Penumpang Angkutan Lebaran di Stasiun Bojonegoro Capai 55 Ribu, Meningkat 15 Persen dari Tahun Sebelumnya
Senin, 06 April 2026 15:00 WIBOleh Tim Redaksi
Bojonegoro - Stasiun Bojonegoro mencatat telah melayani sebanyak 55.758 penumpang pada masa Angkutan Lebaran 2026, terhitung mulai periode 11 Maret (H-10) hingga 1 April 2026 (H+10). Angka tersebut mencakup 26.549 penumpang yang berangkat dan 29.209 penumpang yang tiba di stasiun tersebut.
Catatan jumlah penumpang tahun ini menunjukkan adanya peningkatan sebesar 15 persen jika dibandingkan dengan periode Angkutan Lebaran 2025 yang melayani 48.512 penumpang. Hal ini menjadi indikator tingginya kepercayaan publik terhadap moda transportasi kereta api yang dinilai semakin aman dan tepat waktu.
Berdasarkan data yang ada, puncak arus mudik di Stasiun Bojonegoro terjadi pada 15 Maret 2026 dengan total 2.610 penumpang. Sementara itu, puncak arus balik terjadi pada 23 Maret 2026 dengan jumlah layanan mencapai 3.333 penumpang. Sebagai stasiun utama di wilayah tersebut, Stasiun Bojonegoro memegang peran strategis dalam menghubungkan masyarakat menuju kota-kota besar seperti Surabaya, Semarang, Jakarta, hingga Banyuwangi.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono menjelaskan bahwa pihaknya terus mengoptimalkan pelayanan melalui peningkatan fasilitas, mulai dari kebersihan, kesiapan sarana, hingga layanan digital. Petugas di lapangan juga disiagakan secara khusus untuk membantu pelanggan prioritas seperti lansia, ibu hamil, dan penyandang disabilitas.
Selain aspek pelayanan, KAI Daop 8 Surabaya memastikan keandalan operasional dengan melakukan pemeriksaan ekstra terhadap prasarana rel, jembatan, dan sistem persinyalan demi menjamin keselamatan perjalanan selama masa padat penumpang.
Kelancaran operasional ini juga disebut sebagai hasil sinergi dengan berbagai pihak, termasuk TNI, Polri, dan relawan yang membantu pengamanan serta pelayanan di stasiun maupun di atas kereta api.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pelanggan yang telah mempercayakan perjalanan mudik dan baliknya menggunakan kereta api, serta kepada seluruh petugas, TNI, Polri, dan relawan yang telah bekerja keras memberikan pelayanan terbaik. Alhamdulillah, seluruh perjalanan kereta api selama Angkutan Lebaran 2026 dapat berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif,” ujar Mahendro.
Setelah berakhirnya masa Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 8 Surabaya menyatakan komitmennya untuk terus melakukan inovasi dan meningkatkan kualitas pelayanan demi kenyamanan pelanggan di masa mendatang.




























.md.jpg)


