengah gulungan ombak,” kata Joko.
Dari total 18 awak kapal (ABK) yang berada di atas kapal, sebanyak 17 orang berhasil selamat. Para korban selamat dievakuasi menggunakan kapal tunda TB Amazon Harbour serta perahu nelayan setempat yang melintas di lokasi. Seluruhnya langsung dibawa merapat ke Pelabuhan Khusus PT Semen Indonesia Tuban, di mana empat di antaranya mengalami luka ringan dan telah mendapatkan perawatan medis.
Sementara itu, satu perwira kapal (Mualim I) atas nama Mayan Petter Saba (39) dilaporkan hilang di lokasi kejadian. Tim SAR gabungan yang terdiri dari Polairud BKO Polresta Tuban, Basarnas, serta unsur relawan langsung diterjunkan untuk melancarkan operasi penyisiran di sekitar lokasi tabrakan.
Aipda Joko Nurcahyono mengatakan setelah pencarian intensif menggunakan Rigid Buoyancy Boat (RBB) milik Basarnas, jasad pria asal Maluku Tengah tersebut akhirnya ditemukan mengapung pada Sabtu (10/10/2026) sekitar pukul 12.26 WIB. Korban ditemukan berjarak sekitar 2 mil ke arah selatan dari titik lokasi tabrakan awal, tepatnya pada koordinat 06° 38.990' S / 111° 56.633' E.
“Korban atas nama Mayan Petter Saba berhasil diketemukan sekitar 2 mil dari titik TKP ke arah selatan pada koordinat 06° 38.990' S / 111° 56.633' E dalam keadaan meninggal dunia,” ujar Aipda Joko.
Usai dievakuasi dari tengah laut, jenazah korban langsung dirujuk ke RSUD Dr. R. Koesma Tuban guna menjalani proses identifikasi dan penanganan medis lebih lanjut oleh pihak berwenang. Dengan ditemukannya seluruh awak kapal, operasi SAR gabungan resmi ditutup.
Reporter: Tim Redaksi
Editor: Mulyanto
Publisher: Mohamad Tohir































