News Ticker
  • Gagal Mendahului di Jalur Balen-Bojonegoro, Pengendara NMax Tewas Usai Adu Banteng dengan Truk
  • Difabel Bojonegoro Pasok Ratusan Komponen Tas Rajut untuk Industri Nasional
  • Ditinggal Pergi, Rumah Warga Dander, Bojonegoro Terbakar
  • Warga Ngraho, Bojonegoro yang Dilaporkan Tenggelam di Sungai Bengawan Solo Ditemukan Meninggal
  • Seorang Warga Cirebon Ditemukan Meninggal di Kamar Tidur Tempat Kerjanya di Baureno, Bojonegoro
  • Cari Ikan di Sungai Bengawan Solo, Warga Ngraho, Bojonegoro Dilaporkan Tenggelam
  • Remaja yang Dilaporkan Tenggelam di Sungai Bengawan Solo Kasiman, Bojonegoro Ditemukan Meninggal
  • Kemenkes Dukung Peluncuran Komisi Jurnal Lancet Pertama Garapan Ilmuwan Tanah Air
  • Hendak Menyeberang Sungai Bengawan Solo, Seorang Remaja di Kasiman, Bojonegoro Tenggelam
  • Bojonegoro Bersiap Menuju Panggung Dunia di UNESCO Global Geopark
  • Gubernur Khofifah Dorong Media Siber Ciptakan Jurnalisme Bekualitas
  • Review Infinix Hot 40 Pro, Ponsel Gaming 900 Ribuan dengan Layar 90 FPS yang Gacor
  • Pengendara Motor Tewas Ditabrak Truk di Perempatan Lisman, Bojonegoro
  • Dilaporkan Hilang, Seorang Nenek di Purwosari, Bojonegoro Ditemukan Meninggal
  • Momentum Hari Krida Pertanian, Pemkab Bojonegoro Perkuat Sinergi Jaga Kemandirian Pangan
  • Mobil Xenia Masuk Jurang di Jalur Gondang Bojonegoro, 3 Orang Terluka
  • Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup
  • Pengayuh Sepeda Tewas Ditabrak Pengendara Motor Tak Dikenal di Baureno, Bojonegoro
  • Kantor Bea Cukai Bojonegoro Musnahkan 10,35 Juta Batang Rokok Ilegal
  • Tips Percantik Visual Foto Produk UMKM dengan Memanfaatkan AI
  • Dudy Oris Ajak Nostalgia Penggemar Bojonegoro dengan Lagu Kasih Putih hingga Engkau Masih Anak Sekolah
  • Mayat Laki-laki Asal Cirebon Ditemukan di Tepi Rel Kereta Api Jetak Bojonegoro
  • Ketua Dekranasda Jatim Arumi Bachsin Buka Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026
  • Pertunjukan Reog hingga Tari Warnai Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Sebelum Resmi Dibuka
Kisah di Balik Layar Agak Laen 2, Naskah Sempat Hilang Jelang Deadline

Kisah di Balik Layar Agak Laen 2, Naskah Sempat Hilang Jelang Deadline

Film Indonesia fenomenal Agak Laen: Menyala Pantiku! berhasil menjadi salah satu film terlaris sepanjang masa. Di hari ke 58 penayangan, penonton tembus angka 10.900.384. Film ini ernyata menyimpan cerita dramatis di balik layar.

Sutradara sekaligus penulis naskah, Muhadkly Acho, mengungkapkan bahwa draft skenario film tersebut sempat hilang akibat terhapus secara tidak sengaja saat proses penulisan hampir mencapai 70 persen, beberapa hari sebelum batas waktu pengumpulan naskah kepada tim produksi.

Peristiwa ini terjadi pada bulan Maret 2025, ketika Acho sedang terlibat dalam syuting film lain berjudul Tinggal Meninggal. Menurut pengakuannya, ia berniat membuat opsi adegan baru namun malah secara keliru meng-overwrite file skenario utama yang tengah ia kerjakan. Momen itu membuatnya panik: ia merasa lemas dan terpukul, seolah “tersambar petir di siang bolong”.

Hanya tim kecil film Tinggal Meninggal yang mengetahui kejadian ini sebelumnya. Acho bahkan menggambarkan emosinya saat menyadari naskah hilang seperti ada “batu besar tersangkut di tenggorokan” dan hampir merasa gagal memenuhi deadline.

Namun, berkat dukungan sang istri dan dorongan batin yang kuat, Acho memutuskan untuk menulis ulang seluruh naskah dari awal. Meskipun saat itu kondisi keluarganya sedang tidak mudah — dengan salah satu anaknya dirawat di rumah sakit — ia tetap menulis hingga sahur selama tiga malam berturut-turut. Menariknya, masa-masa penuh tekanan itu justru memicu aliran ide kreatif yang lebih kuat, termasuk terciptanya adegan-adegan ikonik dalam film. 

Usahanya tidak sia-sia. Acho berhasil menyelesaikan draft pertama naskah kembali tepat waktu di malam takbiran, sebuah momen emosional yang membuatnya menitikkan air mata sendiri.

Agak Laen: Menyala Pantiku!, yang dirilis pada 27 November 2025, telah mendapatkan respons luar biasa dari penonton Indonesia. Film ini berhasil meraih jutaan penonton di bioskop, bahkan masuk jajaran film Indonesia dengan jumlah penonton terbanyak sepanjang sejarah perfilman nasional.

Kesuksesan ini menjadi bukti bukan hanya kekuatan komedi dan cerita filmnya, tetapi juga ketekunan dan semangat di balik proses kreatif yang sering kali tak terlihat oleh publik.

Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Opini

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Pernahkah Anda merasa paling benar setelah memenangkan debat di kolom komentar? Atau merasa paling sukses saat melihat angka di saldo ...

Infotorial

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Bojonegoro - Berakhirnya fase pengembangan Proyek Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) pada 2021 menjadi titik balik bagi ratusan pemuda Desa Bandungrejo, ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

1782531905.5611 at start, 1782531906.228 at end, 0.66687393188477 sec elapsed