News Ticker
  • Kementerian HAM Kantor Wilayah Jawa Timur Gelar Analisa dan Evaluasi Produk Hukum Daerah di Bojonegoro
  • 4 Mouse Wireless Logitech M650 Terbaik
  • Kandang Ayam Senilai Rp6 M di Malo, Bojonegoro Ludes Terbakar
  • Panen Melon Bersama, Bupati Bojonegoro Ajak Generasi Muda Bangun Pertanian Modern
  • Dalam Sehari Terjadi Enam Kebakaran Lahan di Bojonegoro, Ini Daftarnya
  • Pemkab Bojonegoro Berikan Pembinaan Ribuan Mahasiswa Penerima Beasiswa Daerah
  • Tiga Rumah di Temayang Bojonegoro Terbakar Akibat Korsleting Listrik, Total Kerugian 520 Juta Rupiah
  • Kebakaran Hanguskan Dua Rumah Warga di Campurejo Bojonegoro, Kerugian Ratusan Juta
  • TPS 3R Desa Trucuk dan Komunitas Arisan Sampah MAPAK Bojonegoro Studi Tiru ke TPST 3R Mulyoagung, Malang
  • Kapolres AKBP Afrian Satya Permadi Pimpin Upacara Sertijab PJU Hingga Kapolsek, Ini Daftar Lengkapnya
  • Kuatkan Ekonomi Masyarakat di Sekitar Wilayah Operasi, Komut dan Manajemen PEPC Turun Temui Warga
  • Perhutani Bojonegoro Diskusi Bareng Pemerhati Lingkungan, Bahas Ancaman Ekologi
  • 34 Kasus Narkoba di Bojonegoro Berhasil Diungkap, 11 Orang Jadi Tersangka
  • TPS 3R Srawung Makmur Trucuk, Bojonegoro Jadi Pusat Edukasi, Warga Belajar Budidaya Magot dan Olah Kompos
  • Malu Anaknya Hamil di Luar Nikah, Ibu di Balen, Bojonegoro Nekat Aborsi Pakai Obat Tukak Lambung
  • Pantes Budal Volume 6 Sajikan Pertunjukan Seni Reog Malam Nanti
  • Rahmat Junaidi dari Inspektorat Bojonegoro Sabet Penghargaan ASN Inspiratif dan Berintegritas dari BKN
  • Gagal Mendahului di Jalur Balen-Bojonegoro, Pengendara NMax Tewas Usai Adu Banteng dengan Truk
  • Difabel Bojonegoro Pasok Ratusan Komponen Tas Rajut untuk Industri Nasional
  • Ditinggal Pergi, Rumah Warga Dander, Bojonegoro Terbakar
  • Warga Ngraho, Bojonegoro yang Dilaporkan Tenggelam di Sungai Bengawan Solo Ditemukan Meninggal
  • Seorang Warga Cirebon Ditemukan Meninggal di Kamar Tidur Tempat Kerjanya di Baureno, Bojonegoro
  • Cari Ikan di Sungai Bengawan Solo, Warga Ngraho, Bojonegoro Dilaporkan Tenggelam
  • Remaja yang Dilaporkan Tenggelam di Sungai Bengawan Solo Kasiman, Bojonegoro Ditemukan Meninggal
Kalender Jawa Hari Ini, Kamis 9 April 2026, Detail Weton Kamis Legi dan Jumlah Neptu 13

Kalender Jawa Hari Ini, Kamis 9 April 2026, Detail Weton Kamis Legi dan Jumlah Neptu 13

Kalender Jawa menjadi acuan penting bagi masyarakat yang ingin menyelaraskan rencana kegiatan dengan tradisi spiritualitas Nusantara. Dalam sistem penanggalan masyarakat Jawa, setiap tanggal tidak hanya berfungsi sebagai penunjuk waktu linear, tetapi juga mengandung makna mendalam melalui perpaduan siklus mingguan dan siklus pancawara. Berdasarkan kalender tersebut, tanggal 9 April 2026 jatuh pada hari Kamis dengan pasaran Legi atau yang lebih dikenal sebagai Weton Kamis Legi.

penggunaan penanggalan ini masih sangat relevan di era modern. Masyarakat Indonesia sering memanfaatkannya untuk menentukan hari baik bagi pelaksanaan hajat besar, memulai usaha, hingga memperingati hari keagamaan.

Mengacu pada data yang diterbitkan oleh Kementerian Agama (Kemenag) RI dalam Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2026/1447-1448 H, tanggal 9 April 2026 ini bertepatan dengan tanggal 21 Sawal 1959 Dal dalam tahun Jawa, serta 20 Syawal 1447 Hijriah dalam penanggalan Islam.

Rincian Weton dan Neptu Kamis Legi 9 April 2026 Dilansir dari tabel konversi penanggalan, hari Kamis memiliki nilai neptu 8, sedangkan pasaran Legi memiliki nilai neptu 5. Dengan demikian, jumlah neptu untuk weton Kamis Legi pada 9 April 2026 adalah 13.

Angka ini sering digunakan dalam ilmu titen untuk membaca karakteristik hari serta kecocokan dalam berbagai aktivitas sosial maupun budaya. Berikut adalah ringkasan data untuk 9 April 2026: Tanggal Masehi: 9 April 2026 Hari dan Pasaran: Kamis Legi Tanggal Jawa: 21 Sawal 1959 Dal Tanggal Hijriah: 20 Syawal 1447 H Total Neptu: 13 (Kamis 8 + Legi 5)

Meskipun teknologi digital berkembang pesat, penggunaan kalender Jawa tetap bertahan sebagai panduan etis dan sosiokultural. Sistem kalender ini adalah representasi dari kearifan lokal yang mencoba membaca ritme alam semesta. Hal ini sejalan dengan upaya Kemenag yang tetap mencantumkan sistem penanggalan ini dalam publikasi resmi guna memfasilitasi kebutuhan administrasi dan ritual masyarakat Indonesia. Informasi mengenai Kalender Jawa 9 April 2026 diharapkan dapat menjadi referensi yang valid bagi publik untuk memahami perpaduan hari masehi dengan nilai-nilai tradisional. Dengan data yang akurat, perencanaan kegiatan baik yang bersifat sakral ataupun fungsional dapat dilakukan dengan lebih matang dan terstruktur.

Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Opini

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Pernahkah Anda merasa paling benar setelah memenangkan debat di kolom komentar? Atau merasa paling sukses saat melihat angka di saldo ...

Infotorial

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Bojonegoro - Berakhirnya fase pengembangan Proyek Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) pada 2021 menjadi titik balik bagi ratusan pemuda Desa Bandungrejo, ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

1784197830.0847 at start, 1784197830.613 at end, 0.528315782547 sec elapsed